Seorang Warga Asal Sulawesi yang Diduga Alami Kelumpuhan Usai Disuntik Vaksin

- Reporter

Sabtu, 19 Februari 2022 - 10:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SiaranDepok.com – Seorang Ibu Rumah Tangga (IRT) asal Bau-Bau, Kabupaten Sulawesi Tenggara yang diduga mengalami lumpuh setelah disuntik vaksin COVID-19 dosis ke 2 di gerai vaksin Polres Kepulauan Sula, Maluku Utara, pada 11 Desember 2021.

Sebagai informasi, seorang ibu diketahui bernama Wa Ode Rahmawati berusia 39 Tahun, karena hendak pulang ke Sulawesi, ia melakukan vaksin. Ia juga diketahui mengidap penyakit kanker payudara.

“Awalnya istri saya juga sudah sampaikan ke petugas vaksinator kalau dia itu mengalami penyakit kanker payudara. Namun, petugas itu sampaikan tidak apa-apa sehingga istri saya pun ikut di vaksin,” ungkap Rizal, suami Wa Ode Rahmawati saat ditemui di RSUD Sanana, Jumat (18/2).

Baca Juga : MUI Tingkat Kelurahan se-Kecamatan Bojongsari Kota Depok Resmi di Lantik – Siaran Depok

Lebih lanjut ia mengatakan, berselang tiga hari setelah disuntik vaksin, istrinya mengalami lumpuh.

“Setelah vaksin, istri saya sudah mulai mengalami berat badan dan merasa lemas. Tiga hari kemudian kedua kaki istri saya sudah tidak lagi bisa bergerak,” katanya.

Meski begitu, menurut Rizal, karena keterbatasan dana dan ia masih berstatus sebagai tahanan di Lapas Sanana, sehingga istrinya baru dibawa ke RSUD pada Rabu (16/2). Padahal sudah alami lumpuh sekitar 2 bulan lamanya.

“Kemarin tidak sempat dibawa ke RSUD karena kami tidak punya biaya, apalagi saya juga masih di tahanan Lapas Sanana. Nah, setelah saya bebas dari tahanan Rabu (16/2) kemarin, baru saya bawa ke RSUD,” terangnya.

Ia berharap, ada perhatian dari Pemda Kepulauan Sula khususnya Dinas Kesehatan terkait apa yang dialami istrinya.

“Saya berharap Dinas Kesehatan dapat menangani dan mengobati istri saya hingga sembuh agar bisa kembali ke kampung (di Sulawesi),” tandasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kepulauan Sula, Suryati Abdullah saat dikonfirmasi membenarkan terkait vaksinasi yang dilakukan IRT asal Sulawesi tersebut.

“Ibu Wa Ode bukan orang Sanana, dia orang Bau-Bau, alasan dia mau divaksin karena mau pulang di Kampung. Jadi harus vaksin tahap II, padahal selesai dia langsung sakit,” ucap Suryati.

Ia bilang, pihaknya juga sudah tahu kalau IRT asal Sulawesi itu mengalami luka di Payudara. Bahkan, telah meminta tim KIPI turun melakukan pengecekan pada Minggu lalu.

“Saya sarankan kalian ke RSU untuk cek, biar jelas informasinya, nanti saya cek lagi di RSU,” pungkasnya.

Sebelumnya, Wa Ode Rahmawati melakukan vaksin tahap I pada 20 November 2021 dan tahap II 11 Desember 2021, berlokasi di Gerai vaksin Porles Sula, dengan jenis pfizer.

Berita Terkait

Cegah Tawuran, Polres Metro Depok Canangkan Bapak Asuh dan Sahabat untuk Siswa
HUT Ke-27 DPRD Depok: Yeti Wulandari Tekankan Persatuan dan Integritas Anggota Dewan
Mahasiswa UI Ditemukan Tewas di Kamar Kos di Kukusan Depok
20 Warga Depok Siap Berangkat Kerja ke Jepang, Pemkot Buka Peluang untuk 1.000 Peserta
14 Bangunan Toko di Jalan Raya Limo Disorot, Diduga Tak Berizin
Pemkot Depok Mulai Rancang Pembangunan Flyover Margonda-Juanda, Ditargetkan Groundbreaking 2027
Pemkot Depok Gandeng PT BSA Olah Sampah Jadi RDF 1.000 Ton per Hari
Atasi Masalah Sampah, PT BSA dan Pemkot Depok Bangun Fasilitas Pengolahan Modern di TPA Cipayung

Berita Terkait

Kamis, 3 September 2026 - 19:29 WIB

Cegah Tawuran, Polres Metro Depok Canangkan Bapak Asuh dan Sahabat untuk Siswa

Kamis, 3 September 2026 - 17:59 WIB

HUT Ke-27 DPRD Depok: Yeti Wulandari Tekankan Persatuan dan Integritas Anggota Dewan

Kamis, 3 September 2026 - 17:52 WIB

Mahasiswa UI Ditemukan Tewas di Kamar Kos di Kukusan Depok

Kamis, 3 September 2026 - 17:49 WIB

20 Warga Depok Siap Berangkat Kerja ke Jepang, Pemkot Buka Peluang untuk 1.000 Peserta

Kamis, 3 September 2026 - 17:45 WIB

14 Bangunan Toko di Jalan Raya Limo Disorot, Diduga Tak Berizin

Kamis, 3 September 2026 - 16:33 WIB

Pemkot Depok Gandeng PT BSA Olah Sampah Jadi RDF 1.000 Ton per Hari

Rabu, 2 September 2026 - 19:44 WIB

Atasi Masalah Sampah, PT BSA dan Pemkot Depok Bangun Fasilitas Pengolahan Modern di TPA Cipayung

Rabu, 2 September 2026 - 19:40 WIB

Peringati HUT ke-37 GOW, Wali Kota Depok Dorong Perempuan Jadi Penggerak Pengurangan Sampah

Berita Terbaru