WHO Mengungkap Varian Baru Covid-19 Yang Sudah Menyebar di Dunia

- Reporter

Kamis, 28 Januari 2021 - 14:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Siarandepok.com – Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) dengan otoritas, institusi, dan peneliti di seluruh dunia saat ini sedang bekerja sama untuk memantau varian baru dari SARS-COV-2 atau virus penyebab Covid-19. Dalam laporannya, WHO menuliskan bahwa secara global ada 3 varian baru Covid-19 yang telah dilaporkan menyebar di dunia. Berikut adalah temuan WHO :

  1. Varian VOC 202012/01 atau B117

Varian baru Corona asal Inggris ini telah ditemukan di 70 negara dan 6 negara melaporkan kasus impor, diungkap pada data terakhir WHO per 25 Januari 2021. Sejumlah negara juga telah melaporkan transmisi lokal. Varian ini diketahui lebih mudah berpindah inang dibanding jenis lainnya. Ada kekhawatiran varian ini lebih menimbulkan gejala yang parah, namun pihak WHO menyebut temuan ini masih awal dan perlu lebih banyak analisis.

  1. Varian 501Y.V2 atau B1351

Varian baru ini yang pertama kali ditemukan di Afrika Selatan dilaporkan telah menyebar di 31 negara dan lebih banyak 8 kali dibanding pekan lalu. Kasus baru terkait varian ini meningkat dari awal November 2020 dan memuncak di awal Januari 2021. Studi laboratorium mengungkap bahwa varian ini kurang terpengaruh pada penetralan antibodi, memicu kekhawatiran akan infeksi ulang dan menghambat efektivitas dari vaksin Covid-19 yang telah ditemukan.

  1. Varian P1 atau B1128

Varian baru ini tercatat telah ditemukan di 8 negara, bertambah 2 dari pekan lalu, sejak pertama kali dilaporkan terjadi di Brazil. WHO mengatakan bahwa varian baru ini memerlukan studi lebih lanjut untuk menilai apakah ada perubahan dalam penularan, keparahan atau aktivitas menetralkan antibodi. Hal ini dikatakan karena varian ini menimbulkan kekhawatiran akan penularannya atau menyebabkan gejala lebih parah.

(IMA)

Berita Terkait

Pesantren Leadership Daarut Tarqiyah Primago Mengikuti Festival Hari Bumi 2026 Bersama 55 Santri dan Guru
Uji Keyakinan, Kuil di India Wajibkan Pengunjung Minum Campuran Urin Sapi
Iran Menggila! Tembaki dan Sita Kapal yang Coba Keluar Selat Hormuz
Puan Ketok Palu, RUU PPRT Sah Jadi Undang-Undang
Kadis KPKP DKI Akui Sulit Musnahkan Ikan Sapu-Sapu Satu Per Satu
Baru Sepekan Menjabat, Ketua Ombudsman Hery Susanto Jadi Tersangka Korupsi Nikel!
Mental Juara! Persib Bandung Paksa Dewa United Berbagi Poin di Banten
KPK Temukan 8 Masalah Krusial Program Makan Bergizi Gratis, Desak Audit Investigatif BPK!

Berita Terkait

Jumat, 24 April 2026 - 13:06 WIB

Tasyakuran HUT ke-27, Supian Suri Sampaikan Harapan dan Program Masa Depan Depok

Jumat, 24 April 2026 - 13:04 WIB

Kolaborasi Kunci Pembangunan Depok, Libatkan Provinsi dan Swasta

Jumat, 24 April 2026 - 13:00 WIB

PSAD Memukau di Paripurna HUT Depok ke-27, Tampil Penuh Harmoni dan Semangat

Jumat, 24 April 2026 - 12:48 WIB

Hadiri Rapat Paripurna DPRD dalam Rangka HUT Ke 27 Kota Depok, Walikota Depok Tegaskan Perkuat Kolaborasi Atasi Sampah dan Kemacetan

Jumat, 24 April 2026 - 12:08 WIB

Tasyakuran HUT Depok ke 27, Walikota Depok Supian Suri Tegaskan Komitmen Pendidikan Gratis hingga Pengolahan Sampah Modern

Kamis, 23 April 2026 - 11:23 WIB

Uji Keyakinan, Kuil di India Wajibkan Pengunjung Minum Campuran Urin Sapi

Kamis, 23 April 2026 - 11:19 WIB

Dilema Trump: Ingin Akhiri Perang Iran, Tapi Teheran Menolak Takluk

Kamis, 23 April 2026 - 11:17 WIB

2 Wanita Joki UTBK Unsulbar Ditangkap, Modus Pakai HP Jadul dan KTP Palsu

Berita Terbaru

Berita Depok

Kolaborasi Kunci Pembangunan Depok, Libatkan Provinsi dan Swasta

Jumat, 24 Apr 2026 - 13:04 WIB