Indonesia kembali berjaya di ajang Olimpiade Informatika Internasional di Baku, Azerbaijan

- Reporter

Minggu, 11 Agustus 2019 - 12:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Siarandepok.com– Baku. Pada 10/8 Anak bangsa kembali menorehkan prestasi yang membanggakan dalam ajang kompetisi Olimpiade Infomatika Internasional atau 31th International Olympiad in Informatics (IOI) yang digelar pada 4-11 Agustus  2019 di Baku, Azerbaijan.

Sebanyak 4 (empat) medali yang terdiri dari 1 emas, 2 perak dan 1 perunggu berhasil dibawa pulang oleh Tim Olimpiade Informatika Indonesia yang mengharumkan bangsa Indonesia tersebut.

Keempat pelajar yang berhasil mengibarkan bendera Indonesia tersebut adalah Abdul Malik Nurokhman (SMA Semesta Semarang) memperoleh medali emas, R. Fausta Anugrah Dianparama (SMAN 1 Yogyakarta) dan Vincent Ling (SMA Pribadi Bandung) memperoleh medali perak sementara Moses Mayer (SMA Jakarta Intercultural School) mendapatkan perunggu.


Ajang kompetisi yang dilaksanakan setiap tahun, kali ini diikuti oleh 380 peserta dari 88 negara dimana setiap negara berhak mengirimkan 4 pelajar tingkat sekolah menengah. Sehingga seluruh pelajar Indonesia tersebut berhasil mencatatkan prestasi.

Duta Besar RI untuk Azerbaijan, Husnan Bey Fananie menyatakan dukungan yang besar atas keikutsertaan pelajar Indonesia di kompetisi ini dan turut hadir dalam upacara penutupan IOI di National Gymnastic Arena, 10 Agustus 2019.

“Kemenangan ini merupakan bukti bahwa bangsa Indonesia memiliki para pemuda yang pintar dan luar biasa berprestasi, membuktikan bahwa indonesia merupakan bangsa yang besar yang tidak kalah dengan negara lain” ujar Duta Besar RI untuk Azerbaijan, Husnan Bey Fananie.

Yugo Kartono Isal (Komite IOI Indonesia) menyatakan bahwa keikutsertaan pelajar indonesia di ajang kompetisi internasional informatika ini sudah diikuti sejak tahun 1993. Indonesia berhasil memperoleh emas pada tahun 1997, 2008 dan 2019.

“prestasi Indonesia di Baku kali ini merupakan prestasi terbaik yang pernah dicapai selama ini mengingat soal-soal yang diujikan memiliki tingkat kesulitan yang sangat tinggi” ujar Yugo.

Dalam kompetisi ini, setiap peserta dituntut untuk memecahkan soal-soal yang cukup sulit yang mengharuskan kecepatan berpikir dan tingkat kreatifitas yang tinggi dalam membuat pemograman komputer, masalah-masalah logika dan informatika.

Prestasi ini merupakan hadiah terbaik bagi bangsa Indonesia yang akan merayakan HUT RI ke-74. Sekali lagi selamat Indonesia.

Berita Terkait

Pagu Anggaran 2027 Rp270 Triliun, BGN Buka Peluang Siswa SMA Tak Mendapat MBG Lagi
Nanik S Deyang Hindari Wartawan saat Ditanya Nasib Motor Listrik, Anas Urbaningrum: Sebaiknya Tidak Menghindar dari Pertanyaan Jurnalis
Akun BTN Jakim 2026 Banjir Kritikan Warganet, Desak Evaluasi soal Tim Medis saat Event Lari
Viral Ramai-ramai Curhatan Supplier, Mengaku Ogah jadi Pemasok MBG karena Permintaan Turunkan Harga dari SPPG
Kontroversi Pengelolaan Dana BOS di Sulsel: 326 Kepsek Diduga Kompak Ingin Mundur, namun Ditahan DPRD
DPR Mengapresiasi Langkah Baru Bank Indonesia Perkuat Rupiah
Studi PKJS-UI: Konsumsi Rokok Rumah Tangga Berisiko Mencederai Manfaat Program Makan Bergizi Gratis
Masjid Ummahatul Mu’minin, RW 03 Depok Pancoran Mas Kota DepokTebarkan Semangat Keikhlasan dan Kepedulian Melalui Penyembelihan 6 Sapi Kurban

Berita Terkait

Selasa, 16 Juni 2026 - 12:39 WIB

Pagu Anggaran 2027 Rp270 Triliun, BGN Buka Peluang Siswa SMA Tak Mendapat MBG Lagi

Selasa, 16 Juni 2026 - 12:38 WIB

Nanik S Deyang Hindari Wartawan saat Ditanya Nasib Motor Listrik, Anas Urbaningrum: Sebaiknya Tidak Menghindar dari Pertanyaan Jurnalis

Senin, 15 Juni 2026 - 11:50 WIB

Akun BTN Jakim 2026 Banjir Kritikan Warganet, Desak Evaluasi soal Tim Medis saat Event Lari

Senin, 15 Juni 2026 - 11:47 WIB

Viral Ramai-ramai Curhatan Supplier, Mengaku Ogah jadi Pemasok MBG karena Permintaan Turunkan Harga dari SPPG

Minggu, 14 Juni 2026 - 19:00 WIB

Kontroversi Pengelolaan Dana BOS di Sulsel: 326 Kepsek Diduga Kompak Ingin Mundur, namun Ditahan DPRD

Sabtu, 13 Juni 2026 - 12:00 WIB

Kelas Persiapan Masuk Gontor Bersama Pesantren Leadership Daarut Tarqiyah Primago Depok Tahun 2026

Sabtu, 13 Juni 2026 - 10:58 WIB

SMP Sumbangsih Pasar Minggu Jakarta Selatan Gelar Pelepasan Siswa Di Yogyakarta Tahun 2026

Kamis, 11 Juni 2026 - 11:44 WIB

Program Assesment Primago 2026, Kunci Mengetahui Kemauan dan Kemampuan Sang Buah Hati Sebelum Masuk Pesantren

Berita Terbaru