Gerbang Tol Cikarang Utama Direlokasi, Tarif Tol Tetap

- Reporter

Selasa, 23 April 2019 - 11:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

 

Siarandepok.com – Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat memastikan relokasi Gerbang Tol (GT) Cikarang Utama tidak mengakibatkan perubahan tarif. Gerbang tol yang sebelumnya di kilometer (KM) 29 itu berpindah ke KM 70 jalan tol Jakarta-Cikampek.

Relokasi gerbang tol tersebut nantinya akan melayani transaksi kendaraan menuju Palimanan, dan GT Kalihurip Utama di KM 67 pada ruas Tol Cipularang akan melayani transaksi Cileunyi. Relokasi ini rencananya mulai beroperasi sebelum arus mudik lebaran 2019, yang diperkirakan pada 26 Mei atau H-10 Lebaran.

Saat ini transaksi pembayaran jalan tol Jakarta-Cikampek terdiri dari dua jenis transaksi, yaitu sistem terbuka pada ruas Jakarta-Cikampek Barat dan transaksi tertutup pada ruas Cikarang Barat-Cikampek yang dilakukan di GT Cikarang Utama. Hal ini menimbulkan antrean panjang di GT, dan penumpukan kendaraan di Tol Cikampek yang menuju Bandung maupun Palimanan.

Relokasi ini akan dilakukan oleh PT Jasa Marga selaku Badan Pengatur Jalan Tol (BUJT) Tol Jakarta-Cikampek, sebagai upaya peningkatan layanan jalan tol Trans Jawa yang sudah terhubung dari Merak hingga Probolinggo Timur.

Selain itu, pemindahan gerbang tol itu juga untuk mendukung kelancaran arus mudik Lebaran 2019. Kepala BPJT Danang Parikesit mengatakan, akan ada penambahan jumlah gardu menjadi 21 gardu masuk atau keluar (oneway) di GT Cikampek Utama.

Sedangkan, di GT Kalihurip Utama akan ada 22 gardu masuk atau keluar (oneway) dan mengoperasikan petugas mobile reader atau petugas yang akan ditempatkan di GT.

Relokasi GT Cikarang Utama juga berkaitan dengan persiapan pengoperasian jalan tol layang Jakarta-Cikampek Elevated yang nantinya menggunakan satu kali transaksi pembayaran.

“Relokasi juga dilakukan bersinergi dengan penyelesaian pembangunan jalan tol layang Jakarta-Cikampek Elevated yang saat ini sedang masa konstruksi ,” ujar Danang, pada keterangan pers, Senin (23/4).

Adapun pembangunan jalan tol layang Jakarta-Cikampek berdampak terhadap penutupan enam gardu pembayaran, yang lahannya digunakan untuk konstruksi pilar jalan tol, akibatnya pengoperasian GT Cikarang tidak maksimal.

 

 

Berita Terkait

Langkah Nyata Pemkot Depok Ciptakan Lingkungan Belajar yang Aman dan Nyaman Bagi Siswa
Optimisme Supian Suri: Koperasi Depok Siap Melompat Lebih Jauh di Era Digital
Prioritaskan Keselamatan Warga, Kelurahan Pondok Cina Perketat Aturan Program Wisata Keberagaman
Zuhud Modern: Kaya Boleh, Dunia di Tangan Jangan Sampai Masuk ke Hati
DPRD Depok Apresiasi Respons Cepat Damkar Padamkan Kebakaran di TPA Cipayung
Opsih di Sukatani Perkuat Gotong Royong Warga Wujudkan Lingkungan Bersih dan Sehat
Pasca-Kebakaran, Wawalkot Depok Pastikan Kondisi TPA Cipayung Aman dari Titik Api Susulan
Polisi Periksa Sejumlah Saksi Terkait Kebakaran di TPA Cipayung

Berita Terkait

Sabtu, 18 Juli 2026 - 14:54 WIB

Langkah Tegas DPUPR Kota Depok: Perketat Pengawasan Proyek Strategis Demi Mutu Infrastruktur

Sabtu, 18 Juli 2026 - 13:36 WIB

Langkah Nyata Pemkot Depok Ciptakan Lingkungan Belajar yang Aman dan Nyaman Bagi Siswa

Sabtu, 18 Juli 2026 - 13:29 WIB

Perbaikan Jalan H. Kenan Diapresiasi Warga RW 14 Bojongsari, Beraktivitas Semakin Mudah

Sabtu, 18 Juli 2026 - 13:22 WIB

Optimisme Supian Suri: Koperasi Depok Siap Melompat Lebih Jauh di Era Digital

Sabtu, 18 Juli 2026 - 11:11 WIB

Prioritaskan Keselamatan Warga, Kelurahan Pondok Cina Perketat Aturan Program Wisata Keberagaman

Jumat, 17 Juli 2026 - 23:11 WIB

DPRD Depok Setujui Raperda APBD 2025, Tekankan Evaluasi PAD dan Serapan Belanja

Jumat, 17 Juli 2026 - 23:10 WIB

DPRD Depok Apresiasi Respons Cepat Damkar Padamkan Kebakaran di TPA Cipayung

Jumat, 17 Juli 2026 - 23:05 WIB

Opsih di Sukatani Perkuat Gotong Royong Warga Wujudkan Lingkungan Bersih dan Sehat

Berita Terbaru