Puluhan Ribu Santri dan Masyarakat Antusias Padati Santri Land Festival di Alun-alun Pondok Aren

- Reporter

Sabtu, 18 Oktober 2025 - 20:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Siarandepok.com-Puluhan ribu santri dan masyarakat Kota Tangerang Selatan mulai memadati Alun-alun Pondok Aren di Kawasan Bintaro. Mereka berdatangan untuk hadir di Festival Santri Land yang menjadi bagian rentetan acara Peringatan Hari Santri yang akan dirayakan pada 22 Oktober mendatang.

Ketua Forum Silaturahmi Pondok Pesantren (FSPP) Tangerang Selatan selaku ketua panitia penyelenggara Santri Land, Aditia Warman menuturkan bahwa puluhan ribu santri dan masyarakat menjadi bentuk antusias atas acara tersebut. Dia menjelaskan bahwa para santri dan masyarakat sedang menantikan format baru dalam pagelaran menyambut Hari Santri.

“Dengan dinamika saat ini, ketika banyak persepsi negatif dari masyarakat akan pesantren, peringatan Hari Santri menjadi suatu hal yang dinantikan. Sehingga kami akan menghadirkan gebrakan baru, dan puluhan ribu orang yang hadir di hari ini menjadi buktibahwa acara ini tidak hanya diterima namun dinantikan,” kata Aditia yang juga Pimpinan Ponpes Al Amanah Al Gontory dalam keterangan pers di Alun-alun Pondok Aren, Sabtu (18/10/2025).

Dalam gebrakan Hari Santri di Festival Santri Land, Aditia mengajak santri dan alumni pondok pesantren se-Tangerang Selatan untuk hadir di Alun-alun Pondok Aren pada Minggu, 19 Oktober 2025. Acara tersebut akan diisi dengan aneka ragam kegiatan yang semuanya diisi dan diikuti oleh para santri.

“Kami akan menghadirkan Festival Santri Land yang semuanya diikuti dan ditampilkan oleh santri. Bertepatan dengan Hari Santri yang akan diperingati pada 22 Oktober, kami ingin menunjukkan kepada publik mengenai peran pesantren kepada masyarakat, dan betapa sakralnya institusi pesantren,” kata Aditia.

Sementara Kiai Angga kautsar ibrahim Pimpinan Darunnajah 9 menyampaikan, bahwa kegiatan Santri Land menjadi upaya para santri bersama kiai dalam mengubah persepsi buruk sebagian masyarakat terhadap pesantren. Dirinya menyadari bahwa keresahan masyarakat mengenai pesantren terjadi karena mispersepsi publik sehingga perlu diluruskan dengan syiar.

“Kami berharap, Santri Land bukan hanya sekedar agenda festival ataupun karnaval semata, cara tersebut harus bermuatan dakwah dan syiar sesuai dengan narasi pendidikan keislaman yang selalu diajarkan di pesantren,” terang Kiai Angga.

Bersama Yayasan Khas yang bergerak dalam kegiatan pendidikan pesantren, Aditia mengajak kepada seluruh masyarakat untuk tidak hanya hadir dalam Santri Land sebagai penonton namun juga ikut aktif menjadi pendukung eksistensi pesantren dengan menandatangani petisi. Dalam petisi tersebut akan berisikan pernyataan bersama mendukung narasi positif pesantren.

“Akan ada tandatangan petisi bersama untuk mendukung eksistensi pesantren. Kami ingin masyarakat umum juga ikut terlibat dalam membangun narasi positif tentang pesantren,” terangnya.

Event Organizer ALTA selaku penyelenggara Santri Land, Akbar Yadi menuturkan bahwa karnaval dan festival tersebut akan dihadiri oleh ribu masyarakat, santri dan alumni pondok pesantren seluruh Tangerang Selatan. Dia berharap keramaian tersebut menjadi agenda dakwah dan menciptakan atmosfir positif di wilayah Tangerang Selatan.

“Kami sebagai santri ingin berdakwah dan menyampaikan syiar Islam sekaligus menunjukkan narasi positif mengenai pesantren. Dalam acara ini, masyarakat dapat melihat sisi lain pesantren yang tidak hanya berkutat pada pelajaran keagamaan namun juga aktif dalam kegiatan ekstrakurikuler dalam menunjang minat dan bakar para santri,” ungkapnya.

Berita Terkait

DPRD Beri Lampu Hijau, Pemkot Depok Targetkan Fasilitas RDF Beroperasi pada 2027
DLHK Depok Dorong Budaya Clean Up Rutin Melalui Program Depok ASRI
Wawalkot Depok Ajak Warga Jadikan Gerakan Indonesia ASRI Kebiasaan Sehari-hari
KLH Beberkan Kondisi Mayoritas Danau di Indonesia Rusak dan Tercemar
Peringati World Lake Day 2026, Pemkot Depok Tegaskan Larangan Mengeruk Danau untuk Perumahan
Momentum Perjalanan 10 Tahun Primago, Lahir Wadah Ikatan Keluarga Alumni Primago (IKAGO) Tahun 2026
Pesantren Leadership Daarut Tarqiyah Primago Sukses Gelar Reuni Akbar Alumni 2026 di Pesona Square Mall Depok
Butuh Layanan Cepat? Layanan Adminduk De’ Geplak Hadir di D’Mall Akhir Pekan Ini

Berita Terkait

Kamis, 27 Agustus 2026 - 21:24 WIB

Peringati World Lake Day 2026, Pemkot Depok Tegaskan Larangan Mengeruk Danau untuk Perumahan

Kamis, 27 Agustus 2026 - 20:24 WIB

Pesantren Leadership Daarut Tarqiyah Primago Sukses Gelar Reuni Akbar Alumni 2026 di Pesona Square Mall Depok

Rabu, 26 Agustus 2026 - 18:41 WIB

Optimalkan Potensi Sumber Kesejahteraan Sosial, Dinsos Kota Depok Dorong Delapan Pilar Sosial Jadi Penggerak Kemandirian Warga

Rabu, 26 Agustus 2026 - 16:20 WIB

PKBM Primago Indonesia Kota Depok Hadirkan Sekolah Fleksibel Wujudkan Masa Depan Gemilang

Selasa, 25 Agustus 2026 - 15:36 WIB

Atasi Pendangkalan dan Pencemaran Situ Bahar, DLHK Depok Siapkan Langkah Penanganan

Selasa, 25 Agustus 2026 - 15:05 WIB

Cing Ikah Ajak Semua Pihak Wujudkan Zero Anak Tidak Sekolah di Depok

Senin, 24 Agustus 2026 - 18:47 WIB

Masuk Desil 6, Keluarga Buruh Jakarta Berharap Anaknya Tetap Bisa Terima KJMU

Senin, 24 Agustus 2026 - 14:11 WIB

Supian Suri Dorong Kadin Depok Terus Bersinergi Perkuat Ekonomi Daerah

Berita Terbaru