Tidur Dengan Posisi Menyamping ke Kanan Lebih Baik dari Tidur Telentang

- Reporter

Sabtu, 6 April 2019 - 20:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

 

Siarandepok.com – Tidur adalah waktu paling nyaman untuk melepaskan lelah setelah seharian beraktivitas. Biasanya jika sudah lelah, orang langsung tidur dalam posisi apa pun, dan posisi yang paling nyaman adalah telentang.

Meski terasa sangat nyaman, tidur dalam posisi telentang ternyata memiliki bahaya bagi kesehatan tubuh.
Tidur telentang ternyata membuat kita rawan mengalami sumbatan jalan nafas.

Gangguan tidur tersebut dapat menyebabkan obstructive sleep apnea (OSA), atau terhentinya aliran udara pernafasan selama 10-45 detik. Dalam medis sendiri, posisi tidur yang baik adalah menyamping bukan telentang.

Tidur menyamping ke kanan lebih dianjurkan ketimbang menyamping ke kiri karena cenderung tidak ada organ yang tertekan.Sementara jika tidur menyamping ke kiri berpotensi menekan jantung dan lambung.

Kalau jantung tertekan akan ada sumbatan aliran darah, jika lambung yang tertekan akan terjadi refluks, yaitu aliran gas yang naik ke atas.

Tapi bagaimana jika kita kerap berganti-ganti posisi ketika tidur? Kondisi seperti ini sangat wajar, biasanya tubuh sedang mencari posisi yang paling nyaman. Tetapi usahakan ketika awal ingin tidur buatlah posisi menyamping ke kanan.

Ketika kita sudah terbiasa tidur menyamping, refleks itu akan tetap dilakukan jika di tengah tidur tubuh kita telentang dan mengalami sumbatan jalan nafas.

Penulis : Inggiet Yoes
Editor : Muthia Dewi Safira

 

Berita Terkait

Pagu Anggaran 2027 Rp270 Triliun, BGN Buka Peluang Siswa SMA Tak Mendapat MBG Lagi
Nanik S Deyang Hindari Wartawan saat Ditanya Nasib Motor Listrik, Anas Urbaningrum: Sebaiknya Tidak Menghindar dari Pertanyaan Jurnalis
Akun BTN Jakim 2026 Banjir Kritikan Warganet, Desak Evaluasi soal Tim Medis saat Event Lari
Viral Ramai-ramai Curhatan Supplier, Mengaku Ogah jadi Pemasok MBG karena Permintaan Turunkan Harga dari SPPG
Kontroversi Pengelolaan Dana BOS di Sulsel: 326 Kepsek Diduga Kompak Ingin Mundur, namun Ditahan DPRD
DPR Mengapresiasi Langkah Baru Bank Indonesia Perkuat Rupiah
Studi PKJS-UI: Konsumsi Rokok Rumah Tangga Berisiko Mencederai Manfaat Program Makan Bergizi Gratis
Masjid Ummahatul Mu’minin, RW 03 Depok Pancoran Mas Kota DepokTebarkan Semangat Keikhlasan dan Kepedulian Melalui Penyembelihan 6 Sapi Kurban

Berita Terkait

Selasa, 16 Juni 2026 - 12:39 WIB

Pagu Anggaran 2027 Rp270 Triliun, BGN Buka Peluang Siswa SMA Tak Mendapat MBG Lagi

Selasa, 16 Juni 2026 - 12:38 WIB

Nanik S Deyang Hindari Wartawan saat Ditanya Nasib Motor Listrik, Anas Urbaningrum: Sebaiknya Tidak Menghindar dari Pertanyaan Jurnalis

Senin, 15 Juni 2026 - 11:50 WIB

Akun BTN Jakim 2026 Banjir Kritikan Warganet, Desak Evaluasi soal Tim Medis saat Event Lari

Senin, 15 Juni 2026 - 11:47 WIB

Viral Ramai-ramai Curhatan Supplier, Mengaku Ogah jadi Pemasok MBG karena Permintaan Turunkan Harga dari SPPG

Minggu, 14 Juni 2026 - 19:00 WIB

Kontroversi Pengelolaan Dana BOS di Sulsel: 326 Kepsek Diduga Kompak Ingin Mundur, namun Ditahan DPRD

Sabtu, 13 Juni 2026 - 12:00 WIB

Kelas Persiapan Masuk Gontor Bersama Pesantren Leadership Daarut Tarqiyah Primago Depok Tahun 2026

Sabtu, 13 Juni 2026 - 10:58 WIB

SMP Sumbangsih Pasar Minggu Jakarta Selatan Gelar Pelepasan Siswa Di Yogyakarta Tahun 2026

Kamis, 11 Juni 2026 - 11:44 WIB

Program Assesment Primago 2026, Kunci Mengetahui Kemauan dan Kemampuan Sang Buah Hati Sebelum Masuk Pesantren

Berita Terbaru