Menuju HUT ke-81 RI: Saat Rakyat Menentukan Sendiri Simbol Kemerdekaannya

- Reporter

Kamis, 25 Juni 2026 - 18:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Siarandepok.com – JAKARTA — Untuk pertama kalinya dalam sejarah, masyarakat Indonesia diberikan ruang penuh untuk memilih langsung desain logo resmi Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia. Kebijakan ini merupakan arahan langsung dari Presiden Prabowo Subianto yang menginginkan agar pesta kemerdekaan tidak sekadar menjadi seremonial milik pemerintah, melainkan menjadi milik seluruh lapisan rakyat Indonesia.

Menteri Ekonomi Kreatif, Teuku Riefky Harsya, menjelaskan di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta pada Rabu (24/6/2026) bahwa keterlibatan publik ini sangat krusial. Melalui mekanisme polling terbuka, pemerintah berharap masyarakat tidak hanya menjadi penonton, melainkan memiliki rasa kepemilikan yang mendalam terhadap lambang negara yang akan mewakili identitas bangsa pada perayaan nanti.

Sebelum sampai ke tangan publik, proses panjang telah dilalui secara profesional oleh Kementerian Ekonomi Kreatif bersama Asosiasi Desainer Grafis Indonesia (ADGI). Dari total 124 desainer talenta kreatif nasional yang mendaftar, panitia berhasil menyaring dan mengurasi karya-karya tersebut hingga menyisakan 5 kandidat desain logo terbaik untuk diuji di hadapan masyarakat.

Kelima finalis terpilih tersebut membawa cerita dan filosofinya masing-masing dari berbagai sudut nusantara. Mulai dari karya David Wirawan asal Surakarta dengan konsep ‘8 Harapan 1 Tujuan’, Fajar Novario dari Padang, Kanda Putra asal Denpasar, Rizkiawan dari Malang, hingga Tiffany Djohan dari Batam yang mengusung tema demokrasi dan kemandirian bangsa.

Wakil Menteri Sekretaris Negara, Juri Ardiantoro, menambahkan bahwa logo yang terpilih nantinya akan menyatu dengan tema besar HUT ke-81 RI, yaitu “Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur”. Suara rakyat dalam polling ini dinilai menjadi cerminan awal dari semangat gotong royong dan kebebasan berpendapat yang hidup di tengah masyarakat yang beragam.

Jajak pendapat atau polling publik ini dibuka secara resmi sejak tanggal 24 hingga 28 Juni 2026 melalui situs resmi logohutri.istanapresiden.go.id. Melalui platform tersebut, pemerintah mengajak seluruh rakyat Indonesia untuk meluangkan waktu sejenak, melihat filosofi mendalam di balik setiap coretan, dan ikut menentukan wajah visual kemerdekaan Indonesia.

Berita Terkait

Masuk Desil 6, Keluarga Buruh Jakarta Berharap Anaknya Tetap Bisa Terima KJMU
Supian Suri Dorong Kadin Depok Terus Bersinergi Perkuat Ekonomi Daerah
Demokrat Depok Gelar Lomba Rakyat, Lanjutkan Bakti Sosial dan Donor Darah
Pemkot Depok Siapkan Pompa Air untuk Kurangi Banjir di Taman Duta
Supian Suri Tegaskan Penyaluran Bantuan Gempa NTT Bersama Dedi Mulyadi Bukan Settingan
Malam Puncak HUT ke-81 RI di Depok, Chandra Ajak Warga Doakan Korban Bencana
Wawalkot Chandra Rahmansyah Ajak Warga Sawangan Kompak Bangun Kota Depok
Semarak HUT ke-81 RI, Demokrat Depok Gelar Lomba Rakyat Bersama Masyarakat

Berita Terkait

Senin, 24 Agustus 2026 - 14:11 WIB

Supian Suri Dorong Kadin Depok Terus Bersinergi Perkuat Ekonomi Daerah

Senin, 24 Agustus 2026 - 14:08 WIB

Demokrat Depok Gelar Lomba Rakyat, Lanjutkan Bakti Sosial dan Donor Darah

Senin, 24 Agustus 2026 - 14:05 WIB

Pemkot Depok Siapkan Pompa Air untuk Kurangi Banjir di Taman Duta

Senin, 24 Agustus 2026 - 14:02 WIB

Supian Suri Tegaskan Penyaluran Bantuan Gempa NTT Bersama Dedi Mulyadi Bukan Settingan

Minggu, 23 Agustus 2026 - 22:01 WIB

Wawalkot Chandra Rahmansyah Ajak Warga Sawangan Kompak Bangun Kota Depok

Minggu, 23 Agustus 2026 - 16:32 WIB

Semarak HUT ke-81 RI, Demokrat Depok Gelar Lomba Rakyat Bersama Masyarakat

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 15:33 WIB

Hadiri Wisuda UI 2026, Kapolres Metro Depok Minta Wisudawan Beri Kontribusi Nyata untuk Masyarakat

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 15:27 WIB

Wawalkot Depok Ajak Warga Jadikan Ngaji Al-Hikam Ajang Introspeksi Diri

Berita Terbaru