Jleb! Dewan PKS Diulti Gegara Asbun Terkait Anggaran Mamin, Mazhab: Itu Disahkan Zaman Idris-Imam

- Reporter

Rabu, 6 Agustus 2025 - 14:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Siarandepok.com – Sekretaris Komisi C DPRD Depok, Mazhab HM menanggapi keras pernyataan Ketua Komisi C DPRD Depok dari Fraksi PKS, Hengky terkait anggaran makan minum (Kopi Liong) senilai Rp 1 miliar.

“Menyikapi statemen dari Bung Hengky terkait dengan yang katanya ada temuan Kopi Liong, itu sebetulnya lebih kepada anggaran makan minum (mamin) yang kemudian diperbandingkan dengan program Rumah Tidak Layak Huni (RTLH), jangan asbun (asal bunyi) lah,” kata Mazhab, Selasa (05/08/2025).

Politisi Partai Persatuan Pembangunan (PPP) itu membeberkan, bahwa anggaran tersebut disahkan oleh Wali Kota-Wakil Wali Kota 2016-2024 yaitu Mohammad Idris- Imam Budi Hartono (IBH). Bahkan, kata Mazhab, Partai Keadilan Sejahtera (PKS) yang mengusung pasangan tersebut juga ikut menyetujui anggaran Kopi Liong saat itu.

“Sejatinya itu adalah anggaran yang disahkan oleh wali kota sebelumnya berasal dari PKS dan wakilnya dari PKS, dan di Badan Anggaran pun ada dari Fraksi PKS. Pertanyannya kenapa ributnya baru sekarang, kenapa saat itu ikut mengesahkan. Jadi enggak linier dengan pernyataan Bung Hengky sebagai anggota dewan dari PKS,” ktirik Mazhab.

Dia menegaskan, bahwa pernyataan Hengky mengenai anggaran Kopi Liong dengan program RTLH sangat tidak relevan. Dia membuka data bahwa, anggaran RTLH saat kepemimpinan Idris-Imam mencapai Rp 30 miliar lebih. Sedangkan tahun 2025 ini hanya Rp 25 miliar.

“Sesungguhnya pemerintah yang sebelumnya juga tidak abai dengan program RTLH yang mana 2024 saja mengangarkan Rp 31 Miliar untuk RTLH. Tahun 2025 ini ada Rp 25 miliar lebih untuk RTLH, jadi jangan berpikiran pemerintah abai terkait hal itu hanya karena ada satu atau dua orang yang RTLH-nya belum tertangani,” tegasnya.

Dia justru balik bertanya mengapa Hengky baru mempermasalahkan mengenai anggaran Kopi Liong yang dikorelasikan dengan program RTLH di tahun 2025 ini. Seharusnya, usulan untuk RTLH sudah sejak jauh hari dilakukan.

“Biasanya yang namanya RTLH kejadiannya sudah lama, sudah kemarin-kemarin. Pertanyaan baliknya, kenapa Bung Hengky tidak urus, kenapa tidak diusulkan, kenapa pengajuannya tiba-tiba. Kecuali terkena bencana baru kita melakukan persoalan mendesak. Artinya, kita sebagai anggota dewan harus respon terhadap kejadian di lingkungan,” tanyanya heran.

Mazhab menegaskan, jangan karena ada satu atau dua rumah yang belum terakomodir kemudian menilai pemerintah abai terkait kebutuhan dasar warganya. Mazhab pun menantang Hengky untuk bicara berdasarkan data valid.

“Jangan enggak diusulkan satu atau dua rumah kemudian pemerintah dianggap abai terhadap persoalan kebutuhan primer warga. Jadi, menurut hemat kami ayo bicaralah dengan data, enggak apple to apple anggaran mamin Rp 1 miliar dibanding dengan program RTLH 2024 Rp 30 miliar, kemudian tahun ini Rp 25 miliar. Mamin itu untuk 1 tahun. Jadi hangan asbun,” pungkasnya.

Berita Terkait

Pastikan Takaran Pas, Wawalkot Depok Tinjau Pengujian LPG 3 Kg di SPBE Tapos
Antisipasi Cuaca Panas, Pemkot Depok Ajak Kecamatan Gelar Salat Istisqa Minta Hujan
Siasati Kelangkaan Lahan 1.000 Meter, Pemkot Depok Siapkan Tanah Aset untuk Gerai Kopdes Merah Putih
Apresiasi Film ‘Ibadah dan Cinta’, Supian Suri: Nilainya Sangat Dalam
PKBM PRIMAGO INDONESIA Mewakili Kota Depok pada Ajang Jambore Gema Tunas V PKBM Se Jawa Barat Tahun 2026
Bagian dari Program Pendidikan, Pesantren Leadership Daarut Tarqiyah Depok Ajak Santri Nobar Film ‘Istimewa’ di Margo City Depok
Panja DPR dan Pemerintah Terus Tekan Biaya Haji 2027 Agar Lebih Terjangkau
Pemkot Depok Siap Perkuat Sinergi dengan Pusat Kelola Aset dan Reforma Agraria

Berita Terkait

Kamis, 17 September 2026 - 09:42 WIB

PKBM PRIMAGO INDONESIA Mewakili Kota Depok pada Ajang Jambore Gema Tunas V PKBM Se Jawa Barat Tahun 2026

Rabu, 16 September 2026 - 13:30 WIB

Pemkot Depok Targetkan UGK 93 Bidang Tanah Parung Bingung Rampung Desember 2026

Rabu, 16 September 2026 - 13:20 WIB

143 SPPG di Depok Sudah Kantongi Sertifikat Laik Higiene Sanitasi

Rabu, 16 September 2026 - 13:02 WIB

Pemkot Depok Usulkan 9 Hektare Lahan untuk Pertanian Pangan

Rabu, 16 September 2026 - 13:00 WIB

DLHK Depok Benahi Fasilitas Alun-alun Barat, Pagar Retak Jadi Perhatian

Selasa, 15 September 2026 - 20:37 WIB

DLHK Pastikan Kualitas Udara Depok Aman Sepekan Pascapaparan Abu Vulkanik

Selasa, 15 September 2026 - 20:35 WIB

Penduduk Depok Tembus 2,05 Juta Jiwa, Perekaman KTP-el Capai 99,60 Persen

Selasa, 15 September 2026 - 20:32 WIB

Chandra Rahmansyah Hadiri Hari Tenun Nasional 2026 di UI, Dorong Pelestarian Budaya

Berita Terbaru