Sakit Mag Tak Kunjung Sembuh? Mungkin Ini Penyebabnya

- Reporter

Sabtu, 13 April 2019 - 11:13

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

 

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Siarandepok.com – Pada beberapa penderita sakit mag, sakit yang mereka alami kerap terjadi secara berulang dan tak kunjung sembuh. Bahkan usai mengonsumsi obat, rasa sakit ini bisa muncul kembali dalam jangka waktu tak lama.

Menurut dokter spesialis penyakit dalam konsultan gastroenterologi hepatologi, Hendra Nurjadin, infeksi bakteri Helicobacter pylori bisa saja menjadi penyebab di balik sakit mag yang tak sembuh.

“Dikasih obat tapi masih juga tetap sakit mag atau sakit magnya enggak sampai level sembuh total. Bahkan mungkin Anda sudah rajin minum obat. Kenapa, nih? Jangan-jangan ada infeksi bakteri Helicobacter pylori di lambung,” katanya.

Helicobacter pylori adalah bakteri negatif yang banyak ditemukan di dalam antrum pilorus – bagian yang memisahkan lambung dari duodenum (usus dua belas jari). Bakteri ini dikenal sebagai organisme patogen (jahat) yang menimbulkan gastritis kronis, ulkus peptikum (kerusakan lapisan otot saluran pencernaan), dan karsinoma gaster (kanker lambung).

Infeksi tersebut membuat penderita mag tidak sembuh atau menderita sakit mag berulang. Untuk memeriksa apakah ada infeksi bakteri Helicobacter pylori dites menggunakan Urea Breath Test (UBT).

UBT termasuk tes yang paling sederhana untuk melihat ada infeksi bakteri Helicobater pylori. Cara ini mendeteksi karbondioksida dalam napas setelah meminum tablet berupa reagen urea, yang mengandung karbon (C) radioaktif (reagen C-urea).

Kapsul dilarutkan ke dalam 100 cc air. Bila di dalam lambung terdapat urease yang dihasilkan oleh bakteri Helicobacter pylori. Urease tersebut akan menghidrolisis C radioaktif-urea menjadi karbondioksida (CO2) dan amoniak.

Gas CO2 yang telah dilabel selanjutnya lewat melalui aliran darah akan ke paru-paru. Gas itu dikeluarkan pada saat bernapas. Sampel napas diambil saat Anda meniup balon atau buih ke dalam botol yang berisi cairan.

“Jadi, kita berikan satu tablet untuk mengikat urea di dalam lambung. Nanti tablet akan diserap ke darah dan paru-paru. Setelah itu, akan kelihatan hasilnya,” Hendra melanjutkan.

Selain tes UBT, ada biopsi perut yang dilakukan. Upaya ini dilakukan dengan endoskopi untuk mengambil sampel jaringan dari perut dan usus dua belas jari. Sampel jaringan dites di laboratorium melihat, apakah sampel mengandung Helicobacter pylori atau tidak?

“Tes yang kedua dengan cara endoskopi. Lewat endoskopi, nanti kelihatan juga apakah ada luka di lambung juga. Luka bisa saja berkaitan dengan kanker (lambung),” ujar Hendra.

Penulis: Ardiansyah Septian

Editor: Faisal Nur Fatullah

 

<

Berita Terkait

Depok Berbenah: PKBM Primago Indonesia Depok Jadi Pionir Transformasi Pendidikan Kesetaraan
PKBM Primago Indonesia Kota Depok Siap Implementasikan Kurikulum Merdeka Setelah Mengikuti Bimtek
Mengenal Sosok Founder Dirgantara AIA Tour Travel Depok
Dibutuhkan Bimbingan Teknis Implementasi Pemenuhan dan Pengasuhan Hak Anak
Teladan KB Harus Siap Hadapi Tantangan Dunia Digital DP3AKB Jabar Terus Tingkatkan Kapasitas Teladan KB 
SMP Kemala Bhayangkari 2 Adakan Kegiatan Trip To Yogya 2024 Bersama Dirgantara AIA Tour Travel
Ada lagi….Tokoh pemuda Gandul elemen relawan Idris Mantap Dukung SS Jadi Walikota Depok
Duet Supian Suri dan Intan Fauzi Paket lengkap tuk Menangkan Hati Rakyat Kota Depok

Berita Terkait

Jumat, 14 Juni 2024 - 15:36

Depok Berbenah: PKBM Primago Indonesia Depok Jadi Pionir Transformasi Pendidikan Kesetaraan

Jumat, 14 Juni 2024 - 15:34

PKBM Primago Indonesia Kota Depok Siap Implementasikan Kurikulum Merdeka Setelah Mengikuti Bimtek

Jumat, 14 Juni 2024 - 15:30

Mengenal Sosok Founder Dirgantara AIA Tour Travel Depok

Jumat, 14 Juni 2024 - 15:21

Dibutuhkan Bimbingan Teknis Implementasi Pemenuhan dan Pengasuhan Hak Anak

Jumat, 14 Juni 2024 - 15:18

Teladan KB Harus Siap Hadapi Tantangan Dunia Digital DP3AKB Jabar Terus Tingkatkan Kapasitas Teladan KB 

Rabu, 12 Juni 2024 - 13:38

Ada lagi….Tokoh pemuda Gandul elemen relawan Idris Mantap Dukung SS Jadi Walikota Depok

Rabu, 12 Juni 2024 - 13:35

Duet Supian Suri dan Intan Fauzi Paket lengkap tuk Menangkan Hati Rakyat Kota Depok

Senin, 10 Juni 2024 - 19:29

Pilkada Depok Semakin Dinamis, Alumni Muda Gontor Dukung Supian Suri

Berita Terbaru