Bahayanya Gorengan Bagi Kesehatan

- Reporter

Sabtu, 9 Februari 2019 - 21:49

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Siarandepok.com – Gorengan merupakan makanan yang paling digemari oleh masyarakat Indonesia. Selain rasanya yang nikmat, gorengan juga memiliki varian yang berbeda-beda. Namun, banyak yang mengatakan bahwa terlalu seringnya mengonsumsi gorengan dapat menyebabkan timbulnya penyakit. Penyakit tersebut antara lain penyakit jantung, kolesterol tinggi, obesitas dan tekanan darah tinggi.

Salah satu yang menyebabkan bahayanya mengonsumsi gorengan adalah minyak yang digunakan untuk menggoreng. Minyak merupakan sumber lemak, satu sendok teh minyak goreng mengandung kurang lebih 50 kalori dan untuk gorengan membutuhkan minyak dengan jumlah yang banyak. Tidak hanya itu, krim, mentega dan margarin juga mengandung sumber lemak.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Selain itu mengonsumsi gorengan secara berlebih dapat membuat batuk dan sakit tenggorokan, hal ini di karenakan minyak yang digunakan secara berkali-kali, minyak kotor yang digunakan bisa menyebabkan infeksi pada saluran tenggorokan. Senyawa akreolin yang terbentuk karena pengendapan minyak goreng juga bisa membuat tenggorokan menjadi gatal, batuk-batuk dan sakit tenggorokan.

Kegemukan juga merupakan faktor  akibat seringnya memakan gorengan, karena gorengan mengandung banyak sekali lemak dari minyak yang digunakan untuk menggoreng.

Lemak memang diperlukan oleh tubuh supaya tetap sehat. Namun, makan makanan yang mengandung banyak lemak akan membuat lemak itu menumpuk. Akibatnya, berat badan naik secara drastis dan bisa menyebabkan kegemukan.

Kegemukan merupakan awal masuknya penyakit-penyakit lain, seperti penyakit jantung dan diabetes. Lemak tidak hanya bisa membuat gemuk, tapi juga bisa menyumbat pembuluh darah. Lemak, kolesterol, dan kalsium yang berlebihan di dalam tubuh akan menjadi satu dan membentuk plak. Plak inilah yang bisa menyumbat aliran darah di pembuluh darah.

 

Penulis : Nia Rusmiati Saputri

Editor: Muthia Dewi Safira

<

Berita Terkait

Seminar Online Primago 2024 “Peluang Beasiswa dan Jurus Jitu Masuk Unida Gontor
Calon Walikota Depok Supian Suri Sedang Trending, Difollow Bareng-Bareng
Ini dia rekor sejarah sepakbola dunia yang ditorehkan lamine yamal, Salah satunya pemain Termuda Dunia 
Gilanya Fans Sepakbola Copa Amerika, Apakah seperti Fans Sepakbola Indonesia? 
DPRD Gelar Rapat Paripurna Tuk Setujui Raperda Laporan Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2023
Seminar Online Primago 2024“Bagaimana Peran Orang Tua  Dalam Memondokkan Anaknya Di Pesantren
Bangun Potensi dan Karakter Santri, Pesantren Leadership Daarut Tarqiyah Primago adakan Pembukaan Kegiatan Ekstrakurikuler
1 Windu Berkiprah, Pesantren Leadership Daarut Tarqiyah Primago adakan Syukuran dan Seminar Online
Tag :

Berita Terkait

Jumat, 19 Juli 2024 - 12:48

Seminar Online Primago 2024 “Peluang Beasiswa dan Jurus Jitu Masuk Unida Gontor

Rabu, 17 Juli 2024 - 18:02

Calon Walikota Depok Supian Suri Sedang Trending, Difollow Bareng-Bareng

Rabu, 17 Juli 2024 - 05:52

Ini dia rekor sejarah sepakbola dunia yang ditorehkan lamine yamal, Salah satunya pemain Termuda Dunia 

Selasa, 16 Juli 2024 - 09:06

Gilanya Fans Sepakbola Copa Amerika, Apakah seperti Fans Sepakbola Indonesia? 

Selasa, 16 Juli 2024 - 08:59

DPRD Gelar Rapat Paripurna Tuk Setujui Raperda Laporan Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2023

Minggu, 14 Juli 2024 - 17:29

Bangun Potensi dan Karakter Santri, Pesantren Leadership Daarut Tarqiyah Primago adakan Pembukaan Kegiatan Ekstrakurikuler

Sabtu, 13 Juli 2024 - 17:16

1 Windu Berkiprah, Pesantren Leadership Daarut Tarqiyah Primago adakan Syukuran dan Seminar Online

Jumat, 12 Juli 2024 - 08:59

Peringati World Population Day, Fazar Ingatkan Peluang Sekaligus Tantangan Kependudukan Di Jawa Barat

Berita Terbaru