

Demam partai final Piala Dunia 2026 yang mempertemukan Argentina dan Spanyol kini tengah melanda jutaan pencinta sepak bola di seluruh penjuru dunia. Laga pamungkas yang dijadwalkan berlangsung di New York New Jersey Stadium, Amerika Serikat, pada Senin dini hari ini dipastikan memicu antusiasme tinggi masyarakat untuk menggelar acara nonton bersama atau nobar hingga larut malam.
Mengingat siaran langsung pertandingan baru dimulai sekitar pukul 02.00 WIB, euforia pendukung kerap kali mengorbankan waktu istirahat yang krusial. Demi mengantisipasi penurunan kondisi fisik masyarakat akibat begadang, Kepala Dinas Kesehatan Kota Depok, Devi Maryori, membagikan sejumlah langkah preventif agar tubuh tetap bugar dan siap kembali beraktivitas secara produktif pada keesokan harinya.
Salah satu strategi utama yang dianjurkan adalah memajukan waktu tidur pada sore atau malam hari sebelum pertandingan dimulai. Dengan mengalokasikan waktu untuk beristirahat lebih awal, tubuh dapat menabung energi dan memiliki cadangan waktu relaksasi yang cukup, sehingga efek kelelahan akibat terjaga di dini hari bisa diminimalkan.
Bagi mereka yang membutuhkan stimulan pengusir kantuk, konsumsi kopi seperti ice americano diperbolehkan, sebagaimana pernah disarankan oleh Menteri Kesehatan RI Budi Gunadi Sadikin. Kendati demikian, masyarakat sangat dilarang mengonsumsi kopi atau minuman berenergi secara berlebihan lantaran berisiko memicu jantung berdebar, mempersulit proses tidur pascapertandingan, dan merusak kualitas tidur yang tersisa.
Aspek asupan nutrisi selama menyaksikan pertandingan juga tidak boleh luput dari perhatian dengan cara memilih camilan yang jauh lebih sehat. Sangat disarankan untuk mengganti keripik asin, mi instan, maupun makanan cepat saji dengan alternatif lain seperti buah-buahan, kacang tanpa garam, roti gandum, atau jagung rebus, serta mengimbanginya dengan konsumsi air putih yang cukup guna mencegah dehidrasi.
Terakhir, masyarakat diimbau keras untuk tidak merokok selama acara nobar berlangsung demi melindungi diri sendiri dan orang-orang di sekitar dari bahaya asap rokok. Begitu peluit panjang berakhir, penonton disarankan segera kembali ke pola tidur normal dan menyempatkan diri beristirahat sejenak sebelum memulai mobilitas rutin atau berkendara menuju tempat kerja.
Sumber Berita: Portal Berita Resmi Pemerintah Kota Depok













