Akhir Juni, PPDB Jenjang SMP di Kota Depok Mulai Akan Dibuka

- Reporter

Senin, 24 Mei 2021 - 09:07

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

siarandepok.com – Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) untuk jenjang Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Kota Depok tahun 2021 akan segera dibuka. Pendaftaran peserta didik baru akan dilakukan secara online (daring) dimulai pada akhir Juni sampai awal Juli mendatang.

“Pendaftaran dapat dilakukan melalui laman http://depok.siap-ppdb.com/,” ujar Kepala Dinas Pendidikan Kota Depok, Mohamad Thamrin, Sabtu (22/05).

Sementara itu, pendafataran akan terbagi menjadi empat jalur yaitu jalur zonasi sebesar 50% dan  afirmasi 15%, dengan rincian siswa tidak mampu 13% dan inklusi 2%.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Lalu ada jalur prestasi sebesar 30%. Rinciannya, untuk yang akademik 20% dan nonakademik 10%. Kemudian, jalur terakhir ada perpindahan orang tua atau anak Pendidik/Tenaga Kependidikan (PTK) sebesar 5%,”ucapnya.

Jalur zonasi akan dibuka pendaftarannya pada 12-13 Juli, jalur afirmasi 28 – 30 Juni, dan jalur prestasi 1 – 2 Juli. Sedangkan, untuk jalur perpindahan orang tua atau PTK yakni 5 Juli.

Thamrin mengatakan, ada beberapa persyaratan yang harus dipenuhi.  Akademik, salah satu syaratnya wajib menyerahkan rapor kelas 4, 5 semester satu dan dua dan kelas 6 semester satu dengan nilai rata-rata 8,5.

“Sementara untuk anak PTK, syaratnya memiliki SK tugas terakhir yang dilegalisir, surat keterangan dari sekolah tempat orang tuanya bertugas, memiliki tanda bukti Nomor Unik Pendidik dan Tenaga Kependidikan (NUPTK), PTK negeri, swasta dan madrasah di Kota Depok,” jelas Mohamad Thamrin.

Sementara itu, untuk perpindahan tugas orang tua, perlu menyertakan SK mutasi dari instansi, dan dibuktikan dengan surat domisili atau pindah. Setelah itu, jalur anak tidak mampu diwajibkan menyertakan kartu perlindungan sosial.

Berbagai kartu perlindungan sosial, seperti Kartu Keluarga Sejahtera (KKS), Kartu Indonesia Sehat (KIS), Penerima Bantuan Iuran (PBI), Kartu Indonesia Pintar, (KIP), atau terdaftar dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS).

“Sementara bagi jalur siswa inklusi, harus memiliki hasil pemeriksaan psikolog atau surat keterangan dari sekolah asal,” jelasnya.

 

Sumber: beritadepok.go.id/JD 12

Sherina Putri

<

Berita Terkait

Perkuat Program Kaderisasi SDM, Pesantren Leadership Daarut Tarqiyah Primago Kerjasama Dengan Universitas Darunnajah (UDN) Jakarta*
Seminar Online Primago 2024 “Kata Siapa Alumni Pesantren Tidak Bisa Menjadi Dokter?
Seminar Online Primago 2024 “Anak Masuk Pesantren, Perlukah Orang Tua Belajar Bahasa Arab”
Amazing….Pemkab Bandung Borong 13 Penghargaan di peringatan HARGANAS Ke-31 Jawa Barat
Fun Walk With Family tutup Rangkaian Harganas ke-31 Tingkat Jawa Barat
Peringati HARGANAS, BKKBN Jawa Barat Sukses Gelar Anugerah Bangga Kencana dan Penggalangan Komitmen Mitra
Smpit Pesantren Nururrahman Adakan Workshop Penyusunan Perangkat Bahan Ajar Bersama Dr Awalludin & Irma Nurul Fatimah S.T
Awalnya Tak Mau Nyalon Bupati Nganjuk di Pilkada 2024, Gus Ibin Akhirnya dapat Restu Sang Bunda Maju

Berita Terkait

Kamis, 25 Juli 2024 - 10:19

Perkuat Program Kaderisasi SDM, Pesantren Leadership Daarut Tarqiyah Primago Kerjasama Dengan Universitas Darunnajah (UDN) Jakarta*

Selasa, 23 Juli 2024 - 16:54

Seminar Online Primago 2024 “Kata Siapa Alumni Pesantren Tidak Bisa Menjadi Dokter?

Selasa, 23 Juli 2024 - 14:41

Kerja Keras Sang Ayah Banting tulang Demi Anak Bisa Kuliah

Senin, 22 Juli 2024 - 20:53

Seminar Online Primago 2024 “Anak Masuk Pesantren, Perlukah Orang Tua Belajar Bahasa Arab”

Senin, 22 Juli 2024 - 20:50

Amazing….Pemkab Bandung Borong 13 Penghargaan di peringatan HARGANAS Ke-31 Jawa Barat

Senin, 22 Juli 2024 - 20:31

Peringati HARGANAS, BKKBN Jawa Barat Sukses Gelar Anugerah Bangga Kencana dan Penggalangan Komitmen Mitra

Sabtu, 20 Juli 2024 - 20:01

Smpit Pesantren Nururrahman Adakan Workshop Penyusunan Perangkat Bahan Ajar Bersama Dr Awalludin & Irma Nurul Fatimah S.T

Sabtu, 20 Juli 2024 - 19:46

Awalnya Tak Mau Nyalon Bupati Nganjuk di Pilkada 2024, Gus Ibin Akhirnya dapat Restu Sang Bunda Maju

Berita Terbaru