Sampah Plastik di Marunda Kepu Menumpuk

- Reporter

Sabtu, 2 Maret 2019 - 17:46

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Siarandepok.com – Sampah sedang menjadi perbincangan di Indonesia, karena di beberapa wilayah, sampah yang didiamkan telah menumpuk seperti gunung. Seperti salah satunya sampah plastik yang berada di Marunda, Cilincing, Jakarta Utara.

Menurut warga setempat, sampah-sampah itu sudah lama menumpuk dan tidak pernah diangkut oleh petugas terkait.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pantauan di lokasi, tumpukan sampah di kawasan Marunda Kepu berada di muara Kanal Banjir Timur (KBT). Ada banyak sampah yang menumpuk mulai dari ranting, eceng gondok, hingga plastik kemasan dan botol mineral.

Bahkan kondisinya sudah kering dan menjadi daratan karena saking lamanya tidak pernah diangkat petugas.

Seorang warga, mengatakan sampah-sampah itu menumpuk sudah berlangsung sejak lama. Hal tersebut bisa dibuktikan dari kondisi sampah yang menumpuk dan sudah menjadi seperti daratan.

“Sudah tahunan, nggak bisa dibendung sampahnya. Tiap hari ada saja (sampah),” ucap seorang warga, jumat (1/3).

Selama lima tahun tinggal di kawasan tersebut, warga mengaku tidak pernah melihat adanya petugas yang datang membersihkan sampah.

Alhasil sampah-sampah yang terbawa arus, menumpuk di pinggir KBT.

“Udah lima tahun tinggal, selama itu nggak pernah lihat (petugas). Baru kemarin aja (ada), itu dua hari lalu, yang orange-orange yang ngangkutin,” ucapnya.

Seorang warga lainna juga membenarkan kondisi itu.

Ia menyesalkan petugas yang selama ini tidak memperhatikan sampah-sampah yang memang sudah menumpuk dan meresahkan warga.

 

Penulis : Inggiet Yoes

Editor : Muthia Dewi Safira

 

<

Berita Terkait

Seminar Online Primago 2024 “Kata Siapa Alumni Pesantren Tidak Bisa Menjadi Dokter?
Kerja Keras Sang Ayah Banting tulang Demi Anak Bisa Kuliah
Seminar Online Primago 2024 “Anak Masuk Pesantren, Perlukah Orang Tua Belajar Bahasa Arab”
Amazing….Pemkab Bandung Borong 13 Penghargaan di peringatan HARGANAS Ke-31 Jawa Barat
Fun Walk With Family tutup Rangkaian Harganas ke-31 Tingkat Jawa Barat
Peringati HARGANAS, BKKBN Jawa Barat Sukses Gelar Anugerah Bangga Kencana dan Penggalangan Komitmen Mitra
Smpit Pesantren Nururrahman Adakan Workshop Penyusunan Perangkat Bahan Ajar Bersama Dr Awalludin & Irma Nurul Fatimah S.T
Awalnya Tak Mau Nyalon Bupati Nganjuk di Pilkada 2024, Gus Ibin Akhirnya dapat Restu Sang Bunda Maju

Berita Terkait

Selasa, 23 Juli 2024 - 16:54

Seminar Online Primago 2024 “Kata Siapa Alumni Pesantren Tidak Bisa Menjadi Dokter?

Selasa, 23 Juli 2024 - 14:41

Kerja Keras Sang Ayah Banting tulang Demi Anak Bisa Kuliah

Senin, 22 Juli 2024 - 20:53

Seminar Online Primago 2024 “Anak Masuk Pesantren, Perlukah Orang Tua Belajar Bahasa Arab”

Senin, 22 Juli 2024 - 20:50

Amazing….Pemkab Bandung Borong 13 Penghargaan di peringatan HARGANAS Ke-31 Jawa Barat

Senin, 22 Juli 2024 - 20:44

Fun Walk With Family tutup Rangkaian Harganas ke-31 Tingkat Jawa Barat

Sabtu, 20 Juli 2024 - 20:01

Smpit Pesantren Nururrahman Adakan Workshop Penyusunan Perangkat Bahan Ajar Bersama Dr Awalludin & Irma Nurul Fatimah S.T

Sabtu, 20 Juli 2024 - 19:46

Awalnya Tak Mau Nyalon Bupati Nganjuk di Pilkada 2024, Gus Ibin Akhirnya dapat Restu Sang Bunda Maju

Sabtu, 20 Juli 2024 - 15:44

Inspirasi Berpolitik dari Sang Guru

Berita Terbaru