Idris Himbau Warga Jalankan Arahan dan Protokol Kesehatan Pemkot Depok

- Reporter

Rabu, 6 Mei 2020 - 17:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Siaran Depok – Jumlah orang yang terjangkit Covid-19 di Kota Depok kembali bertambah. Dari data pemerintah Kota (Pemkot) Depok melalui Gugus tugas percepatan penanganan Covid 19 mencatat, untuk kasus terkonfirmasi positif naik dari 316 orang, kini menjadi 323 orang pada Rabu, 6 Mei 2020.

Kemudian, untuk jumlah pasien sembuh masih sama dengan kemarin, yakni 47 orang. Sedangkan jumlah korban meninggal dunia 20 orang. Selain data tersebut, Pemerintah Kota Depok juga mencatat data terbaru pada sejumlah kategori.

Di antaranya, untuk Orang Tanpa Gejala (OTG) dari 1.229 orang, menjadi 1.331 orang. Selesai pemantauan 390 orang. Kemudian mereka yang masih dalam pemantauan 941 orang.

Selanjutnya, untuk kategori Orang Dalam Pemantauan (ODP) bertambah dari 3.288 orang, menjadi 3.372 orang. Dari angka itu, selesai pemantauan 1.752 orang. Dan mereka (ODP) yang masih dalam pemantauan saat ini 1.620 orang.

Berikutnya, kategori Pasien Dalam Pengawasan (PDP) dari 1.262 orang, menjadi 1.312 orang. Selesai pengawasan untuk kasus itu 529 orang. Masih terkait angka tersebut (PDP), jumlah orang dalam pengawasan, 783 orang. Sedangkan jumlah PDP yang meninggal dunia bertambah dua kasus, dari 55 orang, menjadi 57 orang.

Namun demikian, Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Depok, Dadang Wihana kembali menjelaskan, status PDP merupakan pasien yang belum bisa dinyatakan positif atau negatif, karena harus menunggu hasil PCR, yang datanya hanya dikeluarkan oleh Public Health Emergency Operating Center (PHEOC) Kemenkes RI.

Sementara itu, Wali Kota Depok, Mohammad Idris kembali mengimbau agar warga menjalankan seluruh arahan dan protokol yang dikeluarkan pemerintah.

“Stop penyebaran Covid-19 dengan tetap tinggal di rumah, gunakan masker kain jika terpaksa harus keluar rumah dan ikuti protokol pemerintah,” kata Idris.
(DIHYLA_HANNY)

Berita Terkait

Pemkot Depok Usulkan Pintu Keluar Tol Desari di Cipayung, Target Rampung 2027
Urgensi Analisa Genetik dalam Pendidikan: Mengapa Sekolah, Pesantren, dan Perguruan Tinggi Perlu Menggunakan PRIMAGEN.id
Milad ke-10 Pesantren Leadership Daarut Tarqiyah Primago, Pimpinan Pesantren Ingatkan Spirit Tebar Manfaat Tanpa Batas
Senam Paricara Dharma Terus Diperkenalkan ke Masyarakat
Kemarau Melanda Sungai Ciliwung Depok Jadi Wisata Air
Depok Seru Semua Diharapkan Jadi Wadah Hiburan dan Edukasi bagi Warga
Cing Ikah: Al-Qur’an Harus Menjadi Kompas Keluarga Hadapi Tantangan Era Digital
Pelatihan AI GP Ansor Depok Disambut Antusias, Yuni Indriany: Anak Muda Harus Jadi Pencipta Teknologi

Berita Terkait

Rabu, 29 Juli 2026 - 16:24 WIB

Pemkot Depok Usulkan Pintu Keluar Tol Desari di Cipayung, Target Rampung 2027

Rabu, 29 Juli 2026 - 10:24 WIB

Dinkes Depok Berduka atas Wafatnya Dokter Internsip yang Terjatuh di Apartemen Kalibata

Rabu, 29 Juli 2026 - 10:19 WIB

Kombes Pol Christian Rony Putra Resmi Jabat Kapolres Metro Depok Gantikan Kombes Pol Abdul Waras

Rabu, 29 Juli 2026 - 10:11 WIB

TPA Cipayung Overkapasitas, Pemkot Depok Beberkan Solusi Pengolahan Listrik hingga Minyak Jelantah di Forum Asia Pasifik

Selasa, 28 Juli 2026 - 16:56 WIB

Pemkot Depok Optimalkan Peran UKS/M demi Cetak Generasi Sehat dan Berprestasi

Selasa, 28 Juli 2026 - 16:47 WIB

Bunda PAUD Kota Depok Bagikan 115 Paket Alat Tulis untuk Siswa RA Daarul Fikri Beji

Selasa, 28 Juli 2026 - 16:35 WIB

Sinergi Lintas Sektor Jadi Kunci Utama Optimalisasi Sekolah Sehat di Depok

Senin, 27 Juli 2026 - 20:22 WIB

Urai Kemacetan Jalan Raya Sawangan, Jalur Depan Gang Duren Menerapkan Sistem Satu Arah

Berita Terbaru