Dilema Trump: Ingin Akhiri Perang Iran, Tapi Teheran Menolak Takluk

- Reporter

Kamis, 23 April 2026 - 11:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SiaranDepok –Presiden AS Donald Trump dilaporkan mulai kewalahan menghadapi biaya perang yang membengkak dan tekanan politik domestik. Meski Trump telah secara sepihak memperpanjang masa gencatan senjata, pihak Teheran justru menunjukkan sikap dingin. Iran menegaskan tidak akan duduk di meja perundingan selama blokade angkatan laut AS di wilayah mereka belum dicabut sepenuhnya.

Situasi ini menjadi “buah simalakama” bagi Trump yang dulu berkampanye untuk menghentikan keterlibatan militer AS di luar negeri. Namun, langkah diplomasi yang coba dibangun melalui Wakil Presiden JD Vance di Pakistan justru menemui jalan buntu setelah Iran secara tegas menolak hadir. Pakar menyebut Iran tidak sedang berada di ambang kehancuran, sehingga mereka merasa punya posisi tawar yang kuat untuk menekan balik Washington.

Menanggapi situasi yang semakin buntu ini, Alex Vatanka, peneliti senior di Middle East Institute, memberikan pandangannya terkait posisi sang Presiden. Menurutnya, langkah Trump memperpanjang gencatan senjata adalah upaya untuk berhenti “menggali lubang” kegagalan yang lebih dalam.

“Dia sebenarnya bisa saja semakin nekat dan terlibat dalam aksi militer yang lebih gegabah. Tetapi sejauh ini dia telah berhenti menggali lubang yang lebih dalam untuk dirinya sendiri,” ujar Vatanka.

Hingga saat ini, stabilitas ekonomi global pun ikut terancam akibat ketegangan di Selat Hormuz yang memicu lonjakan harga BBM. Trump kini hanya memiliki waktu yang sangat sempit untuk memutuskan apakah akan melakukan deeskalasi total atau justru terseret lebih jauh ke dalam konflik yang menurut para analis, harganya hanya akan semakin mahal bagi Amerika Serikat. (Yuda)

Berita Terkait

Milad 10th Pergerakan PRIMAGO, 1 Dekade Tumbuh Berkembang dan Bermanfaat Tanpa Batas
Urgensi Penataan Regulasi Tonase Truk demi Keamanan dan Ketertiban Jalan
Pemkot Depok Peringati 1 Muharram 1448 H dengan Pengajian Al-Hikam dan Santunan Anak Yatim
Menjaga Keasrian Pondok Cina: Langkah Nyata Merawat Wajah Kota Depok
SMA PGRI 1 Jakarta Gelar Family Gathering 2026 Bersama Dirgantara AIA Tour Travel Depok
Primagen Genetic Mapping Program Sosialisasikan Program Pemetaan SDM & Pengembangan Minat, Bakat dan Potensi Diri Santri di Pondok Pesantren Daarul Muttaqien Parung Bogor
Bunda Forum Anak Depok Ajak Anak Jaga Kesehatan Mental dan Bijak Manfaatkan Teknologi
Ketua RW 15 Kemirimuka Tegaskan Dana RW Rp300 Juta Digunakan untuk Kepentingan Warga

Berita Terkait

Sabtu, 25 Juli 2026 - 13:47 WIB

Milad 10th Pergerakan PRIMAGO, 1 Dekade Tumbuh Berkembang dan Bermanfaat Tanpa Batas

Sabtu, 25 Juli 2026 - 12:00 WIB

Urgensi Penataan Regulasi Tonase Truk demi Keamanan dan Ketertiban Jalan

Sabtu, 25 Juli 2026 - 10:13 WIB

Wajah Baru Taman Meruyung: DLHK Depok dan Warga Gotong Royong Molekkan Ruang Terbuka Hijau

Sabtu, 25 Juli 2026 - 09:48 WIB

Diduga Tabrak Site Plan dan Area Sempadan Danau, Kolam Renang Shila at Sawangan Disegel Satpol PP Depok

Sabtu, 25 Juli 2026 - 09:35 WIB

Semarak Tahun Baru Islam di Depok: Kajian Al-Hikam hingga Santunan Ratusan Anak Yatim

Jumat, 24 Juli 2026 - 18:12 WIB

Menjaga Keasrian Pondok Cina: Langkah Nyata Merawat Wajah Kota Depok

Jumat, 24 Juli 2026 - 18:09 WIB

Akses Kesehatan Makin Mudah, 711 Buruh di Depok Terima Kartu Bhayangkara Prioritas

Jumat, 24 Juli 2026 - 17:55 WIB

SMA PGRI 1 Jakarta Gelar Family Gathering 2026 Bersama Dirgantara AIA Tour Travel Depok

Berita Terbaru