Bersiap menghadapi arus balik pemudik pasca Hari Raya, kecamatan Sukmajaya menyiapkan skema rapid test antigen

- Reporter

Selasa, 18 Mei 2021 - 12:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Siarandepok.com- Sukmajaya menghadapi arus balik pemudik pasca Hari Raya Idulfitri 1442 H, Kelurahan Cisalak, Kecamatan Sukmajaya Kota Depok, telah menyiapkan skema untuk rapid test antigen. Rencananya, tes ini akan dilakukan setelah 20 Mei 2021.

“Akan kami terapkan rapid test antigen kepada warga Cisalak yang melakukan perjalanan keluar Kota atau mudik saat lebaran ini. Kemungkinan di atas tanggal 20 Mei, sesuai dengan kedatangan pemudik,” kata Lurah Cisalak Wiyana, usai mendata warganya di Warga RT 001 RW 05, Senin (17/05/2021).

Lurah Wiyana bersama Babinkabtibmas Kel. Cisalak Aiptu Hendro. Dr. Mamik Juniarti, kepala UPT perlindungan, Perempuan dan Anak (PPA) Kota Depok, sebagai Tim was pelangsanaan dan pemantauan covid 19, ketika para Masyarakat pulang kampung.

Dikatakannya, pihaknya terus melakukan koordinasi dengan RT/RW setempat untuk memonitoring kedatangan pemudik. Termasuk, berkoordinasi dengan Puskesmas guna mempersiapkan rapid test antigen.

“Sampai saat ini belum ada laporan dari RT maupun RW, terkait kedatangan pemudik. Karena saat kami mengeluarkan Surat Dispensasi Keluar Masuk (SDKM), rata-rata mereka pulang di atas tanggal 20 Mei,” terangnya.

Wiyana menyebut, warganya yang mudik memiliki alasan beragam. Seperti, mengurus warisan, orang tua maupun sanak saudara yang sakit sampai orang tua meninggal.

“Kurang lebih ada 10 Kepala Keluarga (KK) yang mengajukan SDKM, mulai dari tanggal 12 Mei kemarin. Kami akan terus pantau kedatangan pemudik. Intinya Puskesmas juga sudah siap melaksanaan rapid test antigen,” tutupnya

Berita Terkait

Pagu Anggaran 2027 Rp270 Triliun, BGN Buka Peluang Siswa SMA Tak Mendapat MBG Lagi
Nanik S Deyang Hindari Wartawan saat Ditanya Nasib Motor Listrik, Anas Urbaningrum: Sebaiknya Tidak Menghindar dari Pertanyaan Jurnalis
Akun BTN Jakim 2026 Banjir Kritikan Warganet, Desak Evaluasi soal Tim Medis saat Event Lari
Viral Ramai-ramai Curhatan Supplier, Mengaku Ogah jadi Pemasok MBG karena Permintaan Turunkan Harga dari SPPG
Kontroversi Pengelolaan Dana BOS di Sulsel: 326 Kepsek Diduga Kompak Ingin Mundur, namun Ditahan DPRD
DPR Mengapresiasi Langkah Baru Bank Indonesia Perkuat Rupiah
Kelas Persiapan Masuk Gontor Bersama Pesantren Leadership Daarut Tarqiyah Primago Depok Tahun 2026
SMP Sumbangsih Pasar Minggu Jakarta Selatan Gelar Pelepasan Siswa Di Yogyakarta Tahun 2026

Berita Terkait

Selasa, 16 Juni 2026 - 12:39 WIB

Pagu Anggaran 2027 Rp270 Triliun, BGN Buka Peluang Siswa SMA Tak Mendapat MBG Lagi

Selasa, 16 Juni 2026 - 12:38 WIB

Nanik S Deyang Hindari Wartawan saat Ditanya Nasib Motor Listrik, Anas Urbaningrum: Sebaiknya Tidak Menghindar dari Pertanyaan Jurnalis

Senin, 15 Juni 2026 - 11:50 WIB

Akun BTN Jakim 2026 Banjir Kritikan Warganet, Desak Evaluasi soal Tim Medis saat Event Lari

Senin, 15 Juni 2026 - 11:47 WIB

Viral Ramai-ramai Curhatan Supplier, Mengaku Ogah jadi Pemasok MBG karena Permintaan Turunkan Harga dari SPPG

Minggu, 14 Juni 2026 - 19:00 WIB

Kontroversi Pengelolaan Dana BOS di Sulsel: 326 Kepsek Diduga Kompak Ingin Mundur, namun Ditahan DPRD

Sabtu, 13 Juni 2026 - 12:00 WIB

Kelas Persiapan Masuk Gontor Bersama Pesantren Leadership Daarut Tarqiyah Primago Depok Tahun 2026

Sabtu, 13 Juni 2026 - 10:58 WIB

SMP Sumbangsih Pasar Minggu Jakarta Selatan Gelar Pelepasan Siswa Di Yogyakarta Tahun 2026

Kamis, 11 Juni 2026 - 11:44 WIB

Program Assesment Primago 2026, Kunci Mengetahui Kemauan dan Kemampuan Sang Buah Hati Sebelum Masuk Pesantren

Berita Terbaru