
SIARANDEPOK.COM – Pemerintah Kota Depok memberlakukan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) selama dua hari, yakni pada 7-8 September 2026. Disadur dari portal berita resmi Pemerintah Kota Depok, langkah ini diambil Wali Kota Depok, Supian Suri guna merespons paparan abu vulkanik akibat erupsi Gunung Anak Krakatau yang melanda sejumlah wilayah di Kota Depok.
Kebijakan pembelajaran secara daring tersebut berlaku untuk seluruh jenjang pendidikan, mulai dari TK, PAUD, RA, SD, SMP, MI, hingga MTs. Supian Suri mengumumkan keputusan tersebut melalui akun Instagram resminya, sembari mengimbau para orang tua agar senantiasa mendampingi dan menjaga kesehatan anak-anak mereka selama menjalani kegiatan belajar dari rumah.
Pemerintah Kota Depok nantinya bakal mengevaluasi pelaksanaan PJJ setelah dua hari berjalan. Evaluasi ini dilakukan untuk menentukan apakah kegiatan belajar-mengajar dapat kembali digelar secara tatap muka di sekolah atau masih perlu diperpanjang secara daring.
Sementara itu, untuk para Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemkot Depok, kebijakan bekerja dari kantor atau work from office tetap berlaku seperti biasa. Meski begitu, pelaksanaan apel pagi ASN untuk sementara waktu dipindahkan ke dalam ruangan guna meminimalkan paparan udara luar.
Supian Suri turut memberikan arahan khusus bagi pegawainya yang harus bertugas di luar area perkantoran. Para ASN diimbau untuk senantiasa mengenakan masker serta menjaga kondisi fisik demi mengantisipasi dampak buruk abu vulkanik bagi kesehatan.
Di akhir penyampaiannya, ia mengajak seluruh warga untuk tetap tenang, menjaga kesehatan bersama, dan berdoa agar situasi akibat dampak erupsi Gunung Anak Krakatau ini bisa segera membaik sehingga aktivitas masyarakat kembali normal.














