
Siarandepok.com – DEPOK – Pemerintah Kota (Pemkot) Depok mengusulkan pembangunan pintu keluar (on/off ramp) Jalan Tol Depok-Antasari (Desari) di wilayah Kecamatan Cipayung kepada Kementerian Pekerjaan Umum (PU).
Usulan tersebut dibahas dalam Kick-Off Meeting ROW Plan dan Basic Design Konstruksi Bukaan Tol Cipayung Jaya bersama Direktorat Jalan Bebas Hambatan Ditjen Bina Marga Kementerian PU.
Wali Kota Depok, Supian Suri, mengatakan pembangunan pintu keluar tol di Cipayung akan menjadi akses baru yang diharapkan mampu meningkatkan mobilitas masyarakat sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi di wilayah selatan Depok.
Menurutnya, Pemkot Depok mendukung penuh penyelesaian proyek Jalan Tol Desari, termasuk pembangunan ruas sekitar empat kilometer menuju akses Tol Cipayung.
“Harapannya, pertama memfasilitasi warga Depok untuk akses ke tol, yang kedua mengurai kemacetan, yang ketiga mendorong pertumbuhan ekonomi, dan yang keempat mendukung hadirnya fasilitas batalyon baru di Kota Depok,” kata Supian, Selasa (28/7/2026).
Ia menilai keberadaan akses tol baru akan mempermudah mobilitas warga dan memperlancar arus kendaraan menuju kawasan Cipayung. Selain itu, pembangunan infrastruktur tersebut diyakini mampu menarik investasi, membuka peluang usaha, dan menciptakan lapangan kerja.
Untuk mendukung proyek tersebut, Pemkot Depok juga berencana meningkatkan kapasitas jalan penghubung, khususnya Jalan H. Muhidin dan Jalan Garuda, yang dinilai belum memadai.
“Kami ingin proyek ini berjalan tanpa menimbulkan persoalan baru seperti kemacetan. Karena itu, pelebaran jalan menjadi bagian penting agar akses keluar masuk tol lebih lancar,” ujarnya.
Supian menyebut pengelola jalan tol menargetkan pembangunan akses Tol Cipayung selesai pada 2027. Pemkot Depok pun berkomitmen mempercepat proses pembebasan lahan agar target tersebut dapat tercapai.
Sementara itu, Sekretaris Kelurahan Cipayung, Mahjuro Sulaeman, mengatakan Jalan Raya Cipayung direncanakan akan dilebarkan sekitar dua meter atau lebih, mulai dari pertigaan Jembatan Serong hingga Gang H. Muhidin.
Ia juga mengusulkan agar penataan kawasan mengadopsi konsep seperti kawasan Secawan di Depok Jaya, Pancoran Mas, sehingga Jalan Raya Cipayung tidak hanya lebih lebar, tetapi juga memiliki tampilan yang lebih artistik, aman, dan nyaman bagi masyarakat.















