Kecamatan Sawangan Tegaskan Dorong Terbentuknya Forum Anak Kelurahan

- Reporter

Senin, 18 Februari 2019 - 09:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kecamatan Sawangan turut mendorong pembentukan Forum Anak Kelurahan se-Kecamatan Sawangan. Hal tersebut sebagai upaya dalam percepatan daerah yang layak anak, mulai dari kelurahan, kecamatan hingga kota.

Sekretaris Kecamatan Sawangan, Dadi Rusmiadi menegaskan, Kecamatan Sawangan terus menggerakan anak-anak di wilayahnya untuk membentuk Forum Anak Kelurahan. Setelah terbentuk, akan ada struktur Forum Anak Kelurahan, yang bisa membantu kelurahan dalam menjalankan berbagai program Kota Layak Anak (KLA).

“Sosialisasi yang diadakan oleh Forum Anak Kecamatan Sawangan ini sangat bagus sekali, karena diharapkan akan terbentuk struktur Forum Anak Kelurahan,” ujar Dadi kepada depok.go.id, usai membuka Sosialisasi Pembentukan Forum Anak Tingkat Kelurahan, Senin (18/02/19).

Dadi menuturkan, Forum Anak Kelurahan juga harus mampu memahami lima klaster KLA. Diantaranya hak sipil dan kebebasan, lingkungan keluarga dan pengasuhan alternatif, kesehatan dasar dan kesejahteraan, pendidikan, pemanfaatan waktu luang dan kegiatan budaya serta perlindungan khusus bagi anak.

Dalam hal hak sipil dan kebebasan, lanjutnya, anak di Kecamatan Sawangan utamanya harus memiliki akta kelahiran. Sebab, akta kelahiran merupakan bukti awal kewarganegaraan dan identitas diri pertama yang dimiliki anak.

“Kami berharap dengan cikal bakal Forum Anak Kelurahan ini bisa lebih meningkatkan peran dan fungsi, serta kegiatan yang mendukung terwujudnya kelurahan, kecamatan dan kota yang layak bagi,” pungkasnya.

Berita Terkait

Pagu Anggaran 2027 Rp270 Triliun, BGN Buka Peluang Siswa SMA Tak Mendapat MBG Lagi
Nanik S Deyang Hindari Wartawan saat Ditanya Nasib Motor Listrik, Anas Urbaningrum: Sebaiknya Tidak Menghindar dari Pertanyaan Jurnalis
Akun BTN Jakim 2026 Banjir Kritikan Warganet, Desak Evaluasi soal Tim Medis saat Event Lari
Viral Ramai-ramai Curhatan Supplier, Mengaku Ogah jadi Pemasok MBG karena Permintaan Turunkan Harga dari SPPG
Kontroversi Pengelolaan Dana BOS di Sulsel: 326 Kepsek Diduga Kompak Ingin Mundur, namun Ditahan DPRD
DPR Mengapresiasi Langkah Baru Bank Indonesia Perkuat Rupiah
Studi PKJS-UI: Konsumsi Rokok Rumah Tangga Berisiko Mencederai Manfaat Program Makan Bergizi Gratis
Masjid Ummahatul Mu’minin, RW 03 Depok Pancoran Mas Kota DepokTebarkan Semangat Keikhlasan dan Kepedulian Melalui Penyembelihan 6 Sapi Kurban

Berita Terkait

Selasa, 16 Juni 2026 - 12:39 WIB

Pagu Anggaran 2027 Rp270 Triliun, BGN Buka Peluang Siswa SMA Tak Mendapat MBG Lagi

Selasa, 16 Juni 2026 - 12:38 WIB

Nanik S Deyang Hindari Wartawan saat Ditanya Nasib Motor Listrik, Anas Urbaningrum: Sebaiknya Tidak Menghindar dari Pertanyaan Jurnalis

Senin, 15 Juni 2026 - 11:50 WIB

Akun BTN Jakim 2026 Banjir Kritikan Warganet, Desak Evaluasi soal Tim Medis saat Event Lari

Senin, 15 Juni 2026 - 11:47 WIB

Viral Ramai-ramai Curhatan Supplier, Mengaku Ogah jadi Pemasok MBG karena Permintaan Turunkan Harga dari SPPG

Minggu, 14 Juni 2026 - 19:00 WIB

Kontroversi Pengelolaan Dana BOS di Sulsel: 326 Kepsek Diduga Kompak Ingin Mundur, namun Ditahan DPRD

Sabtu, 13 Juni 2026 - 12:00 WIB

Kelas Persiapan Masuk Gontor Bersama Pesantren Leadership Daarut Tarqiyah Primago Depok Tahun 2026

Sabtu, 13 Juni 2026 - 10:58 WIB

SMP Sumbangsih Pasar Minggu Jakarta Selatan Gelar Pelepasan Siswa Di Yogyakarta Tahun 2026

Kamis, 11 Juni 2026 - 11:44 WIB

Program Assesment Primago 2026, Kunci Mengetahui Kemauan dan Kemampuan Sang Buah Hati Sebelum Masuk Pesantren

Berita Terbaru