
SIARAN DEPOK – Masjid Jami Al Maghfirah yang terletak di Kelurahan Baktijaya, Kecamatan Sukmajaya, Kota Depok, mulai menjalani renovasi total. Pembangunan masjid yang telah berdiri sejak zaman kolonial tersebut diawali dengan prosesi peletakan batu pertama pada Minggu (13/9/2026). Setelah seremoni tersebut, pekerjaan fisik renovasi dijadwalkan mulai dilaksanakan pada Senin (14/9/2026).
Ketua DKM Masjid Jami Al Maghfirah, Pepen Tajudin, mengatakan bahwa renovasi kali ini merupakan pembenahan secara menyeluruh terhadap bangunan masjid. “Anggaran renovasi masjid ini diperkirakan mencapai sekitar Rp4 miliar. Ini merupakan program kerja saya selama lima tahun. Jadi, tidak instan langsung selesai, tetapi berproses selama lima tahun,” ujarnya usai prosesi peletakan batu pertama.
Masjid tersebut berdiri di atas lahan seluas sekitar 1.300 meter persegi. Dalam perjalanannya, Masjid Jami Al Maghfirah memang sudah beberapa kali mengalami renovasi, tetapi perbaikan yang dilakukan sebelumnya masih dalam skala kecil. Pepen menjelaskan bahwa kondisi tersebut menjadi salah satu alasan pengurus memutuskan untuk melakukan renovasi total pada tahun ini agar struktur bangunan dapat diperkuat secara menyeluruh.
Selain memperhatikan kondisi fisik bangunan, pengurus juga ingin menjaga nilai sejarah yang dimiliki masjid tersebut. Pepen menyebutkan bahwa keberadaan Masjid Jami Al Maghfirah sejak masa kolonial menjadi pertimbangan utama DKM untuk tetap mempertahankan keberadaannya. Pengurus bahkan berencana mengajukan masjid ini sebagai salah satu cagar budaya.
Untuk memenuhi kebutuhan biaya pembangunan sebesar Rp4 miliar, pengurus mengandalkan dukungan utama dari masyarakat di sekitar masjid, khususnya warga RW 20. Penggalangan dana dilakukan dengan mengumpulkan partisipasi swadaya warga setempat agar proses pembangunan dapat terus berjalan sesuai dengan rencana kerja yang telah disusun oleh DKM.
Selain mengandalkan sumbangan warga, pengurus DKM juga mengajukan bantuan kepada sejumlah instansi di lingkungan Pemerintah Kota Depok guna mempercepat proses pembangunan. Pepen berharap Pemkot Depok dapat turut memberikan dukungan terhadap renovasi masjid bernilai sejarah ini. Lebih jauh, ia menegaskan bahwa setelah renovasi selesai, masjid tidak hanya diperkokoh secara fisik, tetapi juga disiapkan sebagai ruang bersama bagi kegiatan pemuda, lansia, dan seluruh lapisan masyarakat.














