
SIARANDEPOK.COM – Wali Kota Depok, Supian Suri mengajak seluruh kader Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) di wilayahnya untuk terlibat aktif dalam mengawal program pendidikan anak, sebagaimana dilansir dari portal resmi berita.depok.go.id. Langkah ini dinilai sangat strategis untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) sejak usia dini di Kota Depok. Imbauan tersebut disampaikan dalam acara peringatan Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK ke-54 Tingkat Kota Depok yang digelar di Alun-alun Timur, Grand Depok City (GDC).
Acara peringatan yang berlangsung pada Sabtu (17/10/2026) tersebut dihadiri oleh tidak kurang dari 1.300 kader PKK se-Kota Depok. Dalam kesempatan itu, Wali Kota menekankan pentingnya sinergi antara Pemkot Depok dan jajaran kader PKK hingga tingkat lingkungan terdepan. Kehadiran para kader diharapkan dapat memperkuat pengawasan terhadap keberlangsungan pendidikan anak-anak.
Saat ini, Pemerintah Kota Depok telah membiayai program Rintisan Sekolah Swasta Gratis (RSSG) yang mencakup 22 PAUD dan 52 SMP swasta. Supian Suri menginstruksikan para kader PKK agar sigap memantau wilayah masing-masing supaya tidak ada anak yang terancam putus sekolah. “Saat ini Pemerintah Kota (Pemkot) Depok bekerja sama dengan 22 RSSG PAUD dan 52 RSSG jenjang SMP yang pembiayaannya didanai oleh Pemkot Depok. Kami minta agar kader memantau di wilayah masing-masing, jangan sampai ada siswa yang putus sekolah,” ujarnya.
Bentuk komitmen Pemkot Depok terhadap sektor pendidikan anak usia dini juga diwujudkan melalui pengalokasian dana operasional lembaga. Setiap satuan PAUD di Kota Depok mendapatkan bantuan biaya operasional sebesar Rp6 juta per tahun. Tercatat ada sekitar 1.200 PAUD yang menerima alokasi bantuan operasional tersebut.
Selain bantuan operasional untuk sekolah, pemerintah daerah juga memberikan insentif tambahan sebesar Rp200 ribu per orang setiap bulannya bagi para tenaga pendidik. Alokasi dana tambahan ini disalurkan kepada lebih dari 6.000 guru TK dan Raudhatul Athfal (RA) di seluruh Kota Depok. Langkah ini diharapkan dapat mendorong terciptanya pelayanan pendidikan yang semakin baik.
Di akhir pernyataannya, Supian menyampaikan harapannya agar dukungan dari kader PKK terus mengalir dalam mencetak generasi penerus yang unggul. “Untuk itu, dukungan dari kader PKK juga sangat kami nantikan. Dengan harapan, kita bisa melahirkan generasi bangsa terbaik melalui investasi pendidikan,” pungkasnya.














