Bahayanya Penggunaan Lilin Beraroma, Mengancam Kesehatan!

- Reporter

Selasa, 4 Juni 2019 - 14:01

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Siarandepok.com –┬áBeristirahat atau sekadar tidur-tiduran di kamar, ditemani dengan wangi harum dan menyejukkan dari lilin tentu terasa sangat menenangkan.

Apalagi jika anda baru saja melakukan aktivitas yang melelahkan. Wah, perpaduan antara kasur, cahaya temaram, dan lilin beraroma sudah seperti surga dunia. Tapi anda harus ketahui kalau ternyata penggunaan lilin beraroma bisa menimbulkan dampak yang berbahaya bagi kesehatan. Yuk, simak penjelasannya berikut ini!

Limonene, Kandungan Dalam Lilin Beraroma yang Berbahaya

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sebuah studi yang dilakukan oleh Prof. Alastair Lewis dari National Centre for Atmospheric Science di the University of York menemukan bahwa bahan yang biasanya digunakan untuk memberikan aroma pada lilin dapat bermutasi menjadi formaldehyde setelah terjadi kontak dengan udara.

Bahan yang dimaksud adalah limonene. Bahan ini digunakan untuk memberikan aroma sitrat pada lilin. Dalam keadaan normal, limonene dapat dikatakan aman, sehingga kerap digunakan pula untuk membumbui makanan.

Selain itu, limonene dapat digunakan untuk memberikan aroma lemon pada beberapa produk pembersih dan penyegar udara.

Meski begitu, yang menjadi masalah adalah limonene juga bereaksi dengan ozon ketika dilepaskan ke udara. Ini menyebabkan satu dari setiap 2 molekul limonene bermutasi menjadi formaldehyde.

Berdasarkan hal ini, Prof. Lewis ingin membuktikan kekhawatirannya terhadap bahaya formaldehyde yang dilepaskan oleh lilin beraroma.

Melalui penelitian yang dilakukannya, Lewis menemukan 2 hal penting. Pertama, ia menemukan bahwa konsentrasi limonene dalam lilin beraroma ternyata 100 kali lebih tinggi dari yang diperkirakan sebelumnya. Kedua, rumah yang dibiarkan terisolasi dengan kondisi konsentrasi formaldehyde tinggi dan sirkulasi udara yang buruk ternyata berbahaya.

“Yang sangat mengejutkan adalah saat ini ada berapa produk dengan konsentrasi wewangian seperti ini ada di rumah. Bahan kimia wewangian ini benar-benar mendominasi hampir seluruh bagian rumah di era sekarang,” ujar Prof. Lewis.

Ia juga menambahkan bahwa hal yang perlu diperhatikan adalah paparan formaldehyde bisa memberikan dampak berbahaya bagi kesehatan dalam jangka panjang.

Bahaya Formaldehyde bagi Kesehatan

The Health Protection Agency mengungkapkan bahwa formaldehyde merupakan salah satu zat yang bersifat karsinogen bagi manusia. Bahkan, zat ini juga beracun dan bersifat korosif, sehingga berisiko menimbulkan berbagai masalah kesehatan, seperti mimisan, sakit tenggorokan, batuk, dan mata perih.

Profesor Lewis mengatakan bahwa limonene adalah bahan kimia umum yang banyak ditemukan dalam produk rumah tangga. Ia juga menambahkan, konsentrasi limonene ini ditemukan lebih tinggi dalam produk yang harganya lebih murah seperti pembersih lantai dan penyegar udara, termasuk lilin.

“Kandungan ini juga lebih banyak ditemukan dalam produk-produk yang digunakan di kantor, di mana produk pembersih cenderung bersifat massal dan tidak terlalu digunakan untuk perawatan khusus seperti di rumah,” tambahnya.

Penulis: Ibnu Ryandha

 

<

Berita Terkait

Ada lagi….Tokoh pemuda Gandul elemen relawan Idris Mantap Dukung SS Jadi Walikota Depok
Duet Supian Suri dan Intan Fauzi Paket lengkap tuk Menangkan Hati Rakyat Kota Depok
Sosialisasi Peraturan Walikota (Perwal) Pokdarwis dan Pelatihan Promosi Pariwisata Kota Depok Tahun 2024.
Pilkada Depok Semakin Dinamis, Alumni Muda Gontor Dukung Supian Suri
Kereen…BKR Mandala Subang Jadi Percontohan Tingkat Nasional
Bukan hanya Ganda Putra, Ganda Putri Indonesia ini pun Rontok gagal melaju ke Perempat Final Indonesia Open 2024
SMA Kharismawita Depok Adakan Trip To Dieng 2024 Bersama Dirgantara AIA Tour Travel
Ketua DPR RI Puan Maharani Harapkan Pemerintah Transparan Terkait Mundurnya Pimpinan Otorita IKN

Berita Terkait

Rabu, 12 Juni 2024 - 13:38

Ada lagi….Tokoh pemuda Gandul elemen relawan Idris Mantap Dukung SS Jadi Walikota Depok

Rabu, 12 Juni 2024 - 13:35

Duet Supian Suri dan Intan Fauzi Paket lengkap tuk Menangkan Hati Rakyat Kota Depok

Rabu, 12 Juni 2024 - 13:33

Sosialisasi Peraturan Walikota (Perwal) Pokdarwis dan Pelatihan Promosi Pariwisata Kota Depok Tahun 2024.

Senin, 10 Juni 2024 - 19:29

Pilkada Depok Semakin Dinamis, Alumni Muda Gontor Dukung Supian Suri

Sabtu, 8 Juni 2024 - 08:53

Kereen…BKR Mandala Subang Jadi Percontohan Tingkat Nasional

Kamis, 6 Juni 2024 - 13:15

Rekor! Kampus Kebanggaan Warga Depok Raih Peringkat Terbaik 15 Terakhir

Kamis, 6 Juni 2024 - 11:07

SMA Kharismawita Depok Adakan Trip To Dieng 2024 Bersama Dirgantara AIA Tour Travel

Kamis, 6 Juni 2024 - 11:04

Ketua DPR RI Puan Maharani Harapkan Pemerintah Transparan Terkait Mundurnya Pimpinan Otorita IKN

Berita Terbaru