DPAPMK Adakan Vaksinasi Massal Di Kecamatan Cilodong

- Reporter

Senin, 16 Agustus 2021 - 19:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Siarandepok.com– Wali Kota Depok Mohammad Idris bersama ketua TP.PKK Kota Depok Elly Farida didampingi Sekda Kota Depok Supian Suri dan lainya turut hadir serta meninjau pelaksanaan vaksinasi massal yang digagas oleh Dinas Perlindungan Anak Pemberdayaan Masyarakat dan Keluarga ( DPAPMK ) Kota Depok.

Mohammad Idris menjelaskan, vaksinasi massal ini merupakan salah satu fasilitas sumber daya manusia yang melayani dengan antusias para masyarakat.

“Saya yakin antusiasisme warga masyarakat hadir untuk vaksin, namun tidak sesuai dengan jadwal yang telah ditetapkan. Ini sebagai bahan evaluasi kedepannya agar fasilitas dipersiapkan jangan menimbulkan permasalahan baru dan saya ingatkan jangan lengah.”ungkap Idris.

Lanjut Mohammad Idris, update terbaru pasien aktif positif di Kota Depok sudah mulai menurun dibawah lima ribuan dari belasan ribu. Untuk vaksinnya pada minggu ini hingga akhir Agustus akan datang lagi.

“Selain vaksin Sinovac ada vaksin-vaksin lainnya dan untuk itu jangan di abaikan. Mengingat warga masyarakat Depok sudah divaksin selain Sinovac juga vaksin Astra Zeneca dan Pfizzer, sedangkan vaksin Moderna adalah untuk tenaga nakes.”terang Idris.

Dirinya mengatakan, menurut pehitungan manual dari 1,6 juta warga Depok yang akan di vaksin telah mencapai hampir 40 persen.

“Jangan melihat data dari Pusat Data dan Informasi (Pusdatin), karena belum di harmonisasi dengan data Pemkot Depok, adapun saat ini sedang dalam proses dan membutuhkan waktu paling cepat seminggu. Belum lagi dengan Pikobar Jawa Barat.’ urai Idris.

Tambahnya, bagi warga Aglomerasi harus mendapat perhatian khusus mengenai pendataan. Perihal BKKBN telah berkolaborasi dengan Pemkot Depok dan menurut catatan telah sesuai dan benar.

“Alhamdulillah kolaborasi dengan BKKBN data Pemkot Depok telah sesuai dan benar.”pungkas Idris.
(Rohmat/Diana Hanny)

Berita Terkait

Pagu Anggaran 2027 Rp270 Triliun, BGN Buka Peluang Siswa SMA Tak Mendapat MBG Lagi
Nanik S Deyang Hindari Wartawan saat Ditanya Nasib Motor Listrik, Anas Urbaningrum: Sebaiknya Tidak Menghindar dari Pertanyaan Jurnalis
Akun BTN Jakim 2026 Banjir Kritikan Warganet, Desak Evaluasi soal Tim Medis saat Event Lari
Viral Ramai-ramai Curhatan Supplier, Mengaku Ogah jadi Pemasok MBG karena Permintaan Turunkan Harga dari SPPG
Kontroversi Pengelolaan Dana BOS di Sulsel: 326 Kepsek Diduga Kompak Ingin Mundur, namun Ditahan DPRD
DPR Mengapresiasi Langkah Baru Bank Indonesia Perkuat Rupiah
Kelas Persiapan Masuk Gontor Bersama Pesantren Leadership Daarut Tarqiyah Primago Depok Tahun 2026
SMP Sumbangsih Pasar Minggu Jakarta Selatan Gelar Pelepasan Siswa Di Yogyakarta Tahun 2026

Berita Terkait

Selasa, 16 Juni 2026 - 12:39 WIB

Pagu Anggaran 2027 Rp270 Triliun, BGN Buka Peluang Siswa SMA Tak Mendapat MBG Lagi

Selasa, 16 Juni 2026 - 12:38 WIB

Nanik S Deyang Hindari Wartawan saat Ditanya Nasib Motor Listrik, Anas Urbaningrum: Sebaiknya Tidak Menghindar dari Pertanyaan Jurnalis

Senin, 15 Juni 2026 - 11:50 WIB

Akun BTN Jakim 2026 Banjir Kritikan Warganet, Desak Evaluasi soal Tim Medis saat Event Lari

Senin, 15 Juni 2026 - 11:47 WIB

Viral Ramai-ramai Curhatan Supplier, Mengaku Ogah jadi Pemasok MBG karena Permintaan Turunkan Harga dari SPPG

Minggu, 14 Juni 2026 - 19:00 WIB

Kontroversi Pengelolaan Dana BOS di Sulsel: 326 Kepsek Diduga Kompak Ingin Mundur, namun Ditahan DPRD

Sabtu, 13 Juni 2026 - 12:00 WIB

Kelas Persiapan Masuk Gontor Bersama Pesantren Leadership Daarut Tarqiyah Primago Depok Tahun 2026

Sabtu, 13 Juni 2026 - 10:58 WIB

SMP Sumbangsih Pasar Minggu Jakarta Selatan Gelar Pelepasan Siswa Di Yogyakarta Tahun 2026

Kamis, 11 Juni 2026 - 11:44 WIB

Program Assesment Primago 2026, Kunci Mengetahui Kemauan dan Kemampuan Sang Buah Hati Sebelum Masuk Pesantren

Berita Terbaru