Kemenperin Gelar Bimtek Bengkel Las Kepada Penerima Manfaat PKH

- Reporter

Rabu, 15 Mei 2019 - 11:01

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Direktur Jenderal Industri Kecil, Menengah dan Aneka(IKMA) Kemenperin Gati Wibawaningsih

Direktur Jenderal Industri Kecil, Menengah dan Aneka(IKMA) Kemenperin Gati Wibawaningsih

Kementerian Perindustrian dan Kementerian Sosial melakukan sinergi dalam upaya menumbuhkan wirausaha industri baru khususnya sektor industri kecil dan menengah (IKM). Kolaborasi ini untuk meningkatkan “kelas” para penerima manfaat Program Keluarga Harapan (PKH).

“Kami menindaklanjuti hasil Nota Kesepahaman dengan Ditjen Perlindungan dan Jaminan Sosial tentang penumbuhan wirausaha baru sektor IKM bagi penerima manfaat PKH dan bidang kesejahteraaan sosial lainnya,” kata Direktur Jenderal Industri Kecil, Menengah dan Aneka(IKMA) Kemenperin Gati Wibawaningsih di Jakarta, Selasa (14/5).

Gati menyampaikan, dalam implementasi program bersama tersebut, telah digelar bimbingan teknis (bimtek) sektor perbengkelan las di Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur. Kegiatan yang berlangsung pada tanggal 13-17 Mei 2019 ini diikuti sebanyak 20 peserta yang berasal dari empat kecamatan, yaitu Glenmore, Sempu, Licin, dan Kabat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Selama lima hari, mereka mendapat program bimtek tentang kewirausahaan. Kami berharap, para penerima manfaat bantuan sosial ini dapat keluar dari keterbatasan ekonomi dengan mewujudkan kemandirian ekonomi sehingga tidak bergantung pada bantuan pemerintah,” tuturnya.

Dirjen IKMA optimistis, selain menjadi wirausaha baru, para lulusan program bimtek perbengkelan las ini bakal juga terserap kerja di industri pengolahan logam yang sektornya terus tumbuh positif. Jumlah industri pengolahan logam hingga saat ini lebih dari 224 ribu unit usaha dengan menyerap tenaga kerja sebanyak 370 ribu orang.

“Kami yakin, setelah mengikuti bimtek ini, mereka akan mampu menerapkan nilai-nilai kemandirian, memiliki etos kerja tinggi, kreatif dan inovatif serta menjadi alumni pada program PKH tersebut,” imbuhnya. Apalagi, para peserta bimtek ini mendapat fasilitasi legalitas usaha, pengembangan pasar berbasis digital dan penyediaan akses ke sumber pembiayaan.

”Sejak tahun 2015 sampai 2018, kami telah memberikan program bimtek kepada 44.294 pelaku IKM dan fasilitasi legalitas usaha kepada 11.289 IKM. Untuk tahun 2019 ini, ditargetkan penumbuhan wirausaha baru bisa lebih dari 3.000 wirausaha,” papar Gati.

Dalam rangkaian kegiatan bimtek tersebut, Ditjen IKMA juga memberikan bantuan peralatan dan mesin sebagai modal usaha rintisan (startup capital). Mesin dan peralatan diberikan kepada seluruh peserta dalam bentuk Kelompok Usaha Bersama (KUB), dengan harapan alat ini dapat dimanfaatkan untuk menunjang usaha mereka.

“Adapun bantuan mesin dan peralatan yang kami berikan, antara lain berupa mesin trafo las, mesin cut off, mesin gerinda tangan, mesin bor tangan, kompressor, tool set dan genset,” sebutnya. Gati menambahkan, dengan tumbuhnya wirausaha baru khususnya di sektor IKM, akan menjadi salah satu sektor usaha yang berperan sebagai tulang punggung perekonomian nasional.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) pada tahun 2017, jumlah IKM mencapai 4,4 juta unit usaha dengan menyerap tenaga kerja sebanyak 10,23 juta orang. “Dengan kontribusi tersebut, IKM memiliki peran untuk mendorong pertumbuhan ekonomi, stabilitas sosial, dan berkontribusi pada pengembangan sektor swasta yang dinamis,” pungkasnya.

<

Berita Terkait

DPRD Depok Gelar Rapat Paripurna Tuk Peringati HUT Depok Ke-25
Cak Imin Ungkap PKB Ingin Terus Menjalin Kerjasama dengan Gerindra
Supian Suri Diprediksi Menang Dalam Pilkada 2024 Karena Bakal Diusung Koalisi Parpol Besar
KUA Cipayung Kota Depok Gelar Tadarus Bareng Ibu-Ibu Majlis Ta’lim
Angkutan Lebaran 2024 Masih Cukup Tersedia, KAI Daop 1 Jakarta Tambah 344 Perjalanan KA dari Stasiun Gambir dan Pasar Senen
Rumah Hijabers | Supplier Baju Muslim & Muslimah Anak & Dewasa di Kota Depok
5 Menu Yang Biasa Nabi Muhammad Makan Untuk Sahur Dan Berbuka Puasa
Kue Kering Lebaran 2024 Cookies Bomboloni, Belum Ada Yang Bikin

Berita Terkait

Minggu, 14 Juli 2024 - 17:29

Bangun Potensi dan Karakter Santri, Pesantren Leadership Daarut Tarqiyah Primago adakan Pembukaan Kegiatan Ekstrakurikuler

Sabtu, 13 Juli 2024 - 17:16

1 Windu Berkiprah, Pesantren Leadership Daarut Tarqiyah Primago adakan Syukuran dan Seminar Online

Kamis, 11 Juli 2024 - 21:58

Grand Syaikh Al-Azhar Apresiasi Pondok Pesantren Darunnajah Dalam Memperkuat Pendidikan Agama Islam di Indonesia

Kamis, 11 Juli 2024 - 13:01

Ulama Besar, Grand Syaikh Al-Azhar Bakal Hadir di Pondok Pesantren Darunnajah Jakarta

Senin, 8 Juli 2024 - 18:38

Madina Muharram Festival 1446 H, Ramah Keluarga, Beribu Manfaat

Sabtu, 6 Juli 2024 - 12:19

Aliansi BEM PTMA-I Zona 3 Minta Polisi Usut Tuntas Sejumlah Kasus Represifitas

Sabtu, 6 Juli 2024 - 08:08

Keluarga Besar SDIT & SMPIT ARRAHMAN DEPOK 2024 Adakan TRIP Ke Pangandaran bersama Dirgantara AIA Tour Travel Depok

Sabtu, 6 Juli 2024 - 08:04

Hj Nurhayati: Stunting Ini Bisa Diselesaikan Asal ….

Berita Terbaru