Imbas Pandemi Corona, 150.000 Pekerja Pusat Perbelanjaan (Mall) di Jawa Barat Terancam Dirumahkan

- Reporter

Sabtu, 18 April 2020 - 05:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy


SiaranDepok.com- Pekerja di Pusat Perbelanjaan (Mall) Jawa Barat yang diperkirakan berjumlah sekitar 150.000 Pekerja dari sedikitnya 73 Pusat Perbelanjaan terancam dirumahkan terdampak penutupan sementara Pusat Perbelanjaan saat pandemi Covid-19. Untuk Kota Bandung sendiri ada sekitar 21 pusat belanja dan trade center yang sudah tutup sejak akhir Maret lalu.

Industri Pusat Perbelanjaan menjadi salah satu sektor yang paling terdampak dan berakibat pekerja di Pusat Perbelanjaan terancam dirumahkan dan bahkan terpaksa sampai kepada pemutusan hubungan kerja (PHK), mengingat belum diketahui juga sampai kapan penutupan sementara Pusat Belanja berlangsung.

Ketua Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia (APPBI) DPD Jawa Barat, Arman Hermawan menyatakan bahwa hampir semua pusat perbelanjaan telah melakukan penutupan sementara dan terus mengurangi aktifitas pelayanan. Hal itu mencakup pusat perbelanjaan modern maupun yang semi modern (trade center).

Penutupan sementara ini dilakukan karena adanya Himbauan maupun surat permintaan penutupan sementara Pusat Perbelanjaan dari Pemerintah baik di level Kecamatan, Pemerintah Kota/Kabupaten, dan Provinsi demi menghambat penyebaran Covid-19.

Hal ini mengakibatkan sejumlah besar penyewa/pedagang berkisar hampir 95 % terpaksa berhenti membuka usahanya sampai jangka waktu yang tidak bisa ditentukan. Masih ada sekitar 5 % yang mencoba untuk bertahan membuka usaha diantaranya adalah kategori Supermarket, Food and Beverages, maupun Healthy/Pharmacy, dimana khusus untuk Food and Beverages sudah tidak melayani makan di tempat dan hanya melayani pembelanjaan online melalui Ojek Daring.

Jika pandemi corona berlangsung lebih lama lagi, industri bisnis usaha layanan retail para penyewa/pedagang akan
semakin terpuruk hingga bangkrut. Perlu diketahui bahwa di setiap Pusat Perbelanjaan Modern maupun Semi
Modern se Jawa Barat juga banyak terdapat pengusaha kecil yang diakomodir untuk berusaha oleh masing masing
Pusat Perbelanjaan.

Mereka inilah yang paling pertama akan merasakan dampaknya mengingat keterbatasan kapital maupun sistem pelayanannya. APPBI berharap pemerintah memberikan insentif bagi industri tersebut karena jumlah karyawan yang menggantungkan hidupnya setiap hari di industri retail Pusat Perbelanjaan di Jawa Barat angkanya cukup besar
mencapai sedikitnya 150.000 orang. Angka tersebut belum termasuk stake holder lainnya seperti misalnya pengemudi ojek daring yang merupakan mitra dalam pelayanan pembelian secara online.

Dukungan pemerintah baik dari pusat maupun daerah lewat dana bantuan sosial bagi karyawan terdampak juga sangat dibutuhkan. Mulai Bulan April ini, banyak anggota APPBI Jawa Barat dan para penyewa/Pedagang yang sudah menyatakan tidak sanggup membayar sewa, biaya operasional selama penutupan sementara dan gaji karyawan karena mereka tidak mempunyai pendapatan apapun sebagai imbas penutupan Pusat Perbelanjaan dan toko-tokonya. Masih ada beberapa toko yang berusaha melakukan penjualan via pelayanan online, taking order maupun delivery, namun jumlahnya masih jauh belum menutupi operational cost.

Insentif fiskal lainnya yang diharapkan APPBI berupa penangguhan pembayaran pajak-pajak, keringanan asuransi, perpanjangan jangka berlakunya perijinan, sertifikasi personil/SDM dan alat pendukung yang sudah dikeluarkan
sebelumnya.

APPBI meminta pemerintah menangguhkan kewajiban pembayaran iuran BPJS Kesehatan dan BPJS Ketenagakerjaan. APPBI juga meminta insentif dalam bentuk penghapusan pengenaan biaya minimum berlangganan, penundaan dan pemberian diskon pembayaran atas listrik dan air, sebagai mitra, PLN dan PDAM karena dampak masalah cash flow selama Pandemi, apalagi sangat banyak unit unit toko/counter kecil yang disewa oleh para penyewa/Pedagang di Pusat Belanja adalah pengguna aliran listrik dengan daya 450VA dan 900 VA.

Diharapkan dengan pemberian insentif yang disesuaikan dengan realita kondisi selama Pandemi akan sangat membantu mempertahankan keberadaan penyewa/pedagang retail di Pusat Perbelanjaan dan seluruh
karyawannya.

APPBI DPD Jawa Barat mengucapkan terima kasih kepada Bapak Gubernur Jawa Barat dan seluruh jajaran Pemerintah Jawa Barat, Pemerintah Kabupaten dan Kota di Jawa Barat beserta Aparat Kewilayahan yang sejak awal sudah berjuang melawan Pandemi Covid-19 .

APPBI DPD Jawa Barat berharap dapat berkomunikasi dan berkesempatan secara intensif berkoordinasi dan audiensi dengan Pemerintah dan BUMN/BUMD serta instansi terkait lainnya dalam rangka senantiasa mendukung Pemerintah Provinsi Jawa Barat dalam perjuangan melawan penyebaran Pandemi Covid-19. Semoga situasi dan kondisi ini dapat kita lalui bersama.

Berita Terkait

Perkuat Identitas Sekolah, SMK Terpadu Al-Ikhwan Tasikmalaya Gandeng Konsultan Branding Sekolah Alumni Gontor.
Intip Fasilitas Bermain Baru TKIT Arafah Depok Hasil Revitalisasi
Pantau KDKMP Grogol, Supian Suri Pastikan Program Kebutuhan Pokok Murah Berjalan
SMK Terpadu Al-Ikhwan Tasikmalaya Gelar Workshop Daya Juang dan Spirit Ruh Mudarris Bersama Konsultan Sekolah Alumni Gontor.
SMP Mumtaza Islamic School Gelar Fieldtrip 2026 Bersama Dirgantara AIA Tour Travel
Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Terpadu Al Ikhwan Tasikmalaya Gandeng PRIMAGO Consulting dalam Pengembangan Sekolah
Merawat Harapan dan Senyum Anak-Anak Manggarai di Tengah Masa Pemulihan
Mustika Ratu Perkuat Transformasi Bisnis, Dua Direksi Raih Penghargaan  CEO dan CFO Award 2026

Berita Terkait

Rabu, 21 Oktober 2026 - 17:59 WIB

Bawa Perubahan bagi Depok, Supian Suri Dapat Apresiasi dari Kemenag

Rabu, 21 Oktober 2026 - 17:57 WIB

Depok Gaspol Deklarasi Pesantren Aman Bebas Kekerasan

Rabu, 21 Oktober 2026 - 17:47 WIB

Sigap! Damkar dan Koramil Beji Jinakkan Api di Pondok Cina

Rabu, 21 Oktober 2026 - 17:23 WIB

Ratusan Bangunan Liar di Depok Bakal Ditertibkan, Ini Lokasinya!

Selasa, 20 Oktober 2026 - 17:19 WIB

Depok Siaga Musim Hujan: 6 Saluran Air Mulai Dinormalisasi

Selasa, 20 Oktober 2026 - 17:16 WIB

Gercep! Tim Maung ASRI Sapu Bersih Sampah Liar di Jalan Juanda

Selasa, 20 Oktober 2026 - 16:24 WIB

Pajak Tapos: Dari Warga, Kembali ke Warga

Selasa, 20 Oktober 2026 - 16:16 WIB

Polisi Ringkus Jambret Kambuhan dan Penadah

Berita Terbaru

Pembacaan Deklarasi Pesantren Aman dan Nyaman saat Kirab Hari Santri Tingkat Kota Depok 2026 yang berlangsung di Alun-Alun Kota Depok, Rabu (21/10/26). (Foto: Diskominfo Depok).

Berita Depok

Depok Gaspol Deklarasi Pesantren Aman Bebas Kekerasan

Rabu, 21 Okt 2026 - 17:57 WIB

Anggota Koramil 02/Beji mendampingi petugas Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Depok dalam memadamkan api yang membakar sebuah kios di Jalan H.M. Thohir, RT 01 RW 02 No. 12, Kelurahan Pondok Cina, Kecamatan Beji, pada Rabu (21/10/26). (Foto: Dokumentasi Koramil Beji)

Berita Depok

Sigap! Damkar dan Koramil Beji Jinakkan Api di Pondok Cina

Rabu, 21 Okt 2026 - 17:47 WIB

Puluhan bangunan liar di Jalan Menpor, Kecamatan Cimanggis, ditertibkan oleh Satpol PP Kota Depok pada Kamis (15/10/26). (Foto: Diskominfo Depok)

Berita Depok

Ratusan Bangunan Liar di Depok Bakal Ditertibkan, Ini Lokasinya!

Rabu, 21 Okt 2026 - 17:23 WIB