Panglima TNI Respons Soal Oknum Prajurit Aniaya Relawan Ganjar-Mahfud di Boyolali

- Reporter

Senin, 1 Januari 2024 - 14:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Siarandepok.com – Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto buka suara terkait oknum prajurit yang diduga melakukan penganiayaan terhadap relawan dari capres-cawapres nomor urut 3, Ganjar Pranowo dan Mahfud MD.

Agus mengungkapkan, permasalahan tersebut sudah ditangani oleh Kodim 0724/Boyolali. TNI sudah bertanggungjawab dengan memberikan santunan kepada relawan tersebut.

“Dandim sudah memberikan pernyataan, ya tentang kejadian yang di Boyolali itu. Kemudian, Dandim juga sudah melakukan langkah-langkah memberikan santunan dan sebagainya,” kata Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto kepada wartawan di Polda Metro, Minggu, 31 Desember malam.

Agus mengatakan, proses penindakan akan ditindaklanjuti nantinya oleh TNI AD.

Ia juga menyebut, Kepala Staff Angkatan Darat (KSAD) Jenderal Maruli Simanjuntak sudah memberikan instruksi untuk mengusut tuntas kasus penganiayaan tersebut.

“Saya rasa itu ranahnya bapak KSAD ya, bapak KSAD sudah memerintahkan satuan terkaitnya untuk menangani masalah itu,” ujar Agus.

Sebagaimana diketahui, aksi penganiayaan oleh sejumlah oknum anggota TNI di Boyolali terhadap tujuh relawan Ganjar-Mahfud dilakukan di depan Markas Kompi Yonif 408/Raider, Jalan Perintis Kemerdekaan, Boyolali, Jawa Tengah, Sabtu, 30 Desember.

Dandim 0724/Boyolali Letkol, Boyolali (Inf) Wiweko Wulang Widodo menyebut oknum yang terlibat penganiayaan sudah diperiksa oleh Denpom Surakarta untuk dilakukan kepentingan proses hukum.

Adapun oknum anggota TNI yang diduga terlibat penganiayaan sebanyak 15 orang dan berasal dari Yonif 408/Suhbrasta.

Berita Terkait

Cegah Tawuran, Polres Metro Depok Canangkan Bapak Asuh dan Sahabat untuk Siswa
HUT Ke-27 DPRD Depok: Yeti Wulandari Tekankan Persatuan dan Integritas Anggota Dewan
Mahasiswa UI Ditemukan Tewas di Kamar Kos di Kukusan Depok
20 Warga Depok Siap Berangkat Kerja ke Jepang, Pemkot Buka Peluang untuk 1.000 Peserta
14 Bangunan Toko di Jalan Raya Limo Disorot, Diduga Tak Berizin
Pemkot Depok Mulai Rancang Pembangunan Flyover Margonda-Juanda, Ditargetkan Groundbreaking 2027
Pemkot Depok Gandeng PT BSA Olah Sampah Jadi RDF 1.000 Ton per Hari
Atasi Masalah Sampah, PT BSA dan Pemkot Depok Bangun Fasilitas Pengolahan Modern di TPA Cipayung

Berita Terkait

Kamis, 3 September 2026 - 19:29 WIB

Cegah Tawuran, Polres Metro Depok Canangkan Bapak Asuh dan Sahabat untuk Siswa

Kamis, 3 September 2026 - 17:59 WIB

HUT Ke-27 DPRD Depok: Yeti Wulandari Tekankan Persatuan dan Integritas Anggota Dewan

Kamis, 3 September 2026 - 17:52 WIB

Mahasiswa UI Ditemukan Tewas di Kamar Kos di Kukusan Depok

Kamis, 3 September 2026 - 17:49 WIB

20 Warga Depok Siap Berangkat Kerja ke Jepang, Pemkot Buka Peluang untuk 1.000 Peserta

Kamis, 3 September 2026 - 17:45 WIB

14 Bangunan Toko di Jalan Raya Limo Disorot, Diduga Tak Berizin

Kamis, 3 September 2026 - 16:33 WIB

Pemkot Depok Gandeng PT BSA Olah Sampah Jadi RDF 1.000 Ton per Hari

Rabu, 2 September 2026 - 19:44 WIB

Atasi Masalah Sampah, PT BSA dan Pemkot Depok Bangun Fasilitas Pengolahan Modern di TPA Cipayung

Rabu, 2 September 2026 - 19:40 WIB

Peringati HUT ke-37 GOW, Wali Kota Depok Dorong Perempuan Jadi Penggerak Pengurangan Sampah

Berita Terbaru