Ketahui Dampak Buruk dari Main Ponsel Sebelum Tidur

- Reporter

Selasa, 21 Januari 2020 - 15:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Siarandepok.com- Saat ini banyak orang yang menjadikan ponsel itu bagian terpenting dalam keseharian. Seperti untuk urusan kerjaan dan lain-lain, tidak jarang orang yang sepanjang harinya tidak pernah lepas dari ponsel, termasuk di malam hari menjelang tidur. Biasanya, mereka memanfaatkan momen sebelum tidur untuk melihat aktivitas di media sosial atau melihat berita-berita yang belum sempat dilihat pada siang hari karena kesibukan.

Namun, menurut para ahli dan penelitian kesehatan kebiasaan melihat ponsel sebelum tidur dapat membahayakan kesehatan Anda. Menggunakan ponsel di malam hari di tempat tidur di malam hari hanya akan berdampak negatif pada penglihatan dan kesehatan mata Anda secara keseluruhan, hal yang bagi kita sepele ternyata membahayakan!

Lampu biru yang dipancarkan ponsel tajam pada malam hari, hal itu tidak hanya memengaruhi penglihatan Anda tetapi juga produksi hormon melatonin, yang bertanggung jawab untuk tidur.

Oleh karena itu, pertimbangkan lagi jika ingin memainkan ponsel sebelum tidur. Berikut beberapa dampak buruk melihat ponsel sebelum tidur di malam hari :

– Dapat Mempengaruhi Waktu Tidur

Cahaya biru yang terpancar dari ponsel mempengaruhi melatonin yang membantu untuk tidur dan mengatur siklus tidur. Hal ini menyebabkan kurang tidur karena pikiran mungkin terlalu bersemangat.

-Merusak Rentina Mata

Cahaya biru yang terpancar dari ponsel dapat mengganggu penglihatan dan dalam jangka waktu yang lama, dapat merusak rentina mata.

-Mata Tegang

Ketika dalam ruangan gelap lalu mata memiliki cahaya biru dari ponsel yang langsung mengenai mata, itu menyebabkan mata tegang dan sakit. Ketika ini berlangsung dalam waktu lama, hal tersebut bisa merusak pengelihatan secara permanen.

Berita Terkait

Kunjungi Ibu Melahirkan Tepat Di Hari Keluarga, Menteri Wihaji Ingin Tradisi Ini Terus Terjaga
DP3AKB Jawa Barat Siap Wujudkan Keinginan Gubernur, Jawa Barat Bebas Stunting
Meriahnya CFD Perdana di Depok, Warga Padati Jalan Margonda
2 Menteri Pantau Program Makan Bergizi Gratis Tanpa Didampingi Wali-Wakil Wali Kota Depok
Dukung Program Walikota Baru, RSIA Setia Bhakti Siap Melayani Kesehatan Warga Depok Secara Maksimal
Penjangkauan Korban Perempuan Kasus Penganiayaan oleh Opang di Cimekar, Kabupaten Bandung
Wihaji Apresiasi Inovasi Rumah Ceting sebagai Upaya Perangi Stunting di Bogor
Vasektomi Wujud Kesetaraan Gender dalam Ber-KB

Berita Terkait

Kamis, 4 Desember 2025 - 20:22 WIB

Perkuat Pembinaan Muallaf, MUI dan BAZNAS Kota Depok Sepakat Berkolaborasi

Kamis, 4 Desember 2025 - 10:17 WIB

Pesantren Leadership Primago Depok & Pesantren Teknologi Informasi dan Komunikasi (PeTik) Sepakati Tingkatkan Kerjasama Antar Lembaga

Rabu, 3 Desember 2025 - 17:14 WIB

Jawa Barat Jadi Juara Nasional Pemutakhiran Data Keluarga 2025

Rabu, 3 Desember 2025 - 15:39 WIB

RSUD ASA Kota Depok Bantah Isu Negatif, Ungkap Fakta CCTV dan Layanan yang Tetap Berjalan Normal

Rabu, 3 Desember 2025 - 15:00 WIB

Menteri Wihaji Sambangi Desa Nagrak, Kerahkan Jajaran Kemendukbangga, Pemkab Bogor dan Warga Gotong Royong Bedah Rumah dan Intervensi Gizi untuk Tekan Stunting

Sabtu, 29 November 2025 - 14:46 WIB

Cetak Sejarah, Laboratorium Pelatihan Program Bangga Kencana Hadir Pertama Kali Di Garut

Sabtu, 29 November 2025 - 11:44 WIB

Puluhan Mahasiswa Universitas Islam Darussalam (UNIDA Gontor) Tes Minat, Bakat  dan Potensi Diri Melalui Tes Primagen

Jumat, 28 November 2025 - 23:28 WIB

MI MUMTAZA ISLAMIC SCHOOL Gelar Kegiatan Perkemahan Jumat – Sabtu (Perjusa) Tahun 2025 Bersama Dirgantara Outbond Training

Berita Terbaru