BONEK (BONDO NEKAT) ANAK GONTOR KOLABORASI BUKA BISNIS KULINER DI SAAT PANDEMI

- Reporter

Kamis, 15 Oktober 2020 - 16:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

siarandepok.com-Bisnis kuliner saat ini sangat diminati oleh masyarakat, apalagi saat pandemi saat ini, banyak yang memulai dgn layanan grabfood maupun gofood, hal ini juga menjadi Alasan bahwa bisnis kuliner sangat menjanjikan dan banyak dicari dan seolah tidak akan pernah mati. Meski begitu, persaingan di ranah usaha kuliner pun juga tinggi.

Maka dari itu, Sekawanan Alumni Gontor yang berbeda angkatan ini mencoba untuk saling berkolaborasi untuk membuka usaha kuliner.

Warkop Newnormal dengan Tagline *”Rasa Bintang Lima, Harga Kaki Lima”* menyajikan menu yang berbeda dibandingkan warkop lainnya.

Bonek *”Bondo Nekat”* kolaborasi anak Gontor ini sudah tercipta sejak tahun 2015, saat itu mereka bersinergi bersama untuk membuka usaha bisnis Tour travel Dirgantara AIA.

Kolaborasi anak Gontor alumni 2006 Awaludin Faj, dan Alumni 2007 Muhammad Imron Mufklihin dan Abdullah Adnan saling melengkapi satu dengan yang lainnya, sehingga bisa menghasilkan berbagai ide bisnis dari mulai dirgantara studio maupun dirgantara outbound training, ungkap imron Minggu (10/10).

Kolaborasi ini Lantaran kesamaan visi dan misi lantaran mereka sama2 nyantri di Pondok Modern Darussalam Gontor, ujar imron

“Pondok Modern Darussalam Gontor mengajarkan kepada para santrinya untuk tidak hanya menggantungkan diri akan jadi pegawai negeri, pembengkakan populasi penduduk akan makin berbanding terbalik dengan penyediaan lapangan kerja, jadi yang akan tegak hidupnya adalah orang-orang yang bermental wirausaha, yang tidak priyayi, yang ulet dan bersedia bekerja keras.”

Sebagai alumni santri, Ilmu, Pendidikan dan Pengajaran yang didapat selama dipesantren harus di Jiwai yang Kuat dan penuh dedikasi.

Apa gunanya ilmu yang didapat kalau tidak memperluas jiwa seseorang. Hidup ini bukan kamu sukses atau tidak, bukan menang atau kalah. Tapi Hidup di dunia ini apakah kamu bertahan berjuang bergantung pada Allah dalam keadaan apapun juga.

“Jangan mati-matian mengejar sesuatu yang tak bisa dibawa mati, spirit diatas menjadi pegangan bersama dalam berkolaborasi” kata Imron.

Bisnis Kuliner yang ditekuni sekarang berbeda dengan yang lainnya, mengusung ide warkop, yang cenderung identik menu kopi, warkop newnormal ini menyajikan menu yang berbeda, diantaranya nasi goreng newnormal, aneka ragam seafood mulai dari kerang hijau dan kerang dara, kepiting, ayam dan bebek, sehingga menu spesial ini dapat menarik pelanggan dan menggugah selera pembeli.

Di warkop Newnormal juga menyajikan aneka ragam indomie, dari mulai mie Bangladesh (mie yang aslinya berasal dari Medan), kemudian ada Mie Perang (mie sangat pedas),” kata Imron.

“Disini juga menjual Frozen Food, dari mulai dimsumtara, bebek Peking, Ayam maupun kerang, dengan racikan bumbu spesial, dan kaya akan rasa” jelas Imron.

Dalam mendongkrak penjualan, Warkop Nernormal membuka peluang usaha kuliner dgn menu-menu spesial, walaupun kondisi pandemi saat ini, aneka ragam strategi dilakukan, dari mulai menggunakan aplikasi grabfood maupun gofood, Disertai dengan promosi via media sosial dari mulai Instragram maupun Facebook.

Lokasi pinggir jalan dan aneka hiasan lampu warkop memberikan sensasi tersendiri untuk nongkrong disini dimalam hari.

Dengan tetap menerapkan protokol kesehatan Covid-19, warkop New Normal dapat menjadi pilihan bagi masyarakat kota Depok untuk mencoba menu spesial dari warkop kekinian.

Silahkan datang, dan rasakn sensasi rasanya sendiri..

Berita Terkait

Khidmat dan Haru, Upacara Penurunan Bendera HUT ke-81 RI di Depok Diwarnai Harapan Baik
Pimpin Upacara HUT ke-81 RI, Wali Kota Depok Sampaikan Duka Cita untuk Korban Gempa NTT
Peringatan HUT ke-81 RI di Kota Depok, Supian Suri Tekankan Penguatan Kolaborasi ‘Bersama Depok Maju’
Peringati HUT ke-81 RI, Pemkot Depok dan Forkopimda Gelar Renungan Suci Khidmat di TMP Kalimulya
Ketika Pelayanan Publik Dimulai dari Hati: Ini Pesan Rohmat Rospari untuk ASN Depok
Dari Sapaan hingga Solusi, Rohmat Rospari Bicara tentang Wajah ASN yang Melayani
Meneladani Rasulullah dalam Melayani Depok: Dari Iman, Sistem, hingga Ihsan
Bendera Merah Putih Raksasa di Margonda Curi Perhatian Warga Depok

Berita Terkait

Senin, 17 Agustus 2026 - 20:37 WIB

Peringati Detik-Detik Proklamasi, Lalu Lintas di Simpang Ramanda Margonda Dihentikan Sejenak

Senin, 17 Agustus 2026 - 20:31 WIB

Kibarkan Merah Putih di Ciliwung, KCD dan STKIP Arrahmaniyah Suarakan Kemerdekaan Sungai

Senin, 17 Agustus 2026 - 19:52 WIB

HUT ke-81 RI, Wawalkot Depok Ajak Warga Teladani Perjuangan Pahlawan Lewat Aksinyata

Senin, 17 Agustus 2026 - 13:01 WIB

Kibarkan Merah Putih di Sungai Ciliwung, Komunitas dan Akademisi Depok Soroti Isu Ekologi

Senin, 17 Agustus 2026 - 00:20 WIB

Proses PBG Dinilai Lama, Pengembang di Depok Minta Kepastian Perizinan

Minggu, 16 Agustus 2026 - 21:08 WIB

Bendera Merah Putih Raksasa di Margonda Curi Perhatian Warga Depok

Minggu, 16 Agustus 2026 - 21:06 WIB

Mengenal 9 Presiden Depok dan Jejak Sejarah Kaum Depok

Minggu, 16 Agustus 2026 - 21:03 WIB

63 Lurah di Depok Jadi Inspektur Upacara HUT ke-81 RI di Wilayah Masing-Masing

Berita Terbaru