
SIARANDEPOK.COM — Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW yang dirangkaikan dengan Hari Santri Tahun 2026 Tingkat Kecamatan Sukmajaya berlangsung khidmat dan semarak. Acara yang dihadiri jajaran Forkopimcam, tokoh agama, ulama, DPRD, hingga ratusan pelajar dan santri tersebut menjadi momentum penting untuk memperkuat sinergi serta pembangunan sumber daya manusia (SDM) yang berakhlak mulia di Kota Depok.
Pada sambutannya, Wakil Wali Kota Depok, Chandra Rahmansyah mengapresiasi kepada jajaran Kecamatan Sukmajaya, para alim ulama, dan panitia penyelenggara atas kolaborasi yang terjalin. Ia menilai perpaduan peringatan Maulid Nabi dan Hari Santri membawa pesan penting bagi kehidupan bermasyarakat, yakni meneladani akhlak Rasulullah SAW sekaligus mengenang kontribusi sejarah para santri dan ulama dalam menjaga keutuhan bangsa.
Menanggapi tema peringatan “Meneladani Akhlak Nabi, Meneguhkan Jiwa Santri, Membangun Negeri dengan Iman dan Kepedulian”, Chandra menegaskan bahwa kemajuan sebuah kota tidak boleh hanya diukur dari pembangunan fisik semata seperti jalan dan gedung, tetapi juga harus diimbangi dengan penguatan karakter, nilai keagamaan, serta kepedulian sosial.
Di hadapan para santri dan siswa sekolah yang hadir, ia mendorong generasi muda agar tidak hanya menguasai pemahaman agama dan memiliki akhlak terpuji, melainkan juga mampu adaptif terhadap perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi. Kehadiran generasi muda yang berkarakter kuat dinilai menjadi modal utama dalam menyongsong masa depan Depok yang cerah.
Selain itu, Chandra turut memberikan apresiasi atas peningkatan mutu pelayanan publik di kantor Kecamatan Sukmajaya yang mendapat respons positif dari masyarakat. Kualitas pelayanan yang ramah dan responsif disebut sebagai salah satu wujud nyata dari pengamalan dan keteladanan akhlak Rasulullah dalam menjalankan amanah pelayanan publik.
Melalui peringatan ini, ia berharap keharmonisan antara pemerintah, ulama, tokoh masyarakat, dan warga Sukmajaya terus terjaga erat guna mendukung terwujudnya visi Bersama Depok Maju, Jawa Barat Istimewa, dan Indonesia Emas 2045.















