

Pemerintah Kota Depok akhirnya resmi memulai proyek pembangunan fisik Gedung Rumah Kreatif Anak Istimewa (RKAI). Fasilitas yang dinanti-nanti ini didirikan di atas lahan bekas bangunan Sekolah Dasar Negeri (SDN) Pondok Cina 1, yang terletak di kawasan strategis Jalan Margonda Raya, Kecamatan Beji. Langkah awal pengerjaan ini ditandai dengan pembongkaran struktur bangunan lama yang sebelumnya berdiri di area tersebut.
Sebelum alat berat diturunkan ke lapangan, pihak Dinas Perumahan dan Permukiman (Disrumkim) bersama Dinas Sosial Kota Depok terlebih dahulu menggelar forum sosialisasi bersama masyarakat setempat. Langkah persuasif ini sengaja diambil guna menyamakan persepsi, memaparkan linimasa proyek, serta mengantisipasi dampak lingkungan yang mungkin muncul selama proses konstruksi berlangsung.
Pertemuan yang diadakan di Aula Kantor Kelurahan Pondok Cina tersebut membuahkan hasil positif. Warga setempat beserta para tokoh masyarakat memberikan lampu hijau dan mendukung penuh proyek ini. Suasana dialog berjalan kondusif karena masyarakat menyadari pentingnya kehadiran fasilitas inklusif bagi anak-anak berkebutuhan khusus di kota mereka.
Meski demikian, warga tetap menyampaikan beberapa catatan penting kepada pihak pelaksana proyek. Beberapa di antaranya adalah usulan agar akses jalan menuju lokasi diperlebar demi memudahkan mobil pemadam kebakaran jika terjadi darurat. Selain itu, warga meminta jaminan dari pihak kontraktor untuk bertanggung jawab penuh apabila aktivitas proyek memicu kerusakan pada fasilitas umum maupun pemukiman sekitar.
Proyek yang menelan anggaran daerah senilai lebih dari 17 miliar rupiah ini ditargetkan bisa rampung sepenuhnya pada pertengahan Desember 2026. Pemerintah Kota Depok menaruh harapan besar agar RKAI ini kelak dapat menjadi pusat pelatihan keterampilan praktis. Fasilitas ini dirancang untuk membekali anak-anak istimewa dengan kemampuan nyata agar mereka bisa hidup lebih mandiri di masa depan.
Melalui pendekatan yang inklusif dan koordinasi yang matang, dimulainya pembangunan fisik ini diharapkan dapat berjalan lancar tanpa hambatan berarti. Kolaborasi yang apik antara komitmen pemerintah daerah dan restu dari masyarakat sekitar menjadi modal utama dalam mewujudkan ruang ramah disabilitas yang representatif di Kota Depok.
Sumber Berita: JurnalDepok.id














