



Siarandepok.com – DEPOK – Arus lalu lintas di kawasan Jalan Ir. Juanda, Kota Depok, Jawa Barat, sempat mengalami hambatan dan kemacetan pada Kamis (25/6/2026). Kondisi ini terjadi menyusul adanya langkah tegas dari petugas gabungan yang melakukan pembongkaran besar-besaran terhadap sejumlah bangunan liar di sepanjang jalur tersebut.
Aksi penertiban yang menyasar kedua sisi Jalan Juanda ini melibatkan sedikitnya 265 personel gabungan. Tim yang diterjunkan terdiri dari anggota Satpol PP Kota Depok, TNI, Polri, Subdenpom, Subgarnisun, hingga jajaran aparat dari tingkat kecamatan dan kelurahan. Guna mempercepat jalannya proses pembongkaran, petugas di lapangan juga mengerahkan alat berat berupa ekskavator.
Berdasarkan pantauan di lokasi, bangunan yang menjadi sasaran pembongkaran cukup beragam, mulai dari toko kayu, tempat tinggal temporer, hingga rumah toko (ruko). Di tengah deru mesin alat berat, sejumlah warga dan pemilik bangunan terlihat pasrah sembari bergegas menyelamatkan barang-barang berharga mereka agar tidak tertimbun reruntuhan materiil.
Kepala Satpol PP Kota Depok, Dede Hidayat, menjelaskan bahwa operasi ini difokuskan pada area right of way (ROW) atau jalur pipa gas milik PT Pertamina Gas. Menurutnya, langkah ini merupakan bentuk penegakan hukum berdasarkan Peraturan Daerah (Perda) Nomor 5 Tahun 2022 tentang Penyelenggaraan Ketentraman Masyarakat dan Ketertiban Umum serta Perlindungan Masyarakat.
Dede juga menegaskan bahwa pembongkaran paksa ini diambil sebagai bentuk sanksi administratif terakhir bagi para pelanggar perda. Sebelum tindakan tegas ini dilakukan, pihak pemerintah kota sejatinya telah memberikan waktu dan tahapan sosialisasi yang cukup melalui surat imbauan resmi, namun sayangnya tidak diindahkan oleh warga setempat.
Secara keseluruhan, operasi pembersihan yang membagi fokus tim dari area Jalan Pelni hingga Situ Pangarengan, serta dari Situ Pangarengan menuju Pasar Kambing ini, berjalan dengan aman dan kondusif. Meski sempat memicu antrean kendaraan yang cukup panjang akibat proses evakuasi material, arus lalu lintas berangsur normal kembali setelah petugas menyelesaikan pembersihan jalur.













