
SIARANDEPOK.COM – Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Provinsi Jawa Barat bersama Komisi IX DPR RI berkomitmen mewujudkan keluarga berkualitas. Hal tersebut disampaikan oleh Perwakilan BKKBN Provinsi Jawa Barat, Marina Ayu Viniriani, dalam kegiatan Sosialisasi Bangga Kencana. Menurutnya, Indonesia saat ini berada pada momentum bonus demografi yang harus dimanfaatkan secara optimal melalui peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) sejak dini, karena manusia yang berkualitas pada dasarnya ditentukan oleh keluarga yang berkualitas.
Pembangunan SDM tidak dapat dilepaskan dari kualitas keluarga sebagai lingkungan pertama dan utama bagi tumbuh kembang anak. Oleh karena itu, tugas BKKBN bersama anggota Komisi IX DPR RI adalah mengawal keluarga-keluarga, khususnya di Kota Depok, agar menjadi keluarga yang berkualitas. Masyarakat juga diajak untuk mengembalikan fungsi keluarga sebagai tempat utama dalam menanamkan nilai agama, moral, dan kasih sayang, serta membangun komunikasi yang hangat di tengah pesatnya perkembangan teknologi digital.
Dalam kesempatan tersebut, Marina menyoroti pentingnya kehadiran ayah dalam pengasuhan anak melalui Program Gerakan Ayah Teladan Indonesia (GATI). Pengasuhan anak bukanlah tanggung jawab ibu semata, melainkan membutuhkan keterlibatan aktif kedua orang tua. Ayah diimbau untuk berperan aktif tidak hanya dalam pemenuhan kebutuhan ekonomi, tetapi juga melalui kedekatan emosional, perhatian, dan komunikasi. “Kita ingin mengembalikan peran ayah dalam keluarga. Pengasuhan yang sebaik-baiknya dilakukan oleh ibu maupun ayah,” tegasnya.
Pemerintah berharap dapat terus menjadi mitra strategis masyarakat dalam pembangunan keluarga. Kekuatan kerja sama yang bersentuhan langsung dengan masyarakat diyakini mampu membantu menjawab berbagai persoalan keluarga, mulai dari penanganan tengkes (stunting), perceraian, kesehatan mental, hingga penguatan pengasuhan anak di tingkat keluarga. Seluruh pihak diajak untuk terus berkolaborasi menciptakan keluarga yang tangguh dan berkualitas sebagai fondasi lahirnya generasi unggul menuju Indonesia Emas 2045.
Sementara itu, Anggota Komisi IX DPR RI, Ir. Nuroji, menambahkan bahwa perencanaan perkawinan merupakan hal penting untuk menciptakan kehidupan yang lebih layak. Melalui Program Bangga Kencana, masyarakat diajak untuk menyiapkan rencana pernikahan, kesiapan mental, hingga kesiapan finansial. Selain itu, perencanaan kehamilan dengan menjaga jarak kelahiran juga sangat krusial untuk melahirkan keturunan yang berkualitas.
Program Bangga Kencana merupakan program strategis nasional yang tidak hanya bertujuan mengendalikan jumlah penduduk, tetapi juga mewujudkan keluarga berkualitas. Perencanaan yang matang dalam keluarga sangat dibutuhkan karena keluarga merupakan pilar dan tulang punggung utama keberhasilan suatu negara.















