Pesan Pimpinan Pondok Gontor, Kiai Hasan Untuk Mohammad Idris

- Reporter

Senin, 30 September 2019 - 23:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Siarandepok.com– Sebagai seorang yang dalam kehidupan sehari-hari menjalankan tradisi nahdliyin, Wali Kota Depok, Mohammad Idris dalam beberapa hal penting hidupnya meminta saran dan restu dari Kiai yang menjadi gurunya. Pun ketika mengambil sikap untuk menghadapi perhelatan Pemilihan Kepala Daerah pada 2020 Mohammad Idris meminta restu kepada guru yang sekaligus pimpinan Pondok Pesantren Darussalam Gontor, Kiai Hasan Abdullah Sahal saat berkunjung di kediamannya di Jatimulya, Cilodong, Depok, Sabtu, (29/09/2019).

Pimpinan Pondok Gontor, Kiai Hasan Abdullah Sahal bersama Wali Kota Depok, Mohammad Idris dan Pimpinan Pesantren Darussalam, Tapos, KH. Abdullah Ya’qub di kediaman Mohammad Idris.

Dihadapan Kiai Hasan Abdullah Sahal, Alumni Pondok Gontor tahun 1980 ini mengungkapkan bahwa dirinya meminta restu dari keluarga dan gurunya.

“Saya meminta restu kepada keluarga, dalam hal ini istri dan anak. Kemudian saya meminta restu kepada Kiai saya, yaitu Kiai Hasan sebagai Kiai saya,” ujar Mohammad Idris.

Sementara itu, Kiai Hasan menanggapi bahwa pemimpin itu mesti menegakkan yang benar dan bukan membenarkan yang salah. “Jadi pemimpin bukan membolehkan sesuatu yang sebetulnya tidak boleh, tapi membenarkan yang benar. Bukan membenarkan yang salah,” ujar Kiai Hasan.

Ditambahkan, Kiai Hasan, kondisi saat ini sudah tidak baik dan harus terus diperbaiki. “Kita berbuat ini menegakkan sesuatu yang benar. Kalau itu saya kira tidak apa-apa,” ujar Kiai Hasan.

Kiai Hasan juga berpesan agar mesti memiliki niat yang baik dalam melakukan hal dalam kehidupan. “Harus punya niat, jangan sampai nggak punya niat, Insya Allah yang dikhawatirkan tidak terjadi, jalan saja,” tutur Kiai Hasan.

 

 

 

 

 

Berita Terkait

Pagu Anggaran 2027 Rp270 Triliun, BGN Buka Peluang Siswa SMA Tak Mendapat MBG Lagi
Nanik S Deyang Hindari Wartawan saat Ditanya Nasib Motor Listrik, Anas Urbaningrum: Sebaiknya Tidak Menghindar dari Pertanyaan Jurnalis
Akun BTN Jakim 2026 Banjir Kritikan Warganet, Desak Evaluasi soal Tim Medis saat Event Lari
Viral Ramai-ramai Curhatan Supplier, Mengaku Ogah jadi Pemasok MBG karena Permintaan Turunkan Harga dari SPPG
Kontroversi Pengelolaan Dana BOS di Sulsel: 326 Kepsek Diduga Kompak Ingin Mundur, namun Ditahan DPRD
DPR Mengapresiasi Langkah Baru Bank Indonesia Perkuat Rupiah
Studi PKJS-UI: Konsumsi Rokok Rumah Tangga Berisiko Mencederai Manfaat Program Makan Bergizi Gratis
Masjid Ummahatul Mu’minin, RW 03 Depok Pancoran Mas Kota DepokTebarkan Semangat Keikhlasan dan Kepedulian Melalui Penyembelihan 6 Sapi Kurban

Berita Terkait

Selasa, 16 Juni 2026 - 12:39 WIB

Pagu Anggaran 2027 Rp270 Triliun, BGN Buka Peluang Siswa SMA Tak Mendapat MBG Lagi

Selasa, 16 Juni 2026 - 12:38 WIB

Nanik S Deyang Hindari Wartawan saat Ditanya Nasib Motor Listrik, Anas Urbaningrum: Sebaiknya Tidak Menghindar dari Pertanyaan Jurnalis

Senin, 15 Juni 2026 - 11:50 WIB

Akun BTN Jakim 2026 Banjir Kritikan Warganet, Desak Evaluasi soal Tim Medis saat Event Lari

Senin, 15 Juni 2026 - 11:47 WIB

Viral Ramai-ramai Curhatan Supplier, Mengaku Ogah jadi Pemasok MBG karena Permintaan Turunkan Harga dari SPPG

Minggu, 14 Juni 2026 - 19:00 WIB

Kontroversi Pengelolaan Dana BOS di Sulsel: 326 Kepsek Diduga Kompak Ingin Mundur, namun Ditahan DPRD

Sabtu, 13 Juni 2026 - 12:00 WIB

Kelas Persiapan Masuk Gontor Bersama Pesantren Leadership Daarut Tarqiyah Primago Depok Tahun 2026

Sabtu, 13 Juni 2026 - 10:58 WIB

SMP Sumbangsih Pasar Minggu Jakarta Selatan Gelar Pelepasan Siswa Di Yogyakarta Tahun 2026

Kamis, 11 Juni 2026 - 11:44 WIB

Program Assesment Primago 2026, Kunci Mengetahui Kemauan dan Kemampuan Sang Buah Hati Sebelum Masuk Pesantren

Berita Terbaru