Akibat Kebakaran Hutan, Kota Rengat di Riau Dikepung Asap

- Reporter

Kamis, 21 Maret 2019 - 16:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Siarandepok.com – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Riau kian meluas. Imbasnya Rengat, ibu kota Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu), dikepung asap.

Sudah berjalan sepekan ini, Kota Rengat diselimuti asap imbas dari karhutla. Kondisi asap kadang sangat pekat dan kadang menipis.

“Kemarin asap sangat pekat sekali. Jarak pandang di bawah 500 meter saja saat pagi hari. Sudah sepekan ini kami rasakan menghirup udara berbau asap kebakaran lahan,” kata Indra Saputra (30), seorang warga Rengat, Kamis (21/3/2019).

Namun, imbuh Indra, hari ini asap sedikit menipis dibanding hari sebelumnya. Ini karena kemarin sore ada hujan di sebagian wilayah Inhu.

“Pagi ini masih tetap diselimuti asap, tapi tipislah. Ini karena kemarin sore ada hujan, kalau tidak, ya, mungkin asap semakin pekat,” kata Indra.

Walau Kota Rengat dikepung asap, aktivitas masyarakat tetap berjalan normal. Sekolah pun belum ada yang diliburkan.

“Anak saya masih sekolah, walau beberapa hari dikepung asap di tempat kami ini,” kata Yudiansyah, warga lainnya.

Masyarakat di Kabupaten Inhu berharap kebakaran lahan dan hutan bisa segera dipadamkan. Jika kebakaran masih tetap berlanjut, tidak tertutup kemungkinan asap pekat akan kembali menyelimuti.

“Ini bersyukur saja kepada Allah SWT ada turun hujan. Kalau tidak, mungkin kebakaran akan semakin meluas dan asap akan semakin pekat,” kata Yudi.

Data dari Satgas Karhutla Riau, kebakaran di Inhu terjadi di beberapa titik. Di antaranya di Kecamatan Rengat. Sudah enam hari tim Satgas di sana melakukan pemadaman. Luasan kebakaran di Inhu diperkirakan lebih dari 50 hektare.

“Tim masih fokus melakukan pemadaman di titik api yang muncul di sebelah utara. Untuk saat ini, penambahan luasan kebakaran belum bisa diprediksi karena masih tertutup asap yang tebal yang mengarah ke kawasan Suaka Margasatwa Kerumutan,” kata Kepala BPBD Riau Edwar Sanger.

 

Penulis : Muthia Dewi Safira

Berita Terkait

Peringati World Lake Day 2026, Pemkot Depok Tegaskan Larangan Mengeruk Danau untuk Perumahan
Momentum Perjalanan 10 Tahun Primago, Lahir Wadah Ikatan Keluarga Alumni Primago (IKAGO) Tahun 2026
Pesantren Leadership Daarut Tarqiyah Primago Sukses Gelar Reuni Akbar Alumni 2026 di Pesona Square Mall Depok
Optimalkan Potensi Sumber Kesejahteraan Sosial, Dinsos Kota Depok Dorong Delapan Pilar Sosial Jadi Penggerak Kemandirian Warga
PKBM Primago Indonesia Kota Depok Hadirkan Sekolah Fleksibel Wujudkan Masa Depan Gemilang
Atasi Pendangkalan dan Pencemaran Situ Bahar, DLHK Depok Siapkan Langkah Penanganan
Cing Ikah Ajak Semua Pihak Wujudkan Zero Anak Tidak Sekolah di Depok
Masuk Desil 6, Keluarga Buruh Jakarta Berharap Anaknya Tetap Bisa Terima KJMU

Berita Terkait

Kamis, 27 Agustus 2026 - 20:24 WIB

Pesantren Leadership Daarut Tarqiyah Primago Sukses Gelar Reuni Akbar Alumni 2026 di Pesona Square Mall Depok

Rabu, 26 Agustus 2026 - 20:42 WIB

Butuh Layanan Cepat? Layanan Adminduk De’ Geplak Hadir di D’Mall Akhir Pekan Ini

Rabu, 26 Agustus 2026 - 20:38 WIB

Tebar Jala Calon Pekerja, Pemkot Depok Gelar Walk in Interview Bersama BTPN Syariah

Rabu, 26 Agustus 2026 - 19:05 WIB

Wakili Kota Depok, Kampung Pancasila Depok Jaya Dinilai Tim Tingkat Nasional

Rabu, 26 Agustus 2026 - 18:55 WIB

Viral Mobil Pikap Buang Limbah Aki di Mampang, DLHK Depok Pastikan Usut Tuntas Pelaku

Rabu, 26 Agustus 2026 - 18:41 WIB

Optimalkan Potensi Sumber Kesejahteraan Sosial, Dinsos Kota Depok Dorong Delapan Pilar Sosial Jadi Penggerak Kemandirian Warga

Selasa, 25 Agustus 2026 - 16:29 WIB

Banggar DPRD Depok Restui KUA-PPAS 2027, Dorong Infrastruktur dan Transportasi Publik

Selasa, 25 Agustus 2026 - 16:22 WIB

Sepakati KUA-PPAS 2027, Pemkot dan DPRD Depok Prioritaskan Penanganan Kemacetan

Berita Terbaru