Apakah Berbahaya Mencampur Mie Instan dengan Bumbunya saat Dimasak?

- Reporter

Sabtu, 30 Maret 2019 - 08:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Siarandepok.com – Mie instan sepertinya sudah menjadi makanan favorit masyarakat Indonesia. Selain cara membuatnya yang sangat praktis, mie instan di Indonesia juga terkenal dengan rasa yang menggiurkan.

Banyak cara yang dilakukan masyarakat untuk membuat mie instan itu sendiri, termasuk dengan langsung mencampurkan bumbu ke dalam mie yang sedang dimasak. Akan tetapi, apakah boleh mencampurkan bumbu dengan mie yang sedang dimasak?

Banyak artikel yang mengatakan bahwa bumbu yang dimasukan langsung dengan mie yang sedang dimasak akan menyebabkan kanker. Menurut penilitian dari pakar nutrisi Indonesia, Jansen Ongko, M.Sc, RD dalam sebuah pendapat ia mengatakan bahwa hal tersebut tidak sepenuhnya benar.

“Hal tersebut tidak sepenuhnya benar. Dikatakan, MSG jika dimasak di atas suhu 120 derajat celcius akan berpotensi menjadi karsinogen alias pencetus kanker, padahal titik didih air hanya 100 derajat celsius, sehingga tidak mungkin memasak mi pada suhu 120 derajat celcius. Kecuali menggunakan minyak yang titik didihnya mencapai 200 derajat celcius.” katanya.

Ia juga mengatakan bahwa MSG adalah garam natrium dari asam amino yang berupa glutamat. Glutamat adalah asam yang paling banyak terdapat di alam. Glutamat ini ditemukan hampir di semua makanan.

Banyak orang yang mengatakan bahwa mencegah dan menjaga kesehatan lebih baik dari pada mengobati. Maka dari itu, ada baiknya masak mie instan sesuai dengan petunjuk yang disarankan, di mana dalam petunjuk tersebut menjelaskan bahwa bumbu tidak dicampur langsung ke dalam mie yang sedang dimasak. Bumbu diletakkan secara terpisah pada mangkuk yang akan disajikan.

 

Penulis: Inggiet Yoes

Editor: Faisal Nur Fatullah

 

Berita Terkait

Pagu Anggaran 2027 Rp270 Triliun, BGN Buka Peluang Siswa SMA Tak Mendapat MBG Lagi
Nanik S Deyang Hindari Wartawan saat Ditanya Nasib Motor Listrik, Anas Urbaningrum: Sebaiknya Tidak Menghindar dari Pertanyaan Jurnalis
Akun BTN Jakim 2026 Banjir Kritikan Warganet, Desak Evaluasi soal Tim Medis saat Event Lari
Viral Ramai-ramai Curhatan Supplier, Mengaku Ogah jadi Pemasok MBG karena Permintaan Turunkan Harga dari SPPG
Kontroversi Pengelolaan Dana BOS di Sulsel: 326 Kepsek Diduga Kompak Ingin Mundur, namun Ditahan DPRD
DPR Mengapresiasi Langkah Baru Bank Indonesia Perkuat Rupiah
Studi PKJS-UI: Konsumsi Rokok Rumah Tangga Berisiko Mencederai Manfaat Program Makan Bergizi Gratis
Masjid Ummahatul Mu’minin, RW 03 Depok Pancoran Mas Kota DepokTebarkan Semangat Keikhlasan dan Kepedulian Melalui Penyembelihan 6 Sapi Kurban

Berita Terkait

Selasa, 16 Juni 2026 - 12:39 WIB

Pagu Anggaran 2027 Rp270 Triliun, BGN Buka Peluang Siswa SMA Tak Mendapat MBG Lagi

Selasa, 16 Juni 2026 - 12:38 WIB

Nanik S Deyang Hindari Wartawan saat Ditanya Nasib Motor Listrik, Anas Urbaningrum: Sebaiknya Tidak Menghindar dari Pertanyaan Jurnalis

Senin, 15 Juni 2026 - 11:50 WIB

Akun BTN Jakim 2026 Banjir Kritikan Warganet, Desak Evaluasi soal Tim Medis saat Event Lari

Senin, 15 Juni 2026 - 11:47 WIB

Viral Ramai-ramai Curhatan Supplier, Mengaku Ogah jadi Pemasok MBG karena Permintaan Turunkan Harga dari SPPG

Minggu, 14 Juni 2026 - 19:00 WIB

Kontroversi Pengelolaan Dana BOS di Sulsel: 326 Kepsek Diduga Kompak Ingin Mundur, namun Ditahan DPRD

Sabtu, 13 Juni 2026 - 12:00 WIB

Kelas Persiapan Masuk Gontor Bersama Pesantren Leadership Daarut Tarqiyah Primago Depok Tahun 2026

Sabtu, 13 Juni 2026 - 10:58 WIB

SMP Sumbangsih Pasar Minggu Jakarta Selatan Gelar Pelepasan Siswa Di Yogyakarta Tahun 2026

Kamis, 11 Juni 2026 - 11:44 WIB

Program Assesment Primago 2026, Kunci Mengetahui Kemauan dan Kemampuan Sang Buah Hati Sebelum Masuk Pesantren

Berita Terbaru