Militer AS di Dekat Iran, Trump Bilang Khamenei Seharusnya Sangat Khawatir

- Reporter

Jumat, 6 Februari 2026 - 11:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SiaranDepok.com — Di tengah persiapan perundingan nuklir yang krusial, Presiden AS Donald Trump memberikan pernyataan yang memanaskan atmosfer diplomatik. Dalam wawancara eksklusif bersama NBC News, Trump secara blak-blakan memperingatkan Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei, agar merasa “sangat khawatir”. Peringatan ini muncul seiring dengan langkah agresif Washington yang terus memperkuat kehadiran militernya di dekat wilayah Iran.

Dinamika “Dua Jalur” Washington pernyataan Trump ini mencerminkan strategi klasik carrot and stick (penghargaan dan ancaman). Di satu sisi, ia terus menekan Teheran dengan pengerahan aset militer strategis, termasuk kapal induk USS Abraham Lincoln dan kelompok tempurnya ke kawasan Timur Tengah. Di sisi lain, ia tetap mengonfirmasi bahwa jalur diplomasi masih terbuka lebar. “Mereka sedang bernegosiasi dengan kita,” tegas Trump, memberikan sinyal bahwa AS berada dalam posisi tawar yang kuat.

Oman Jadi Titik Temu StrategisSetelah sempat didera rumor kegagalan teknis terkait lokasi dan format pertemuan, titik terang akhirnya muncul. Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi, mengonfirmasi bahwa perundingan nuklir akan digelar di Muscat, Oman, pada Jumat (6/2/2026) pukul 10.00 waktu setempat. Langkah ini mengakhiri spekulasi yang sempat diembuskan situs berita Axios mengenai potensi buntu (deadlock) dalam komunikasi kedua negara.

Signifikansi Perundingan Muscat pertemuan di Muscat besok dianggap sebagai momen penentu bagi stabilitas kawasan. Gedung Putih sendiri telah memberikan konfirmasi resmi bahwa agenda ini tetap berjalan sesuai rencana meskipun retorika perang urat syaraf terus berembus. Bagi banyak pengamat, perundingan ini merupakan upaya terakhir untuk meredam eskalasi nuklir sebelum ketegangan militer di lapangan melampaui titik aman.

Analisis Singkat:
Langkah Trump mengirimkan kapal induk sambil mengajak bernegosiasi merupakan taktik tekanan maksimal (maximum pressure) untuk memastikan Teheran tidak memiliki banyak opsi selain menyetujui persyaratan baru dalam kesepakatan nuklir mendatang. (Asep)

Berita Terkait

Pagu Anggaran 2027 Rp270 Triliun, BGN Buka Peluang Siswa SMA Tak Mendapat MBG Lagi
Nanik S Deyang Hindari Wartawan saat Ditanya Nasib Motor Listrik, Anas Urbaningrum: Sebaiknya Tidak Menghindar dari Pertanyaan Jurnalis
Akun BTN Jakim 2026 Banjir Kritikan Warganet, Desak Evaluasi soal Tim Medis saat Event Lari
Viral Ramai-ramai Curhatan Supplier, Mengaku Ogah jadi Pemasok MBG karena Permintaan Turunkan Harga dari SPPG
Kontroversi Pengelolaan Dana BOS di Sulsel: 326 Kepsek Diduga Kompak Ingin Mundur, namun Ditahan DPRD
DPR Mengapresiasi Langkah Baru Bank Indonesia Perkuat Rupiah
Kelas Persiapan Masuk Gontor Bersama Pesantren Leadership Daarut Tarqiyah Primago Depok Tahun 2026
SMP Sumbangsih Pasar Minggu Jakarta Selatan Gelar Pelepasan Siswa Di Yogyakarta Tahun 2026

Berita Terkait

Selasa, 16 Juni 2026 - 12:39 WIB

Pagu Anggaran 2027 Rp270 Triliun, BGN Buka Peluang Siswa SMA Tak Mendapat MBG Lagi

Selasa, 16 Juni 2026 - 12:38 WIB

Nanik S Deyang Hindari Wartawan saat Ditanya Nasib Motor Listrik, Anas Urbaningrum: Sebaiknya Tidak Menghindar dari Pertanyaan Jurnalis

Senin, 15 Juni 2026 - 11:50 WIB

Akun BTN Jakim 2026 Banjir Kritikan Warganet, Desak Evaluasi soal Tim Medis saat Event Lari

Senin, 15 Juni 2026 - 11:47 WIB

Viral Ramai-ramai Curhatan Supplier, Mengaku Ogah jadi Pemasok MBG karena Permintaan Turunkan Harga dari SPPG

Minggu, 14 Juni 2026 - 19:00 WIB

Kontroversi Pengelolaan Dana BOS di Sulsel: 326 Kepsek Diduga Kompak Ingin Mundur, namun Ditahan DPRD

Sabtu, 13 Juni 2026 - 12:00 WIB

Kelas Persiapan Masuk Gontor Bersama Pesantren Leadership Daarut Tarqiyah Primago Depok Tahun 2026

Sabtu, 13 Juni 2026 - 10:58 WIB

SMP Sumbangsih Pasar Minggu Jakarta Selatan Gelar Pelepasan Siswa Di Yogyakarta Tahun 2026

Kamis, 11 Juni 2026 - 11:44 WIB

Program Assesment Primago 2026, Kunci Mengetahui Kemauan dan Kemampuan Sang Buah Hati Sebelum Masuk Pesantren

Berita Terbaru