DLHK : Warga Depok waspada cuaca ekstrem

- Reporter

Senin, 1 November 2021 - 08:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Siarandepok.com – Imbauan dari Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) untuk masyarakat Kota Depok untuk waspada terhhadap cuaca ekstrem yang akan terjadi beberapa hari kedepan. Karena cuaca yang sangat ekstrem dapat menimbulkan bencana.

“Waspada cuaca ekstreme yang akan terjadi beberapa hari ke depan karena berpotensi membuat pohon tumbang,” ujar Kepala Bidang Tata Lingkungan dan Konservasi DLHK Kota Depok Indra Kusuma, Senin (01/11/21).

Indra melanjutkan, seperti pantauan Badan Meteorologi dan Geofisika (BMKG) cuaca ekstrem yang mungkin terjadi beberapa hari kedepan seperti hujan secara sporadis, lebat, berdurasi singkat, disertai petir dan angin kencang, bahkan hujan es.

GPPI Bogor Gelar Acara Peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-93 Bertemakan “Refleksi Sumpah Pemuda Dengan Semangat Patriotisme”

“Potensi cuaca ekstrem itu diperkirakan dapat menimbulkan bencana hidrometeorologi. Seperti banjir, banjir bandang, tanah longsor, angin kencang, dan puting beliung,” ungkapnya.

Untuk informasi, cuaca yang berkembang diseluruh wilayah Indonesia dimonitor oleh BMKG. Peningkatan curah hujan di beberapa wilayah Indonesia yang akan terjadi beberapa hari kedepan karena saat ini terdapat potensi signifikan dinamika atmosfer.

Dari hasil analisis dinamika atmosfer saat ini memperlihatkan potensi belokan dan perlambatan angin yang mampu meningkatkan pola konvektifitas, diprediksi aktifnya fenomena MJO, aktifnya Gelombang Rossby dan Gelombang Kelvin yang dapat menimbulkan potensi pertumbuhan awan hujan di sebagian wilayah Indonesia dalam beberapa hari kedepan.

Berdasarkan kondisi tersebut, BMKG memprakirakan potensi curah hujan dengan intensitas sedang hingga berat yang dapat disertai kilat/petir dan angin kencang untuk periode 31 Oktober – 06 November 2021.

Berita Terkait

Akun BTN Jakim 2026 Banjir Kritikan Warganet, Desak Evaluasi soal Tim Medis saat Event Lari
Viral Ramai-ramai Curhatan Supplier, Mengaku Ogah jadi Pemasok MBG karena Permintaan Turunkan Harga dari SPPG
Kontroversi Pengelolaan Dana BOS di Sulsel: 326 Kepsek Diduga Kompak Ingin Mundur, namun Ditahan DPRD
DPR Mengapresiasi Langkah Baru Bank Indonesia Perkuat Rupiah
Kelas Persiapan Masuk Gontor Bersama Pesantren Leadership Daarut Tarqiyah Primago Depok Tahun 2026
SMP Sumbangsih Pasar Minggu Jakarta Selatan Gelar Pelepasan Siswa Di Yogyakarta Tahun 2026
Program Assesment Primago 2026, Kunci Mengetahui Kemauan dan Kemampuan Sang Buah Hati Sebelum Masuk Pesantren
Studi PKJS-UI: Konsumsi Rokok Rumah Tangga Berisiko Mencederai Manfaat Program Makan Bergizi Gratis

Berita Terkait

Senin, 15 Juni 2026 - 11:50 WIB

Akun BTN Jakim 2026 Banjir Kritikan Warganet, Desak Evaluasi soal Tim Medis saat Event Lari

Senin, 15 Juni 2026 - 11:47 WIB

Viral Ramai-ramai Curhatan Supplier, Mengaku Ogah jadi Pemasok MBG karena Permintaan Turunkan Harga dari SPPG

Minggu, 14 Juni 2026 - 19:00 WIB

Kontroversi Pengelolaan Dana BOS di Sulsel: 326 Kepsek Diduga Kompak Ingin Mundur, namun Ditahan DPRD

Minggu, 14 Juni 2026 - 18:58 WIB

DPR Mengapresiasi Langkah Baru Bank Indonesia Perkuat Rupiah

Sabtu, 13 Juni 2026 - 12:00 WIB

Kelas Persiapan Masuk Gontor Bersama Pesantren Leadership Daarut Tarqiyah Primago Depok Tahun 2026

Kamis, 11 Juni 2026 - 11:44 WIB

Program Assesment Primago 2026, Kunci Mengetahui Kemauan dan Kemampuan Sang Buah Hati Sebelum Masuk Pesantren

Rabu, 10 Juni 2026 - 09:14 WIB

Studi PKJS-UI: Konsumsi Rokok Rumah Tangga Berisiko Mencederai Manfaat Program Makan Bergizi Gratis

Rabu, 10 Juni 2026 - 08:54 WIB

Aqiqah di Pesantren Pilihan Terbaik Untuk Buah Hati: Pilihan Cerdas Orang tua Penuh Cinta dan Harapan

Berita Terbaru

Berita

DPR Mengapresiasi Langkah Baru Bank Indonesia Perkuat Rupiah

Minggu, 14 Jun 2026 - 18:58 WIB