Sepuluh Hari Terakhir, Ramadhan Care Line Siaga Bantuan Pangan 24 Jam

- Reporter

Rabu, 5 Mei 2021 - 11:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA –66 Karantina wilayah pada awal pandemi tahun 2020 lalu menjadikan masyarakat sulit berkegiatan. Pekerjaan sehari-hari yang terbengkalai berdampak kepada penghasilan yang semakin menipis. Kebutuhan sehari-hari pun sulit terpenuhi.

Satu tahun pandemi, masyarakat mulai beradaptasi. Pembatasan sosial pun tak seketat pertama kali. Namun jumlah warga prasejahtera bertambah. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat, jumlah penduduk miskin pada September 2020 sebesar 27,55 juta, bertambah 1,13 juta orang dari Maret 2020 dan 2,76 juta dibandingkan September 2019.

Memasuki Ramadan, tentu kebutuhan keluarga semakin mendesak. Sehingga Aksi Cepat Tanggap (ACT) lebih memasifkan lagi bantuan untuk keluarga prasejahtera di Ramadan ini lewat Ramadhan Care Line. Di sepuluh hari Ramadan ini, ikhtiar tersebut dikencangkan. “Bismillah, dengan spirit sepuluh hari terakhir Ramadan ini kami sampaikan layanan Ramadhan Care Line akan buka 24 jam. Gudang-gudang sudah kami siapkan, relawan dan Humanity Bikers sebanyak 642 orang sudah disiapkan, kami ingin semua kantor cabang juga bergerak,” kata Presiden ACT Ibnu Khajar, Senin (3/4/2021).

Ibnu turut mengajak para dermawan untuk ikut menyalakan sepuluh hari terakhir Ramadan ini dengan amalan-amalan saleh, termasuk salah satunya bersedekah. “Semoga sepuluh hari terakhir dan lailatul qadr tidak hanya sekadar orang yang hidup malam itu dengan sujud dalam masjidnya, menyelesaikan bacaan Al-Qur’annya. Tapi kita ingin semua orang juga mendatangi saudaranya dan memastikan jangan sampai ada orang kelaparan di kiri-kanan rumahnya. Semoga Ramadhan Care Line ini bisa memfasilitasi hal itu,” ujar Ibnu.

Ramadhan Care Line menargetkan akan menyapa 100 ribu penerima manfaat di sepuluh hari terkahir bulan suci ini. Logistik pun sudah dipersiapkan guna mencapai angka yang dimaksud. “Target kita di sepuluh hari terakhir ini akan mendistribusikan kurang lebih 300 ton beras, kita ikhtiarkan sampai 1.000 ton. Karena kita melihat histori dari masa lalu ini cukup banyak ketika sepuluh hari terakhir,” terang Pungki Martha Kusuma sebagai penanggung jawab Waqf Distribution Center (WDC).

Untuk menggunakan layanan ini, masyarakat yang membutuhkan cukup menghubungi nomor 0800-1-165-228 dan melengkapi data administrasi yang diperlukan. “Yang disampaikan kepada kami adalah KTP dan Kartu Keluarga itu untuk verifikasi data sebenarnya,” ujar Pungki. Selain permintaan oleh penerima manfaat sendiri, penelepon Ramadhan Care Line juga bisa meminta pengiriman bantuan kepada orang lain yang membutuhkan.

Pengembangan dari Humanity Care Line

Ramadhan Care Line sejatinya berawal dari Humanity Care Line yang telah diluncurkan pada tahun 2020 lalu guna membantu warga terdampak pandemi. Layanan ini hadir sebagai penyedia bahan pangan berupa Beras Wakaf dan Air Minum Wakaf bagi masyarakat terdampak wabah dan karantina wilayah. Caranya, penerima manfaat cukup menghubungi nomor layanan serta melengkapi administrasi data, setelah itu bantuan akan segera diantar kepada alamat penelepon.

Sepanjang tahun 2020 kemarin, Humanity Care Line telah menyapa hampir 1,7 juta jiwa yang berada di 13 kota dan kabupaten yang terletak di wilayah Jabodetabek. Di tahun 2021, Humanity Care Line terus berjalan dan beroperasi di wilayah yang sama. Humanity Care Line ikut menjawab kebutuhan masyarakat ini. Per bulan Mei 2021 ini, sudah ada lebih dari 420 ribu penerima manfaat yang merasakan manfaat dari hadirnya program ini.

Berita Terkait

HUT ke-27 Depok, Pemkot Ajak Warga Ganti Karangan Bunga dengan Gerakan Tanam Pohon
Pemenuhan Hak Identitas Anak, Lurah Pengasinan Fasilitasi KIA Gratis di RW 12
Penguatan Ekonomi Rakyat Jadi Kunci Ketahanan Daerah di Depok
Pasanggiri Paduan Suara Puspa Swara Wanoja Sunda Resmi Dibuka, Bogor Jadi Tuan Rumah Babak Penyisihan Wilayah I
Lagi! Senat AS Gagal Batasi Wewenang Perang Donald Trump Terhadap Iran
Mendiktisaintek Pastikan Perlindungan bagi Korban Pelecehan Seksual di FH UI
Eks Kabais Singgung Aturan Pensiun Baru TNI Picu Penyiraman Air Keras
Trump Surati China Larang Pasok Iran Senjata, Apa Kata Xi Jinping?
Tag :

Berita Terkait

Jumat, 17 April 2026 - 13:28 WIB

HUT ke-27 Depok, Pemkot Ajak Warga Ganti Karangan Bunga dengan Gerakan Tanam Pohon

Jumat, 17 April 2026 - 13:19 WIB

Pemenuhan Hak Identitas Anak, Lurah Pengasinan Fasilitasi KIA Gratis di RW 12

Jumat, 17 April 2026 - 13:15 WIB

Penguatan Ekonomi Rakyat Jadi Kunci Ketahanan Daerah di Depok

Kamis, 16 April 2026 - 16:07 WIB

Pasanggiri Paduan Suara Puspa Swara Wanoja Sunda Resmi Dibuka, Bogor Jadi Tuan Rumah Babak Penyisihan Wilayah I

Kamis, 16 April 2026 - 12:40 WIB

Lagi! Senat AS Gagal Batasi Wewenang Perang Donald Trump Terhadap Iran

Kamis, 16 April 2026 - 12:29 WIB

Eks Kabais Singgung Aturan Pensiun Baru TNI Picu Penyiraman Air Keras

Kamis, 16 April 2026 - 12:27 WIB

Trump Surati China Larang Pasok Iran Senjata, Apa Kata Xi Jinping?

Kamis, 16 April 2026 - 12:25 WIB

Loker 30.000 Manajer Kopdes Merah Putih Dibuka, yang Lolos Jadi Pegawai BUM

Berita Terbaru

Berita Depok

Penguatan Ekonomi Rakyat Jadi Kunci Ketahanan Daerah di Depok

Jumat, 17 Apr 2026 - 13:15 WIB