KLH Beberkan Kondisi Mayoritas Danau di Indonesia Rusak dan Tercemar

- Reporter

Jumat, 28 Agustus 2026 - 13:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri Lingkungan Hidup, Jumhur Hidayat saat diwawancarai pada peringatan Hari Danau Sedunia 2026 di Kampus Universitas Indonesia (UI) Depok, Kamis (27/8/2026). (Sumber foto: Siaran Depok/AN Rafi)

Menteri Lingkungan Hidup, Jumhur Hidayat saat diwawancarai pada peringatan Hari Danau Sedunia 2026 di Kampus Universitas Indonesia (UI) Depok, Kamis (27/8/2026). (Sumber foto: Siaran Depok/AN Rafi)

SIARANDEPOK.COM — Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) membeberkan fakta mengejutkan mengenai kondisi perairan darat di tanah air. Mayoritas danau di Indonesia dilaporkan berada dalam kondisi rusak dan tercemar berat akibat aktivitas manusia yang tidak terkendali.

Menteri Lingkungan Hidup, Jumhur Hidayat mengatakan bahwa pencemaran ini sebagian besar dipicu oleh pembuangan limbah rumah tangga dan limbah industri secara sembarangan. Selain itu, keberadaan keramba jaring apung (KJA) yang melebihi kapasitas turut memperparah penurunan kualitas air danau.

Guna mengatasi permasalahan tersebut, KLH tengah menyiapkan skema pemulihan dan pembersihan danau secara menyeluruh. Pemerintah menekankan pentingnya langkah konkret agar ekosistem perairan darat ini tidak makin meluas kerusakannya.

Pada penanganannya, KLH juga meminta para pengusaha keramba jaring apung untuk ikut bertanggung jawab. Para pelaku usaha diwajibkan menjaga kebersihan area sekitar dan mematuhi batasan jumlah keramba yang telah ditentukan.

Pemerintah tidak segan-segan menjatuhkan sanksi tegas bagi pihak industri maupun pengusaha yang terbukti melanggar aturan pencemaran lingkungan. Penegakan hukum ini diharapkan dapat memberikan efek jera dan mendorong tata kelola lingkungan yang lebih baik.

Upaya penyelamatan ini membutuhkan kolaborasi ketat antara pemerintah pusat, daerah, serta masyarakat setempat. Pemulihan danau targetnya tidak hanya mengembalikan fungsi ekologis, tetapi juga menjaga pasokan air bersih bagi keberlanjutan hidup masyarakat.

Berita Terkait

Pemkot Depok Serahkan Uang Ganti Rugi Sebesar Rp58 Miliar untuk 93 Bidang Tanah untuk Pelebaran Jalan Parung Bingung
Bawa Inovasi Sakeling dan Prosesa, PIK-R Sacerba Sawangan Tembus Tiga Besar Nasional
Seminggu Usai Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau, DLHK Pastikan Udara Depok Aman
Warga Depok Bisa Uji Emisi Gratis Cukup Bawa Fotokopi STNK, Ini Dua Lokasinya
Komisi VIII DPR RI Evaluasi Kesiapan Haji di Depok, Minta Mitigasi Darurat Dimaksimalkan
Wujudkan Hunian Layak, Pemkot Depok dan Bank BJB Bedah Rumah Warga Cimanggis
Mengenal Toca dan Toci, Maskot Porprov XV Jabar dari Kesenian Khas Depok
Didampingi Wali Kota Depok, Pekerja Hotel Bumi Wiyata Adukan Nasib ke Kang Dedi Mulyadi

Berita Terkait

Selasa, 15 September 2026 - 18:16 WIB

Pemkot Depok Serahkan Uang Ganti Rugi Sebesar Rp58 Miliar untuk 93 Bidang Tanah untuk Pelebaran Jalan Parung Bingung

Selasa, 15 September 2026 - 18:11 WIB

Bawa Inovasi Sakeling dan Prosesa, PIK-R Sacerba Sawangan Tembus Tiga Besar Nasional

Selasa, 15 September 2026 - 16:50 WIB

Seminggu Usai Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau, DLHK Pastikan Udara Depok Aman

Selasa, 15 September 2026 - 13:57 WIB

Warga Depok Bisa Uji Emisi Gratis Cukup Bawa Fotokopi STNK, Ini Dua Lokasinya

Selasa, 15 September 2026 - 12:54 WIB

Komisi VIII DPR RI Evaluasi Kesiapan Haji di Depok, Minta Mitigasi Darurat Dimaksimalkan

Senin, 14 September 2026 - 19:17 WIB

Mengenal Toca dan Toci, Maskot Porprov XV Jabar dari Kesenian Khas Depok

Senin, 14 September 2026 - 19:14 WIB

Didampingi Wali Kota Depok, Pekerja Hotel Bumi Wiyata Adukan Nasib ke Kang Dedi Mulyadi

Senin, 14 September 2026 - 19:10 WIB

Satpol PP Depok Sita Ribuan Botol Miras Usai Instruksi Pengawasan Wali Kota

Berita Terbaru