Mie Instan Menyebabkan Meningkatnya Hipertensi di Kalangan Anak Muda

- Reporter

Senin, 18 Maret 2019 - 18:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Siarandepok.com –  Mie instan adalah makanan yang sudah akrab didengar oleh orang Indonesia, terutama untuk anak muda. Karena kepraktisannya, mie instan menjadi faktor utama anak muda terlebih anak kos untuk mengonsumsinya. Konsumsi mie instan yang berlebihan pada generasi muda disebut sebagai salah satu faktor penyebab hipertensi.

“Tren hipertensi juga mulai meningkat di kalangan mahasiswa. Ada penelitian di suatu universitas yang menunjukkan, rata-rata anak kos mengonsumsi mie instan sebanyak 3 – 4 bungkus per harinya,” tutur Cut Putri Arianie, Direktur P2PTM Kemenkes RI.

Mie instan mengandung garam yang cukup tinggi. Dalam satu bungkus, jumlahnya sudah hampir melebihi batas konsumsi Gula, Garam, dan Lemak (GGL) per hari. Berlebihnya garam dapat memicu laju tekanan darah.

Hipertensi tidak hanya menyerang organ kardiovaskular seperti jantung dan pembuluh darah, melainkan ginjal. Tingginya tekanan darah dapat menurunkan fungsi ginjal tanpa kita sadari.

“Dalam satu ginjal ada 1 juta unit nefron, yakni serat-serat halus yang bekerja untuk menyaring darah. Tekanan darah tinggi dapat mengganggu fungsi nefron dan pembuluh darah ginjal sehingga proses filtrasi tidak optimal,” ujar Aida Lydia, Dokter Spesialis Penyakit Dalam Ginjal dan Hipertensi (dilansir dari merdeka.com).

Hipertensi ditandai dengan tekanan darah yang mencapai 140/90 mmHg atau lebih. Jika dibiarkan, ginjal akan mengalami penurunan fungsi dan memicu Penyakit Ginjal Kronis (PGK) atau gagal ginjal.

PGK hanya dapat diatasi dengan terapi pengganti ginjal seperti cuci darah (hemodialisis) hingga transplantasi ginjal yang tentunya tidak murah.

 

Penulis: Faisal Nur Fatullah

Berita Terkait

Pasanggiri Paduan Suara Puspa Swara Wanoja Sunda Resmi Dibuka, Bogor Jadi Tuan Rumah Babak Penyisihan Wilayah I
Lagi! Senat AS Gagal Batasi Wewenang Perang Donald Trump Terhadap Iran
Mendiktisaintek Pastikan Perlindungan bagi Korban Pelecehan Seksual di FH UI
Eks Kabais Singgung Aturan Pensiun Baru TNI Picu Penyiraman Air Keras
Trump Surati China Larang Pasok Iran Senjata, Apa Kata Xi Jinping?
Loker 30.000 Manajer Kopdes Merah Putih Dibuka, yang Lolos Jadi Pegawai BUM
Wawalkot Depok Dorong Solusi Fiskal dan Perkuat Dukungan Program Nasional di Forum REBOAN
Pemkot Depok Perluas Sekolah Gratis ke PAUD, 33 Lembaga Siap Digratiskan

Berita Terkait

Kamis, 16 April 2026 - 16:07 WIB

Pasanggiri Paduan Suara Puspa Swara Wanoja Sunda Resmi Dibuka, Bogor Jadi Tuan Rumah Babak Penyisihan Wilayah I

Kamis, 16 April 2026 - 12:40 WIB

Lagi! Senat AS Gagal Batasi Wewenang Perang Donald Trump Terhadap Iran

Kamis, 16 April 2026 - 12:33 WIB

Mendiktisaintek Pastikan Perlindungan bagi Korban Pelecehan Seksual di FH UI

Kamis, 16 April 2026 - 12:29 WIB

Eks Kabais Singgung Aturan Pensiun Baru TNI Picu Penyiraman Air Keras

Kamis, 16 April 2026 - 12:27 WIB

Trump Surati China Larang Pasok Iran Senjata, Apa Kata Xi Jinping?

Kamis, 16 April 2026 - 12:22 WIB

Wawalkot Depok Dorong Solusi Fiskal dan Perkuat Dukungan Program Nasional di Forum REBOAN

Kamis, 16 April 2026 - 12:20 WIB

Pemkot Depok Perluas Sekolah Gratis ke PAUD, 33 Lembaga Siap Digratiskan

Kamis, 16 April 2026 - 12:17 WIB

Penataan Kabel Udara di Serua Dipercepat, Target Rampung Jelang HUT ke-27 Kota Depok

Berita Terbaru