Minat WNA Jadi WNI Melonjak, Pemerintah: Kita Harus Bangga dengan Indonesia Apa Adanya

- Reporter

Jumat, 27 Februari 2026 - 11:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SiaranDepok.com — Direktorat Jenderal Administrasi Hukum Umum (AHU) Kementerian Hukum dan HAM mencatat tren peningkatan signifikan warga negara asing (WNA) yang mengajukan permohonan menjadi Warga Negara Indonesia (WNI) dalam lima tahun terakhir. Fenomena ini dinilai sebagai bukti kuat bahwa Indonesia memiliki daya tarik luar biasa di mata dunia, mulai dari keramahan sosial hingga kenyamanan lingkungan.

​Hingga Februari 2026, tercatat ratusan permohonan masuk ke meja Ditjen AHU, termasuk 714 anak hasil perkawinan campuran yang tengah berproses. Dirjen AHU, Widodo, menekankan bahwa fenomena ini seharusnya memicu rasa nasionalisme yang lebih kuat bagi masyarakat lokal, terutama di tengah viralnya isu alumni beasiswa negara yang justru membanggakan status kewarganegaraan asing anaknya.

​Dalam konferensi pers di Jakarta, Kamis (26/2/2026), Dirjen AHU Widodo menyampaikan pesan mendalam terkait rasa cinta tanah air:

​”Data ini menunjukkan betapa besarnya cinta warga asing yang ingin menjadi bagian dari bangsa kita. Fenomena ini seharusnya membuat kita semua sadar dan bangga telah lahir serta menjadi WNI. Mari kita pertahankan identitas ini dan cintai Indonesia apa adanya, karena bagi banyak orang di luar sana, menjadi orang Indonesia adalah sebuah cita-cita yang diperjuangkan.”

​Terkait isu viral awardee LPDP, Widodo juga mengingatkan para orang tua agar tidak egois dalam memaksakan status kewarganegaraan kepada anak yang masih belia, karena hal tersebut berpotensi melanggar hak asasi anak untuk menentukan pilihannya sendiri di masa depan sesuai undang-undang yang berlaku. Asep

Berita Terkait

Akun BTN Jakim 2026 Banjir Kritikan Warganet, Desak Evaluasi soal Tim Medis saat Event Lari
Viral Ramai-ramai Curhatan Supplier, Mengaku Ogah jadi Pemasok MBG karena Permintaan Turunkan Harga dari SPPG
Kontroversi Pengelolaan Dana BOS di Sulsel: 326 Kepsek Diduga Kompak Ingin Mundur, namun Ditahan DPRD
DPR Mengapresiasi Langkah Baru Bank Indonesia Perkuat Rupiah
Kelas Persiapan Masuk Gontor Bersama Pesantren Leadership Daarut Tarqiyah Primago Depok Tahun 2026
SMP Sumbangsih Pasar Minggu Jakarta Selatan Gelar Pelepasan Siswa Di Yogyakarta Tahun 2026
Program Assesment Primago 2026, Kunci Mengetahui Kemauan dan Kemampuan Sang Buah Hati Sebelum Masuk Pesantren
Studi PKJS-UI: Konsumsi Rokok Rumah Tangga Berisiko Mencederai Manfaat Program Makan Bergizi Gratis

Berita Terkait

Senin, 15 Juni 2026 - 11:50 WIB

Akun BTN Jakim 2026 Banjir Kritikan Warganet, Desak Evaluasi soal Tim Medis saat Event Lari

Senin, 15 Juni 2026 - 11:47 WIB

Viral Ramai-ramai Curhatan Supplier, Mengaku Ogah jadi Pemasok MBG karena Permintaan Turunkan Harga dari SPPG

Minggu, 14 Juni 2026 - 19:00 WIB

Kontroversi Pengelolaan Dana BOS di Sulsel: 326 Kepsek Diduga Kompak Ingin Mundur, namun Ditahan DPRD

Minggu, 14 Juni 2026 - 18:58 WIB

DPR Mengapresiasi Langkah Baru Bank Indonesia Perkuat Rupiah

Sabtu, 13 Juni 2026 - 12:00 WIB

Kelas Persiapan Masuk Gontor Bersama Pesantren Leadership Daarut Tarqiyah Primago Depok Tahun 2026

Kamis, 11 Juni 2026 - 11:44 WIB

Program Assesment Primago 2026, Kunci Mengetahui Kemauan dan Kemampuan Sang Buah Hati Sebelum Masuk Pesantren

Rabu, 10 Juni 2026 - 09:14 WIB

Studi PKJS-UI: Konsumsi Rokok Rumah Tangga Berisiko Mencederai Manfaat Program Makan Bergizi Gratis

Rabu, 10 Juni 2026 - 08:54 WIB

Aqiqah di Pesantren Pilihan Terbaik Untuk Buah Hati: Pilihan Cerdas Orang tua Penuh Cinta dan Harapan

Berita Terbaru

Berita

DPR Mengapresiasi Langkah Baru Bank Indonesia Perkuat Rupiah

Minggu, 14 Jun 2026 - 18:58 WIB