- Reporter

Sabtu, 21 September 2024 - 15:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Siarandepok.com – Pasar tradisional yang ada di Kota Depok perlu penataan sehingga menjadi aman dan nyaman. Bakal Calon Wakil Wali Kota Depok, Chandra Rahmansyah mengatakan itu saat melaksanakan gerebek pasar salah satunya Pasar Musi, Kecamatan Sukmajaya.

“Saat kami berdialog dengan pedagang banyak yang mengeluh, keluhan yang kami terima bahwa di sini terlihat pasar itu masih sangat perlu penataan,” katanya.

Tak hanya itu, para pedagang juga mengeluhkan masalah banjir, kemudian kondisi di dalam yang sepi dan akses jalan sempit.

“Jadi kalau menurut saya sih pertama kita perlu yang namanya penataan pasar, dimana fungsi jalan itu juga dikembalikan pada fungsinya, teman-teman yang berdagang di pinggir jalan itu tetap harus kita berikan ruang usaha ya, bukan diusir,” ujarnya.

Selain itu, sambungnya, para pedagang juga harus diberikan ruang usaha dalam konteks dengan semangat penataan pasar.

“Jadi kalau pasar tertata kita bikin area publiknya, area pasarnya tertata, sehingga semua nanti bisa kita pikiran bahwa bagaimana titik-titik atau spot-spot di pasar ini tidak sepi, gitu loh,” paparnya.

Dia menilai, agar daya beli meningkat, maka Pasar Musi harus bisa dilalui oleh transportasi publik.

“Nah yang kedua tadi, pasar bisa tertata dengan baik, sehingga juga nanti enggak ada spot-spot yang orang akan jarang ke sana, malas ke sana, kosong kayak gitu. Itu tergantung masalah penataan saja,” tuturnya.

Pelaksanaan grebek pasar bersama teman-temannya tak lain untuk memberitahu kepada publik bahwa pasar ini memegang peran yang sangat vital dalam berjalannya perekonomian di Kota Depok,

Dia menegaskan, bahwa dirinya bersama Calon Wali Kota Depok, Supian Suri akan memberi perhatian lebih terkait penataan pasar tradisional.

“Salah satunya seperti masalah banjir yang kerap dikeluhkan oleh para pedagang Pasar Musi. Kami juga akan menata sejumlah pasar tradisional menjadi lebih nyaman,” pungkasnya.

Berita Terkait

Akun BTN Jakim 2026 Banjir Kritikan Warganet, Desak Evaluasi soal Tim Medis saat Event Lari
Viral Ramai-ramai Curhatan Supplier, Mengaku Ogah jadi Pemasok MBG karena Permintaan Turunkan Harga dari SPPG
Kontroversi Pengelolaan Dana BOS di Sulsel: 326 Kepsek Diduga Kompak Ingin Mundur, namun Ditahan DPRD
DPR Mengapresiasi Langkah Baru Bank Indonesia Perkuat Rupiah
Kelas Persiapan Masuk Gontor Bersama Pesantren Leadership Daarut Tarqiyah Primago Depok Tahun 2026
SMP Sumbangsih Pasar Minggu Jakarta Selatan Gelar Pelepasan Siswa Di Yogyakarta Tahun 2026
Program Assesment Primago 2026, Kunci Mengetahui Kemauan dan Kemampuan Sang Buah Hati Sebelum Masuk Pesantren
Studi PKJS-UI: Konsumsi Rokok Rumah Tangga Berisiko Mencederai Manfaat Program Makan Bergizi Gratis

Berita Terkait

Senin, 15 Juni 2026 - 11:50 WIB

Akun BTN Jakim 2026 Banjir Kritikan Warganet, Desak Evaluasi soal Tim Medis saat Event Lari

Senin, 15 Juni 2026 - 11:47 WIB

Viral Ramai-ramai Curhatan Supplier, Mengaku Ogah jadi Pemasok MBG karena Permintaan Turunkan Harga dari SPPG

Minggu, 14 Juni 2026 - 19:00 WIB

Kontroversi Pengelolaan Dana BOS di Sulsel: 326 Kepsek Diduga Kompak Ingin Mundur, namun Ditahan DPRD

Minggu, 14 Juni 2026 - 18:58 WIB

DPR Mengapresiasi Langkah Baru Bank Indonesia Perkuat Rupiah

Sabtu, 13 Juni 2026 - 12:00 WIB

Kelas Persiapan Masuk Gontor Bersama Pesantren Leadership Daarut Tarqiyah Primago Depok Tahun 2026

Kamis, 11 Juni 2026 - 11:44 WIB

Program Assesment Primago 2026, Kunci Mengetahui Kemauan dan Kemampuan Sang Buah Hati Sebelum Masuk Pesantren

Rabu, 10 Juni 2026 - 09:14 WIB

Studi PKJS-UI: Konsumsi Rokok Rumah Tangga Berisiko Mencederai Manfaat Program Makan Bergizi Gratis

Rabu, 10 Juni 2026 - 08:54 WIB

Aqiqah di Pesantren Pilihan Terbaik Untuk Buah Hati: Pilihan Cerdas Orang tua Penuh Cinta dan Harapan

Berita Terbaru

Berita

DPR Mengapresiasi Langkah Baru Bank Indonesia Perkuat Rupiah

Minggu, 14 Jun 2026 - 18:58 WIB