Era Baru Perlindungan Jemaah Umrah Dimulai, Tiga PPIU Luncurkan Escrow Account Bersama BSI

- Reporter

Minggu, 28 Juni 2026 - 14:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Siarandepok.com-Konsorsium tiga Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah (PPIU), yakni Kias Travel, Arfa Tours, dan Rahmah Travel, mencatatkan sejarah baru di industri umrah Indonesia. Ketiganya resmi menjadi pionir penerapan layanan Escrow Account bekerja sama dengan Bank Syariah Indonesia (BSI), sebagai sistem perlindungan dana jemaah dari risiko penyalahgunaan maupun penipuan.

Penandatanganan kerja sama tersebut dilakukan di sela penyelenggaraan International Islamic Expo 2026 di Jakarta Convention Center (JCC), Minggu (28/6/2026).

Kerja sama ini menjadi salah satu terobosan penting dalam membangun sistem perlindungan dana jemaah sekaligus menutup celah terjadinya praktik penipuan yang selama ini masih membayangi industri perjalanan umrah.

Melalui skema Escrow Account, dana yang disetorkan jemaah untuk pembelian paket umrah tidak langsung diterima oleh pihak travel. Dana tersebut terlebih dahulu disimpan dan dikelola secara aman oleh Bank Syariah Indonesia sebagai pihak ketiga.

Dana baru akan dicairkan kepada biro perjalanan setelah layanan umrah benar-benar diberikan sesuai dengan ketentuan yang telah disepakati. Dengan demikian, apabila layanan belum diterima oleh jemaah, dana tetap berada dalam rekening penampungan dan tidak dapat digunakan oleh pihak travel.

Skema ini diharapkan mampu memberikan rasa aman yang lebih besar kepada masyarakat sekaligus meningkatkan kepercayaan terhadap penyelenggara perjalanan ibadah umrah.

Direktur Utama Kias Travel, Muhammad Khairi, mengatakan kehadiran layanan Escrow Account merupakan bentuk nyata komitmen perusahaan dalam memberikan perlindungan maksimal kepada para jemaah.

“Sudah saatnya kita menutup semua celah penipuan dalam industri umrah ini. Kasus-kasus yang terjadi selama ini sungguh sangat menyedihkan. Niat suci jemaah untuk beribadah justru dikhianati oleh oknum yang tidak bertanggung jawab. Ini tidak bisa lagi kita biarkan,” ujar Khairi.

Menurutnya, kepercayaan masyarakat merupakan fondasi utama dalam industri umrah. Karena itu, seluruh penyelenggara perlu menghadirkan sistem yang mampu menjamin keamanan dana sekaligus memberikan kepastian keberangkatan kepada jemaah.

Ia berharap langkah yang diinisiasi tiga travel tersebut dapat menjadi inspirasi bagi penyelenggara umrah lainnya untuk menerapkan sistem perlindungan serupa.

“Ini juga merupakan bentuk dukungan kami terhadap pemerintah, dalam hal ini Kementerian Haji dan Umrah, dalam mewujudkan sistem perlindungan yang lebih kuat bagi jemaah umrah Indonesia,” tambahnya.

Sementara itu, Vice President of Islamic Ecosystem BSI, Ayun Kurniawan menyampaikan apresiasi atas inisiatif yang dilakukan Kias Travel, Arfa Tours, dan Rahmah Travel.

Menurutnya, kolaborasi tersebut menjadi contoh sinergi yang baik antara industri perbankan syariah dan penyelenggara perjalanan ibadah dalam meningkatkan tata kelola serta perlindungan konsumen.

“Ini merupakan terobosan yang sangat baik. Kami mengapresiasi langkah yang dilakukan tiga travel ini karena menunjukkan komitmen untuk memberikan rasa aman kepada jemaah,” katanya.

Ayun menegaskan, BSI terbuka untuk menjalin kerja sama serupa dengan biro perjalanan umrah lainnya yang ingin menghadirkan sistem perlindungan dana bagi para jemaah.

Bagi calon jemaah, keberadaan mekanisme ini menjadi jaminan bahwa dana yang mereka setorkan tetap aman hingga hak mereka untuk memperoleh layanan ibadah benar-benar dipenuhi. Dengan demikian, semangat beribadah tidak lagi dibayangi kekhawatiran menjadi korban penipuan atau gagal berangkat akibat penyalahgunaan dana.

Berita Terkait

Menyala!! Adam dan Hendra Siap Menjadi Agen Perubahan RT 003 dan RT 004 Sukatani
Hadiri Wisuda UI 2026, Kapolres Metro Depok Minta Wisudawan Beri Kontribusi Nyata untuk Masyarakat
Wawalkot Depok Ajak Warga Jadikan Ngaji Al-Hikam Ajang Introspeksi Diri
122 Dapur Gizi di Depok Resmi Kantongi Sertifikat Laik Higiene Sanitasi
Tari Laras Depokyan, Karya Seni Baru yang Disiapkan Jadi Identitas Budaya Kota Depok
Lebih dari 180 Siswa/i SMPIT Insan Kamil Cikarang Kabupaten Bekasi Ikuti Talent Mapping Dengan Primagen
KIAS Travel Ajak PPIU Naik Kelas Lewat Skema Umrah Escrow
BNN Cup 7 Digelar di Depok, 2.282 Atlet dari 16 Provinsi Ikuti Kejuaraan Pencak Silat

Berita Terkait

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 19:02 WIB

Menyala!! Adam dan Hendra Siap Menjadi Agen Perubahan RT 003 dan RT 004 Sukatani

Jumat, 21 Agustus 2026 - 20:10 WIB

KIAS Travel Ajak PPIU Naik Kelas Lewat Skema Umrah Escrow

Jumat, 21 Agustus 2026 - 19:19 WIB

BNN Cup 7 Digelar di Depok, 2.282 Atlet dari 16 Provinsi Ikuti Kejuaraan Pencak Silat

Jumat, 21 Agustus 2026 - 17:17 WIB

Dokter Karlina Resmi Pimpin KADIN Kota Depok Masa Bakti 2026–2031

Kamis, 20 Agustus 2026 - 21:45 WIB

120 Bangunan Liar di Jalan Pasir Putih Sawangan Ditertibkan, Pospol Ikut Direlokasi

Kamis, 20 Agustus 2026 - 21:42 WIB

Pemkot Depok Siapkan Bantuan untuk Korban Gempa NTT

Kamis, 20 Agustus 2026 - 21:39 WIB

BNN Cup 7 Digelar di Depok, Diikuti Lebih dari 2.000 Atlet dari 16 Provinsi

Kamis, 20 Agustus 2026 - 21:35 WIB

dr. Karlina Terpilih Aklamasi sebagai Ketua KADIN Kota Depok Periode 2026-2031

Berita Terbaru