AS Akan Menjatuhkan Sanksi Kepada Negara Mana Pun Yang Mengimpor Minyak Iran

- Reporter

Jumat, 28 Juni 2019 - 22:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Siarandepok.com -Amerika Serikat akan menjatuhkan sanksi kepada negara mana pun yang mengimpor minyak Iran dan tidak ada pengecualian, kata utusan khusus AS untuk Iran, Jumat.

Presiden AS Donald Trump menargetkan Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei dan pejabat tinggi Iran lainnya dengan sanksi pada hari Senin, mengambil langkah yang belum pernah terjadi sebelumnya untuk meningkatkan tekanan terhadap Iran setelah Teheran menjatuhkan drone Amerika tak berawak pekan lalu.

“Kami akan menjatuhkan sanksi atas impor minyak mentah Iran,” kata Brian Hook ketika ditanya tentang penjualan minyak mentah Iran ke Asia, menambahkan bahwa Amerika Serikat akan melihat laporan minyak mentah Iran ke Cina.

“Saat ini tidak ada keringanan minyak,” kata Hook kepada wartawan di London. “Kami akan memberi sanksi atas pembelian ilegal minyak mentah Iran.”

Teheran telah menjual peningkatan volume produk petrokimia dengan harga di bawah harga pasar di negara-negara termasuk Brasil, Cina dan India sejak Amerika Serikat menerapkan kembali sanksi terhadap ekspor minyak Iran pada November, menurut laporan Reuters bulan ini.

“Iran memang memiliki sejarah menggunakan perusahaan depan untuk menghindari sanksi dan memperkaya rezim dan mendanai petualangan asingnya,” kata Hook, menambahkan bahwa Iran secara rutin melanggar hukum maritim untuk menyembunyikan ekspor minyaknya.

Tahun lalu, Trump menarik Amerika Serikat keluar dari kesepakatan multinasional di mana sanksi terhadap Iran dicabut dengan imbalan pembatasan terhadap program nuklirnya, diverifikasi oleh Badan Energi Atom Internasional (IAEA).

Washington sejak itu telah memberlakukan kembali sanksi keras terhadap Iran, yang bertujuan untuk memangkas penjualan minyak Republik Islam menjadi nol untuk memaksanya menegosiasikan kesepakatan yang lebih luas yang juga akan mencakup kemampuan rudal balistik dan pengaruh regional.

Iran ingin menjual minyaknya pada tingkat yang sama seperti sebelum Washington menarik diri dari perjanjian itu.

“Iran telah terlalu sering menolak diplomasi,” kata Hook. “Mereka harus menghentikan agenda sektarian ini untuk menciptakan koridor kekuasaan Syiah untuk mendominasi Timur Tengah.”

“Ini adalah rezim klerus yang ingin membentuk kembali Timur Tengah dalam citra – dan itu akan sangat menggoyahkan Timur Tengah untuk memiliki rezim mengikuti rezim teokratis Marxis yang sama,” tambahnya.

Source  : Reuters.com

Penulis : Hanna Dwi Fajrini

 

Berita Terkait

Pagu Anggaran 2027 Rp270 Triliun, BGN Buka Peluang Siswa SMA Tak Mendapat MBG Lagi
Nanik S Deyang Hindari Wartawan saat Ditanya Nasib Motor Listrik, Anas Urbaningrum: Sebaiknya Tidak Menghindar dari Pertanyaan Jurnalis
Akun BTN Jakim 2026 Banjir Kritikan Warganet, Desak Evaluasi soal Tim Medis saat Event Lari
Viral Ramai-ramai Curhatan Supplier, Mengaku Ogah jadi Pemasok MBG karena Permintaan Turunkan Harga dari SPPG
Kontroversi Pengelolaan Dana BOS di Sulsel: 326 Kepsek Diduga Kompak Ingin Mundur, namun Ditahan DPRD
DPR Mengapresiasi Langkah Baru Bank Indonesia Perkuat Rupiah
Studi PKJS-UI: Konsumsi Rokok Rumah Tangga Berisiko Mencederai Manfaat Program Makan Bergizi Gratis
Masjid Ummahatul Mu’minin, RW 03 Depok Pancoran Mas Kota DepokTebarkan Semangat Keikhlasan dan Kepedulian Melalui Penyembelihan 6 Sapi Kurban

Berita Terkait

Selasa, 16 Juni 2026 - 12:39 WIB

Pagu Anggaran 2027 Rp270 Triliun, BGN Buka Peluang Siswa SMA Tak Mendapat MBG Lagi

Selasa, 16 Juni 2026 - 12:38 WIB

Nanik S Deyang Hindari Wartawan saat Ditanya Nasib Motor Listrik, Anas Urbaningrum: Sebaiknya Tidak Menghindar dari Pertanyaan Jurnalis

Senin, 15 Juni 2026 - 11:50 WIB

Akun BTN Jakim 2026 Banjir Kritikan Warganet, Desak Evaluasi soal Tim Medis saat Event Lari

Senin, 15 Juni 2026 - 11:47 WIB

Viral Ramai-ramai Curhatan Supplier, Mengaku Ogah jadi Pemasok MBG karena Permintaan Turunkan Harga dari SPPG

Minggu, 14 Juni 2026 - 19:00 WIB

Kontroversi Pengelolaan Dana BOS di Sulsel: 326 Kepsek Diduga Kompak Ingin Mundur, namun Ditahan DPRD

Sabtu, 13 Juni 2026 - 12:00 WIB

Kelas Persiapan Masuk Gontor Bersama Pesantren Leadership Daarut Tarqiyah Primago Depok Tahun 2026

Sabtu, 13 Juni 2026 - 10:58 WIB

SMP Sumbangsih Pasar Minggu Jakarta Selatan Gelar Pelepasan Siswa Di Yogyakarta Tahun 2026

Kamis, 11 Juni 2026 - 11:44 WIB

Program Assesment Primago 2026, Kunci Mengetahui Kemauan dan Kemampuan Sang Buah Hati Sebelum Masuk Pesantren

Berita Terbaru