siarandepok.com-Balai Kota. Wali Kota Depok, Mohammad Idris menerima penghargaan atas partisipasi daerahnya dalam pencapaian response rate yang melebihi target dalam pelaksanaan Sensus Penduduk Online (SPO) 2020. Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Ketua Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Depok, Mufti Swaghara.
Menurut Wali Kota Depok, Mohammad Idris, penghargaan ini didapat atas kerja sama yang baik antara Pemerintah Kota (Pemkot) dengan BPS Kota Depok dan seluruh masyarakat yang telah berpartisipasi dalam pendataan kependudukan atau sensus online. Kota Depok berhasil meraih 107,14 persen dari target nasional sebesar 23 persen.
“Atas partisipasi masyarakat, Kota Depok berhasil meraih 107,14 persen keluarga yang datanya clean. Persentase itu sama dengan 556.399 jiwa warga Depok yang telah melakukan SOP dengan data yang sesuai seperti yang tercatat di Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil),” tutur Mohammad Idris usai menerima penghargaan di Balai Kota Depok, Jumat (18/09/2020).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Lebih lanjut, ucapnya, dari capaian tersebut Kota Depok menduduki posisi kedua dari kabupaten/kota se-Jawa Barat (Jabar) setelah Kabupaten Sukabumi. Hal itu, didapat dari SPO tahap pertama, yang dilakukan tanggal 15 Februari hingga 29 Mei 2020.
“Ke depan, Kota Depok direncanakan menjadi Smart City, maka kegiatan seperti ini harus lebih digalakkan dan ditinggkatkan lagi,” jelasnya.
Sementara itu, Kepala BPS Kota Depok, Mufti Swaghara menambahkan, pihaknya sangat terbantu dengan upaya Pemkot Depok yang mengimbau kecamatan dan kelurahan untuk melakukan sosialisasi SOP hingga ke tingkat RT-RW.
“Selain itu saat ini sedang dilaksanakan SOP tahap kedua yang merupakan tahapan verifikasi terhadap data yang dikumpulkan pada sensus tahap pertama. Sensus tahap kedua berlangsung dari tanggal 1 hingga 30 September 2020, dilakukan secara door to door,” tandasnya.
