Terima Evaluasi Gubernur Jabar, Idris Pertanyakan Transparansi Standarisasi Data Evaluasi Ridwan Kamil

- Reporter

Rabu, 20 Januari 2021 - 08:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Siaran Depok- Press Conference  Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil atau yang biasa di Sapa RK , yang mengatakan bahwa Depok menjadi Kota yang tingkat kepatuhan paling rendah menjaga jarak dalam dalam pencegahan Covid – 19, membuat Wali Kota Depok Mohammad Idris mempertanyakan pernyataan Gubernur Jawa Barat (Jabar) Ridwan Kamil tersebut.

“Saya menilai, kritikan yang dilontarkan Ridwan Kamil tersebut semestinya harus berdasarkan standarisasi dan transparansi. Bukan hanya sekedar mengeluarkan pernyataan tanpa data real,” ujar Idris di Balai Kota Depok, Selasa (19/1/2021).

Menurut Idris, Ridwan Kamil kerap menggeluarkan pernyataan yang tidak valid dan mencemaskan warga Kota Depok.

“Ridwan Kamil juga pernah menetapkan status Siaga 1 Covid-19 untuk Kota Depok, tanpa standarisasi dan transparansi. Lalu, kami minta klarifikasi, standar penilaiannya kayak apa? Jadi biasa transparansi dalam penilaian. Bukan kami menolak kritik,” tuturnya.

Ia tidak memungkiri, pernyataan yang dilontarkan Ridwan Kamil tersebut sebagai bentuk kritikan positif bagi Pemerintah Kota (Pemkot) Depok, dalam hal kedisiplinan warganya menjaga jarak fisik. Namun, sebaiknya jangan sampai pernyataan yang diberikan tersebut justru menjadikan suatu masalah yang menimbulkan kecemasan bagi warga Depok.

“Memang ini sebuah kritik bagi kita warga Depok dalam menjaga jarak. Itu tidak masalah. Namun, jangan sampai nanti efeknya malah justru bermasalah yang menimbulkan kecemasan dan ketakutan. Jangan sampai, nanti malah merendahkan spirit warga, Satgas Covid-19, termasuk Kampung Siaga, ini malah melemah,” jelas Idris geram.

Lanjut Idris, coba statement ini diklarifikasi, seperti diberi tahu standarnya. “Kalau memang ini mendatangkan maslahah, Jangan sampai keinginan kita baik, tapi mendatangkan sebuah mudarat yang lebih besar. Kalau seorang pejabat tinggi mengeluarkan statment dilihat, ditimbang, maslahahnya, madsadanya, mudaratnya seperti apa. Kalau mendatangkan maslahah enggak apa-apa,” terang Idris.

Seperti diketahui, Gubernur Jabar Ridwan Kamil, merilis hasil evaluasi penerapan Pelaksanaan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) atau PSBB Proporsional di sejumlah daerah di Jabar. Ada sebanyak 20 daerah yang melaksanakan penerapan PPKM.

Berdasarkan wilayah, sejak dimulainya penerapan PPKM hingga 15 Januari 2021, ada tiga daerah dengan tingkat kepatuhan memakai masker terbaik yakni Kota Bekasi, Kota Bandung, dan Kota Cimahi.

Sementara, untuk kepatuhan memakai masker terendah adalah Kabupaten Tasikmalaya (tidak termasuk 20 daerah PPKM), Kota Tasikmalaya, dan Kabupaten Pangandaran.

Kemudian, untuk kepatuhan menjaga jarak terbaik adalah Kota Bekasi, Majalengka, dan Bandung Barat. Sedangkan, kepatuhan menjaga jarak terendah adalah Kota Depok, Kota Tasikmalaya, dan Kabupaten Garut.

“Kemudian yang tidak patuh menjaga jarak adalah Kota Depok. Yang paling tidak patuh mengenakan masker adalah Kabupaten Tasikmalaya. Jadi, kepada yang sudah patuh tolong dipertahankan. Yang tidak patuh, saya titip ke kepala daerah untuk terus mengedukasi masyarakatnya,” ujar Ridwan Kamil, seperti dikutip di situs resmi Pemprov Jabar, Senin (18/1/2021). ( Diana / Wagon )

Berita Terkait

Studi PKJS-UI: Konsumsi Rokok Rumah Tangga Berisiko Mencederai Manfaat Program Makan Bergizi Gratis
Masjid Ummahatul Mu’minin, RW 03 Depok Pancoran Mas Kota DepokTebarkan Semangat Keikhlasan dan Kepedulian Melalui Penyembelihan 6 Sapi Kurban
DKM Mushola Al-Mu’min, Sukatani Tapos Depok Tebar Semangat Keikhlasan dan Kepedulian Melalui Pemotongan Hewan Kurban
Dapat Sapi Kurban Presiden, KH Abubakar Madris Mengaku Sempat Tak Percaya
Yuk Mengaji Gratis! Yayasan Insan Gemar Mengaji Nusantara Siapkan Generasi Qur’ani dari Depok untuk Indonesia
Ini Makna Hari Kebangkitan Nasional Dimata Wali Kota Depok, Supian Suri
Kepala DP3AKB Provinsi Jawa Barat, Siska Gerfianti: Keluarga Kuat Kunci Jabar Istimewa
Tiga Jabatan Kepala Dinas di Depok Tak Lagi Dilelang, Pemkot Terapkan Sistem Manajemen Talenta

Berita Terkait

Kamis, 11 Juni 2026 - 11:44 WIB

Program Assesment Primago 2026, Kunci Mengetahui Kemauan dan Kemampuan Sang Buah Hati Sebelum Masuk Pesantren

Rabu, 10 Juni 2026 - 09:14 WIB

Studi PKJS-UI: Konsumsi Rokok Rumah Tangga Berisiko Mencederai Manfaat Program Makan Bergizi Gratis

Rabu, 10 Juni 2026 - 08:54 WIB

Aqiqah di Pesantren Pilihan Terbaik Untuk Buah Hati: Pilihan Cerdas Orang tua Penuh Cinta dan Harapan

Rabu, 10 Juni 2026 - 08:28 WIB

Primago Consulting: Konsultan Manajemen Sekolah Islam di Indonesia

Minggu, 7 Juni 2026 - 23:22 WIB

23 Tahun Kiprah Pondok Pesantren Darul Mu’minin As’adiyah Doping, Wajo: “Merawat Tradisi, Membangun Peradaban”

Minggu, 7 Juni 2026 - 22:17 WIB

Liburan Berkesan, Akhlak Terbentuk, Waktu Produktif dan Bermanfaat dengan Quranic Camp Bimbel Primago 2026

Minggu, 7 Juni 2026 - 14:31 WIB

Kajian Subuh Pagi (KSP) “Vibe Positif, Prestasi Melejit: Rahasia 24 Jam Membangun Karakter Pemimpin di Pesantren Leadership Daarut Tarqiyah Primago” Bersama Dr Awaluddin Faj, M.Pd

Jumat, 5 Juni 2026 - 22:15 WIB

Big Field Trip MI Mumtaza Islamic School 2026

Berita Terbaru