
SIARANDEPOK.COM – Pemerintah Kota Depok melalui Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) mengajak seluruh instansi perkantoran hingga masyarakat luas untuk menumbuhkan kebiasaan menjaga kebersihan lingkungan dari hal-hal kecil. Langkah ini diwujudkan melalui program rutin Depok ASRI yang digelar dua kali dalam sepekan, yakni setiap hari Selasa dan Jumat.
Kepala DLHK Kota Depok, Reni Siti Nuraeni, menjelaskan bahwa pada hari Selasa, para pegawai diajak melakukan aksi kebersihan secara mandiri di lingkungan kantor masing-masing. Kegiatan berdurasi minimal 10 menit sebelum jam kerja ini berfokus pada kerapian area kerja individu, seperti menyapu atau membersihkan meja. Sementara itu, kegiatan pada hari Jumat diarahkan ke lokasi luar perkantoran yang dibagi menjadi dua fokus utama, yakni wilayah kelurahan binaan dan lokasi operasi bersih (opsih).
Untuk memantau efektivitas gerakan tersebut, DLHK Kota Depok secara rutin menggelar evaluasi berkala di tingkat kelurahan dengan mengategorikannya ke dalam lima tingkatan kebersihan, mulai dari sangat bersih hingga kelurahan terkotor. Penilaian ini tidak hanya menyasar penumpukan sampah, tetapi juga mencakup kerapian fasilitasi publik seperti penertiban spanduk bekas, pembersihan rumput liar atau semak-semak, hingga pembersihan saluran air. Pemkot Depok bahkan tengah menyiapkan skema reward and punishment bagi kelurahan berdasarkan hasil evaluasi tersebut.
Aksi menjaga kelestarian lingkungan ini turut diperkuat melalui kolaborasi lintas instansi, salah satunya lewat sinergi bersama Kejaksaan Negeri (Kejari) Depok dalam Gerakan Indonesia ASRI di kawasan Grand Depok City (GDC). Reni mengapresiasi keterlibatan pihak kejaksaan dan berharap langkah serupa dapat merebak ke berbagai sektor swasta lainnya di wilayah Kota Depok.
Lebih lanjut, DLHK menekankan pentingnya partisipasi aktif dari masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan sekitar. Mengingat keterbatasan jangkauan aparat pemerintah dalam mengawasi seluruh penjuru kota, kesadaran dan keterlibatan langsung warga menjadi kunci utama keberhasilan program pengelolaan lingkungan hidup.
Melalui konsistensi dari langkah-langkah kecil yang dilakukan secara kolektif, Pemkot Depok optimistis kebiasaan ini dapat membawa dampak positif yang besar bagi kualitas lingkungan kota secara berkelanjutan.














