Depok Miliki Potensi untuk Meningkatkan Perekonomian Lokal

- Reporter

Jumat, 1 Maret 2019 - 17:52 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Siarandepok.com – Kota Depok memiliki potensi cukup besar untuk meningkatkan perekonomian lokal. Hal itu terungkap dalam Forum Rencana Kerja (Renja) Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagin) Kota Depok, Rabu (27/2).

“Kota Depok mempunyai potensi meningkatkan perekonomian lokal yang dapat membantu pembangunan wilayah,” kata Asisten Ekonomi dan Pembangunan Sekretariat (Setda) Kota Depok, Ahmad Kafrawi.

Menurutnya, Disdagin Kota Depok harus dapat kembangkan bidang ekonomi, perdagangan perindustrian energi, dan sumber daya mineral yang memiliki potensi meningkatkan perekonomian lokal sehingga dapat membantu pembangunan wilayah.

“Ada tiga dimensi utama yang terdapat pada rencana strategi (restra) Disdagin yang bisa membantu meningkatkan perekonomian lokal di Depok. Diantaranya meningkatkan kinerja stakeholder, kinerja industri kreatif, tata kelola, dan kinerja lembaga,” jelas Kafrawi.

 

Dia menambahkan, harus ada terobosan baru di bidang perdagangan dan perindustrian, untuk meningkatkan ekonomi lokal di Kota Depok. Tentunya dengan peran seluruh stakeholder terkait di daerah.

“Kami ingin ada terobosan baru yang dapat melahirkan pembangunan daerah untuk meningkatkan ekonomi lokal dalam perspektif perdagangan dan perindustrian,” terang Kafrawi

Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Depok, Hardiono mengatakan, potensi ekonomi yang cukup menjanjikan dapat dikembangkan yakni ekonomi kreatif karena Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Kota Depok sebagian besar merupakan kontribusi dari ekonomi kreatif yang selama ini terus meningkat.

“Ekonomi kreatif sangat potensial untuk terus dikembangkan. Pada 2015, ekonomi kreatif mampu memberi sumbangsih sebesar 10,76 persen. Ada tiga sektor utama yang dominan terhadap peningkatan PDRB Kota Depok, yakni fesyen sebesar 40,38 persen, kerajinan sebesar 29,60 persen, dan kuliner sebesar 7,05 persen,” jelas Hardiono.

 

Penulis : Adista

Editor : Faisal Nur Fatullah

 

Berita Terkait

Prioritaskan Keselamatan Warga, Kelurahan Pondok Cina Perketat Aturan Program Wisata Keberagaman
Zuhud Modern: Kaya Boleh, Dunia di Tangan Jangan Sampai Masuk ke Hati
DPRD Depok Setujui Raperda APBD 2025, Tekankan Evaluasi PAD dan Serapan Belanja
DPRD Depok Apresiasi Respons Cepat Damkar Padamkan Kebakaran di TPA Cipayung
Opsih di Sukatani Perkuat Gotong Royong Warga Wujudkan Lingkungan Bersih dan Sehat
Pasca-Kebakaran, Wawalkot Depok Pastikan Kondisi TPA Cipayung Aman dari Titik Api Susulan
Dishub Pastikan Angkot Listrik Trayek D10A Depok Segera Beroperasi
Gali Potensi Global, BKSAP DPR RI Dorong Kota Depok Bersaing di Kancah Internasional

Berita Terkait

Sabtu, 18 Juli 2026 - 11:11 WIB

Prioritaskan Keselamatan Warga, Kelurahan Pondok Cina Perketat Aturan Program Wisata Keberagaman

Sabtu, 18 Juli 2026 - 10:58 WIB

Zuhud Modern: Kaya Boleh, Dunia di Tangan Jangan Sampai Masuk ke Hati

Jumat, 17 Juli 2026 - 23:11 WIB

DPRD Depok Setujui Raperda APBD 2025, Tekankan Evaluasi PAD dan Serapan Belanja

Jumat, 17 Juli 2026 - 23:10 WIB

DPRD Depok Apresiasi Respons Cepat Damkar Padamkan Kebakaran di TPA Cipayung

Jumat, 17 Juli 2026 - 23:05 WIB

Opsih di Sukatani Perkuat Gotong Royong Warga Wujudkan Lingkungan Bersih dan Sehat

Jumat, 17 Juli 2026 - 18:07 WIB

Dishub Pastikan Angkot Listrik Trayek D10A Depok Segera Beroperasi

Jumat, 17 Juli 2026 - 18:02 WIB

Gali Potensi Global, BKSAP DPR RI Dorong Kota Depok Bersaing di Kancah Internasional

Jumat, 17 Juli 2026 - 17:34 WIB

Polisi Periksa Sejumlah Saksi Terkait Kebakaran di TPA Cipayung

Berita Terbaru