Meski Nikmat, Ternyata Ini Bahaya di Balik Kol Goreng

- Reporter

Rabu, 29 Mei 2019 - 11:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Siarandepok.com – Bagi kamu pecinta pecel lele, pasti gak asing sama yang namanya kol goreng. Lalapan yang satu disukai karena teksturnya renyah dan terasa nikmat banget. tidak heran kalau jadi primadona banyak orang.

Kol sebenarnya punya segudang manfaat bagi tubuh. Kol mengandung zat antikanker dan dapat menurunkan risiko kanker pada seseorang, karena mengandung senyawa sulforaphane. Ada juga kandungan apigenin yang dapat menurunkan ukuran kanker payudara.

Kol juga bermanfaat untuk kesehatan jantung, serta dapat meningkatkan kekebalan tubuh dan pencernaan. Namun ketika kol digoreng dengan suhu yang panas, ternyata justru menghasilkan beragam risiko bagi kesehatan tubuh, lho! Berikut alasannya:

1. Merusak nutrisi yang terkandung dalam kol

Makanan yang digoreng memang nikmat, tak terkecuali kol. Namun, proses penggorengan justru dapat menghancurkan beberapa jenis vitamin yang terkandung pada kol, seperti vitamin A, B, C, dan K.

Secara alamiah, beberapa jenis vitamin tersebut memang rentan rusak akibat pemanasan. Kalau sudah begini, kamu bukannya mendapatkan nutrisi dari kol, tapi justru mendapat racun. Kenapa? Cek poin selanjutnya deh.

2. Dapat memicu kanker

Menggoreng kol dengan suhu panas dan minyak yang telah digunakan berkali-kali akan membuat kol mengalami proses oksidasi, sehingga kandungan radikal bebasnya meningkat.

Selain itu, menggoreng kol terlalu lama juga akan merangsang munculnya senyawa amina heterosiklik yang bersifat karsinogenik. Senyawa inilah yang kemudian bisa menjadi pemicu kanker.

3. Dapat menyebabkan obesitas dan serangan jantung

Kol sebenarnya bermanfaat untuk kesehatan jantung karena tidak mengandung kolesterol dan lemak jenuh yang berbahaya. Namun ketika digoreng dengan suhu yang tinggi, kol akan menyerap sebagian minyak goreng. Kandungan lemak jenuh dan kolesterol dalam minyak goreng dapat menyebabkan gangguan kesehatan, seperti obesitas dan serangan jantung.

Nah, untuk mengakalinya, kamu bisa membuat kol goreng sendiri di rumah. Kamu bisa mengontrol suhu dan jenis minyak yang digunakan, sehingga dapat menekan senyawa karsinogenik pemicu kanker dan tidak terlalu merusak nutrisi yang ada pada kol.

Namun, lebih baik lagi jika kamu mengurangi konsumsi kol goreng dan menggantinya dengan kol segar.

Penulis: Mohammad Ibnu Ryandha

 

Berita Terkait

Aksi Plogging Mahasiswa UI dan RRD di CFD Margonda, Olahraga Sambil Rawat Lingkungan
PRIMAGEN Buka Stand di Festival Batu Akik KOOD Berbudaya, Hadirkan Edukasi Pemetaan Potensi Anak
Hujan Abu Diduga Erupsi Gunung Marapi Turun Saat Festival Musik di Bukittinggi
Mau Masuk Gontor 2027, Yuk ikuti Kegiatan Try Out Masuk Gontor 2027 Bersama Bimbel Primago
Gelar Kegiatan LDKS 2026, SMK Kebon Jeruk Jakbar Gandeng Dirgantara Outbond Training
PKBM PRIMAGO INDONESIA Raih 4 PIALA dan Menjadi Kontingen Terbaik di Ajang Gema Tunas PKBM V Se Jawa Barat Tahun 2026
Petugas Pajak Sering Hadapi Penolakan Warga, Sosialisasi Jadi Kunci Penelusuran di Depok
Kejar Pajak di Tengah Tantangan Warga, Petugas Penelusur Sumbang PAD Rp6,5 Miliar

Berita Terkait

Kamis, 1 Oktober 2026 - 00:41 WIB

Targetkan Posisi 10 Besar, Kontingen Depok Patok 30 Emas di Porprov XV Jabar 2026

Kamis, 1 Oktober 2026 - 00:39 WIB

Dapat Bantuan Perahu dan Dayung PGN, FAJI Depok Optimistis Rebut 4 Emas Porprov Jabar 2026

Kamis, 1 Oktober 2026 - 00:37 WIB

Edukasi Keselamatan Berlalu Lintas, Pelajar SDN Anyelir 1 Depok Diajak Tertib Sejak Dini

Kamis, 1 Oktober 2026 - 00:33 WIB

Perbaikan Venue Porprov Jabar 2026 di Depok Ditargetkan Rampung Pertengahan Oktober

Kamis, 1 Oktober 2026 - 00:30 WIB

Jelang Porprov XV Jabar, Pemkot Depok Jadwalkan Pelepasan Kontingen pada 23 Oktober

Rabu, 30 September 2026 - 18:40 WIB

Pekerjaan Sodetan Jalan Cinere Raya ke South City Mulai Dikerjakan

Rabu, 30 September 2026 - 18:35 WIB

Jelang Bubaran CFD Margonda, Antrean Kendaraan Mulai Memular Jalur Protokol Depok

Rabu, 30 September 2026 - 18:25 WIB

Damkar Depok Evakuasi Ular dan Sarang Tawon dalam Sehari

Berita Terbaru