

SIARAN DEPOK – Sejumlah pengguna WhatsApp mendadak mengeluhkan akun mereka terblokir secara massal dan tidak dapat digunakan untuk bertukar pesan. Menanggapi gangguan tersebut, Meta selaku induk perusahaan WhatsApp mengonfirmasi bahwa masalah ini terjadi akibat adanya kesalahan teknis pada sistem mereka.
Keluhan bermula ketika para pengguna terdampak mengunggah tangkapan layar di media sosial yang memperlihatkan status akun mereka sedang berada dalam tahap tinjauan (review). Selama masa peninjauan tersebut, akses pengguna ke aplikasi pesan singkat ini terhenti sementara.
Melalui notifikasi di dalam aplikasi, pihak WhatsApp menjelaskan bahwa peninjauan dilakukan terhadap aktivitas akun dan informasi perangkat untuk memastikan seluruh pengguna mematuhi ketentuan layanan. Perusahaan juga menyampaikan bahwa hasil peninjauan akan diberitahukan dalam kurun waktu 24 jam.
Meskipun membenarkan adanya kendala teknis, Meta tidak membeberkan perincian mengenai pemicu utama kesalahan sistem tersebut. Selain itu, perusahaan juga tidak mempublikasikan daftar wilayah atau negara mana saja yang terdampak insiden ini.
Juru bicara Meta mengungkapkan bahwa sistem keamanan mereka secara rutin memblokir akun-akun yang terindikasi melanggar aturan demi menjaga keamanan para pengguna lain. Namun, ia mengakui bahwa kekeliruan sistem sesekali dapat terjadi dan timnya berupaya memperbaiki kesalahan tersebut secepat mungkin.
Meta memastikan telah mengambil langkah perbaikan dan mulai memulihkan akun-akun yang sempat terdampak agar pengguna dapat kembali berkomunikasi secara normal.
Sumber Berita: CNBC Indonesia (5 Agustus 2026)















